logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo

Tag Keloid

berikut beberapa cara menghilangkan keloid yang bisa Anda lakukan baik cara alami di rumah maupun melakukan perawatan medis

Artikel keloid


Lihat Semua Artikel

Penyakit keloid


Lihat Semua Penyakit

Tindakan Medis keloid


Lihat Semua

Review keloid


Lihat Semua

Cara Menghilangkan Keloid dari Cara Rumahan sampai Medis

Pada beberapa orang, bekas luka dapat menjadi melebar dan juga menonjol, ini disebut dengan keloid. Karena bentuknya yang menonjol tersebut, tidak sedikit orang merasa nyaman dengan tampilan tersebut.

Ada beberapa cara untuk membantu mengatasi keloid tersebut. Anda dapat mencoba beberapa metode yang bisa Anda coba di rumah sebelum berkonsultasi dengan dokter atau melakukan treatment tertentu.

Cara Menghilangkan Keloid

Berikut sejumlah cara yang bisa Anda ikuti untuk membantu menghilangkan keloid pada kulit Anda, dari mulai cara rumahan sampai dengan perawatan medis.

Cara Rumahan untuk Menghilangkan Keloid

Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan keloid di rumah.

1. Aspirin

Ternyata aspirin juga bisa digunakan untuk membantu mengatasi bekas luka yang menonjol ini. Sebuah tinjauan 2013 dan studi pada tahun 2015 menunjukan bahwa penggunaan topikal pil aspirin yang satu ini dapat membantu mengobati keloid.

Penelitian juga menemukan bahwa aspirin dapat mencegah sel-sel bekas luka untuk memasukan situs keloid ketika diterapkan. Dengan cara yang satu ini ukuran keloid dan juga pigmentasi dapat berkurang.

Cara menggunakan:

  • Hancurkan 3-4 tablet aspirin
  • Kemudian, campurkan dengan air secukupnya sampai dengan berbentuk pasta
  • Setelah itu, Anda bisa oleskan pasta tersebut ke area luka atau keloid. Biarkan selama 1-2 jam, kemudian bilas menggunakan air putih.
  • Lakukan cara ini secara rutin sampai hasil yang Anda inginkan tercapai.

2. Bawang putih

Ada banyak sekali manfaat bawang putih, termasuk untuk mengatasi keloid. Menurut laporan dermatologi 2011, bawang putih dapat bekerja seperti aspirin. Nantinya, bawang putih akan memblokir enzim tertentu yang berkontribusi pada penumpukan jaringan dan juga pigmen.
Seiring berjalannya waktu, cara ini akan membantu Anda untuk mengurangi bekas luka.

Cara menggunakan:

  • Siapkan 2-3 siung bawang putih kemudian hancurkan
  • Lalu oleskan pada area luka atau keloid lalu diamkan sampai dengan kurang lebih 15 menit
  • Selanjutnya, bilas dengan menggunakan air.
  • Anda juga bisa menggunakan pelembab atau lotion pada area keloid yang sudah dibilas.

Jika ada sensasi terbakar, sebaiknya segera hentikan penggunaan atau kurangi waktu aplikasi tersebut.

3. Madu

Bukan hanya memiliki rasa yang enak, madu juga mempunyai berbagai khasiat. Senyawa anti inflamasi yang ada di dalam madi berguna untuk membantu mengurangi keloid.

Dengan kemampuannya tersebut, madu dapat digunakan sebagai alternatif alami yang minim efek samping berbahaya yang kerap ditemukan dalam aspirin atau obat anti inflamasi non steroid lainnya.

Cara menggunakan:

  • Oleskan madu murni pada area keloid.
  • Diamkan selama beberapa saat sampai madu terasa lengket.
  • Setelah itu, bilas menggunakan air bersih.
  • Anda bisa gunakan cara ini sesering yang diperlukan. Anda bisa menggunakannya minimal 2-3 kali sehari untuk hasil yang lebih baik.

4. Bawang merah

Bukan hanya bawang putih, bawang merah juga dapat membantu menghilangkan keloid. Hal ini juga diperkuat lewat sebuah studi pada tahun 2013 yang menemukan bahwa penggunaan ekstrak bawang merah dapat menghentikan fibroblas. Ini merupakan sel yang menghasilkan jaringan parut.

Selain itu, pada studi tahun 2012 juga menemukan bahwa gel ekstrak bawang merah dapat mempercepat penyembuhan dan juga mengurangi bekas luka. Bahkan, dalam sebuah uji coba tahun 2013, menunjukan hasil bahwa ekstrak bawang merah dapat mengurangi pigmentasi.

Hal ini dapat sebabkan karena kandungan flavonol dan quercetinnya yang ada di dalam bawang merah.

Cara menggunakan

  • Potong bawah merah kecil-kecil.
  • Peras bawang merah tersebut sampai menghasilkan air perasan.
  • Oleskan air ini pada area keloid dan diamkan sampai mengering.
  • Setelah itu Anda bisa membilasnya sampai bersih.
  • Gunakan 3-4 kali sehari untuk hasil yang lebih baik.

Perawatan Medis untuk Menghilangkan Keloid

Jika pengobatan rumahan tidak membuahkan hasil apapun pada bekas luka atau keloid Anda. Anda bisa mencoba untuk melakukan sejumlah perawatan medis yang dapat memberikan hasil yang lebih cepat.

5. Krim retinoid

Krim retinoid merupakan turunan dari retinol atau vitamin A. sama dengan pengobatan alami dengan menggunakan bawang merah dan bawang putih, krim yang satu ini juga sudah terbukti dapat mengurangi munculnya keloid.

6. Silikon

Gel atau lembaran silikon dapat direkomendasikan oleh dokter. Sebuah percobaan pada tahun 2013 menunjukan bahwa silikon ini juga efektif sama seperti krim retinoid.

7. Suntikan steroid

Suntikan steroid anti-peradangan juga dapat membantu mengatasi keloid Anda. Meskipun dapat mengurangi bekas luka ini, namun keloid dapat kembali muncul nantinya. Anda bisa konsultasikan dengan dokter mengenai penggunaan steroid tersebut.

Steroid ini juga dapat dikombinasikan dengan operasi, pengangkatan laser atau metode utama lain untuk menghilangkan keloid dengan lebih baik.

Cara Mencegah Keloid

Jika Anda pernah mengalami keloid sebelumnya atau memiliki risiko dimana bekas luka akan berujung menjadi keloid, sebaiknya Anda perlu melakukan pencegahan. Berikut beberapa cara yang dapat Anda gunakan sebagai langkah pencegahan.

1. Hindari operasi kosmetik

Pada orang yang berisiko mengalami keloid, sebaiknya Anda menghindari operasi kosmetik. Prosedur operasi ini dapat menyebabkan munculnya keloid pada tubuh Anda. Namun, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk membicarakan kemungkinan risiko dan bagaimana cara meminimalkannya.

2. Hindari tato atau tindik

Tato dan juga tindik merupakan beberapa hal yang dapat menyebabkan keloid. Sebaiknya, Anda betul-betul memikirkan untuk melakukan dua hal tersebut karena risiko keloid yang mungkin akan Anda alami jika tetap melakukannya.

3. Hindari memencet jerawat

Memiliki jerawat memang membuat merasa ingin memencetnya atau menyentuhnya berulang. Namun, sebaiknya Anda menghindari hal ini. Pasalnya, memencet jerawat dapat membuat peradangan yang akan memunculkan keloid nantinya.

Sumber:

https://www.healthline.com/health/how-to-get-rid-of-keloids

 

TAG TERKAIT

Masalah Kulit

Luka Bakar

Kulit Sehat

 

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved