Artikel Kesehatan Mengenai Kesepian

Sering Merasa Kesepian, Apa Penyebab dan Bagaimana Mengatasinya?

Hampir semua orang pernah merasa kesepian dalam situasi tertentu. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasinya.
26 Jul 2021|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Kesepian adalah keadaan yang selalu merasa sendiri dan kurangnya dukungan orang lain

Alienasi atau Keterasingan: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Keterasingan atau alienasi adalah perasaan yang membuat seseorang memilih untuk menarik diri dari orang lain dan lingkungan. Cara untuk mengatasi alienasi harus disesuaikan dengan apa yang menjadi penyebabnya.Baca selengkapnya
Alienasi membuat seseorang memilih untuk menarik diri dari orang lain dan lingkungan

Berencana Hidup Sendiri? Pertimbangkan Dulu Kelebihan dan Kekurangannya

Hidup sendiri berarti Anda tinggal dan mengurus berbagai hal sendirian tanpa bantuan orang lain. Ada sejumlah kelebihan dan kekurangan dari hidup sendiri yang perlu Anda pertimbangkan.
07 Jan 2021|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Ada kelebihan dan kekurangan dalam hidup sendiri

Orang Caper Bikin Tak Nyaman, Gangguan Mental Bisa Jadi Pemicunya

Cari perhatian atau caper adalah tindakan atau perilaku seseorang yang ingin dipuji atau diperhatikan secara berlebihan. Penyebab caper dipicu oleh kesepian hingga gangguan mental tertentu.
16 Okt 2020|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Caper adalah singkatan dari cari perhatian yang bertujuan memancing pujian dari orang lain secara berlebihan.

Luwes dalam Bergaul Apa Itu Social butterfly?

Social butterfly adalah istilah untuk seseorang yang mempunyai kemampuan bersosialisasi yang tinggi. Mereka dapat bergaul dengan mudah dengan berbagai jenis orang. Mudah menyesuaikan diri dari satu kelompok sosial ke kelompok sosial yang lainnya. Persis kupu-kupu yang mudah hinggap dari bunga satu ke bunga yang lain.Baca selengkapnya
Social butterfly adalah seorang yang senang bergaul dan menjadi pusat perhatian

Kenali Cara Physical Distancing yang Waras Selama Pandemi Virus Corona

Physical distancing adalah bukti bahwa World Health Organization (WHO) tidak melupakan pentingnya kesehatan mental selama pandemi virus Covid-19 melanda.
25 Mar 2020|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Pengaruh physical distancing pada kesehatan mental

Tanda-Tanda Kesepian dan Tips untuk Mengatasinya

Kesepian dapat dialami orang semua orang, baik muda maupun orang yang lebih dewasa sekali pun. Gambaran mengenai orang yang kesepian adalah mereka yang hidup sendiri, padahal setiap orang bisa mengalaminya.

Salah satu tantangan terbesar dalam mengalami perasaan ini adalah mengakuinya, baik kepada orang lain maupun pada diri sendiri.

Terkadang, penolakan pengakuan tersebut membuat teman, keluarga dan orang di sekitar tidak mengenali masalah yang dirasakan orang yang kesepian dan lebih sulit untuk membantu mengatasinya.

Namun, Ada beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk mengetahui apakah seseorang mengalami kesepian atau tidak. Berikut beberapa tanda kesepian.

Tanda Kesepian

Berikut beberapa tanda kesepian yang dapat membantu Anda mengenali apakah seseorang sedang merasa kesepian dan membutuhkan kehadiran Anda di sampingnya

1. Mereka menghabiskan banyak waktu sendirian

Hal yang paling jelas dan tampak terlihat adalah orang yang kesepian cenderung menghabiskan banyak waktu sendiri. Ini bisa menjadi tanda bahwa ia sedang merasa kesepian.

Misalnya, jika salah satu teman sekolah atau kolega Anda lebih sering makan siang sendiri atau tidak ikut mengobrol dan cenderung diam.

Hal ini dapat terjadi ketika mereka merasa gugup dan membutuhkan orang lain untuk memulai mengambil aksi terlebih dahulu.

Namun, perlu diingat tidak semua orang yang lebih sering menghabiskan waktu seorang diri adalah kesepian. Mereka bisa jadi hanya senang menikmati waktu mereka sendiri.

Dilansir dari wavelength.org.uk 42 persen orang merasa tidak mempunyai teman di tempat mereka kerja, padahal banyak dari mereka yang menginginkannya.

Anda bisa mengajak kolega Anda untuk bergabung makan siang dan memberi ruang untuk mereka dapat terlibat dalam percakapan dan kegiatan lain bersama Anda.

2. Tidak produktif

Sebuah studi pada tahun 2011 tentang kesepian di tempat kerja mengemukakan bahwa pekerja yang merasa kesepian cenderung kurang efektif dalam kerja tim, menyelesaikan pekerjaan, hingga lebih sulit untuk membangun hubungan.

Sebaliknya, para karyawan yang merasa memiliki teman di tempat kerja mereka merupakan orang yang produktif, berinvestasi dalam pekerjaaan yang mereka lakukan, dan juga terlibat dengan rekan kerjanya.

Jika kolega Anda sedang kehilangan minat pada pekerjaannya dan menjadi kurang produktif, hal ini dapat disebabkan karena mereka merasa kesepian.

3. Orang yang kesepian dapat terjebak pada hal-hal negatif

Penelitian menunjukan bahwa orang yang merasa kesepian cenderung akan terganggu dengan hal-hal kecil. Mereka juga dapat terus memikirkan pengalaman buruk.

Hal ini dapat terjadi karena mereka mungkin tidak memiliki teman dekat untuk berbagai kisah menarik dan tertawa bersama.

Namun, hal ini berbeda dengan mengeluh. Seseorang juga bisa mengeluhkan hal-hal lampau yang mengesalkan dalam hidupnya.

4. Mereka tampak sakit atau justru sering mengalami sakit

Kelelahan dan sering sakit juga bisa menjadi tanda seseorang merasa kesepian. Namun, orang yang sakit, kelelahan tidak selalu merasa kesepian, ini juga dialami oleh orang yang lelah bekerja atau masalah kesehatan yang mendasarinya.

Namun, orang yang kesepian lebih mungkin mengalami gangguan tidur dan juga tingkat stres yang meningkat. Hal inilah yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh mereka harus melawan berbagai penyakit.

Kurang tidur dan stress bukan hanya berpengaruh pada fisik yang tampak lebih lesu, namun juga pada masalah emosional. Jika Anda memiliki kekhawatiran mengenai teman yang dirasa kesepian, Anda bisa melihat apakah tanda ini dalam diri teman Anda.

Ini adalah salah satu gejala atau tanda yang perlu diwaspadai, karena dapat mengganggu kesehatan fisik dan mental mereka.

Itulah beberapa tanda orang kesepian. Namun, tidak semua orang yang menghabiskan waktu sendiri adalah orang yang kesepian.

Tapi, jika Anda khawatir teman atau kolega Anda tampak menarik diri, tampak sedih, dan tanda lainnya sebaiknya Anda mengajaknya untuk melakukan aktivitas bersama atau perkenalkan dia dia teman-teman lainnya supaya ia tak lagi merasa kesepian dan lebih terhibur dengan kehadiran orang sekitar.

Tips Mengatasi Kesepian

Bagi Anda yang merasa kesepian, Anda bisa melakukan berbagai hal positif seperti dibawah ini untuk membantu mengusir rasa kesepian yang Anda rasakan.

  • Ingatlah bahwa kendali atas perasaan Anda dikendalikan oleh diri sendiri. Anda bisa memberikan kekuatan pada diri Anda dengan melakukan perubahan yang positif. Tidak ada salahnya untuk mengambil waktu sejenak untuk beristirahat atau melakukan hobi baru.
  • Lakuakan berbagai kreativitas yang ada sukai. Salurkan kreativitas tersebut dalam bentuk seni dan bagikan dengan orang lain.
  • Ingatlah bahwa ada orang yang mendukung Anda. Anda bisa berbagi dengan keluarga teman atau layanan pendukung yang akan membantu Anda. Biarkan mereka mengetahui apa yang Anda rasakan dan butuhkan.
  • Lakukan hobi dan minat untuk membantu mengatasi kesepian Anda. Selain itu, Anda juga dapat berolahraga untuk membantu mengusir rasa kesepian.
  • Anda berhak mendapatkan hubungan yang berkualitas. Ikatan dengan orang lain membantu Anda untuk mengatasi rasa kesepian.
  • Ekspresikan emosi Anda secara sehat. Anda bisa menulis jurnal, merekam suara, atau bentuk ekspresi lainnya.
  • Anda berhak untuk terbuka dengan isi pikiran Anda. Keterbukaan mengenai perasaan Anda bukanlah kelemahan ini adalah keberanian. Coba berbagai perasaan Anda dengan seseorang, jujurlah dan percayai mereka.
  • Bergabung dengan komunitas yang Anda sukai. Ini akan membantu Anda untuk menemukan teman baru di luar sana dan mencoba berbagai hal menarik lainnya.
  • Hadiahi diri sendiri dengan makanan yang Anda sukai atau bermain game. Kadang memiliki waktu untuk sendiri juga hal yang pening. Nikmati waktu Anda.
  • Berterimakasih pada diri sendiri. Luangkan waktu sejenak untuk bersyukur dengan apa yang sudah Anda lalui dan berbagai hal menakjubkan yang sudah Anda lakukan selama ini. Mensyukuri hal-hal kecil juga penting seperti Anda bangun tidur, menonton film kesukaan Anda dan lainya.

Sumber:

https://wavelength.org.uk/recognising-someone-lonely/

https://www.mentalhealth.org.uk/campaigns/unlock-loneliness/15-tips