Artikel Kesehatan Mengenai Kelamin Perempuan

Normalkah Keputihan pada Anak? Kenali Tanda dan Cara Mengatasinya

Keluarnya cairan vagina atau keputihan pada wanita di berbagai usia dianggap normal, termasuk keputihan pada anak-anak. Akan tetapi, Anda perlu waspada jika terjadi perubahan pada jumlah cairan, warna, dan aroma keputihan pada anak karena bisa mengindikasikan adanya infeksi.
12 Jun 2021|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Keputihan pada anak umumnya normal

Mengenal 4 Perbedaan IVA Test dan Pap Smear (Mana yang Lebih Akurat?)

IVA test dan pap smear sama-sama bertujuan untuk mendeteksi kanker serviks. Bedanya, tingkat akurasi tes pap smear lebih tinggi, namun IVA test mampu lebih cepat mendeteksi penyakit.Baca selengkapnya
IVA test dan pap smear memiliki tingkat akurasi dan kecepatan yang berbeda

Apakah Memegang Kelamin Wanita Bisa Hamil? Ketahui Faktanya

Di benak orang-orang, sering terlintas pertanyaan mengenai apakah memegang kelamin wanita bisa hamil. Hal tersebut memang mungkin saja terjadi, namun ada sejumlah kondisi yang harus terpenuhi.Baca selengkapnya
Jawaban untuk pertanyaan apakah memegang kelamin wanita bisa hamil adalah mungkin saja terjadi

Gender Dysphoria, Kondisi Psikologis yang Bisa Dialami Transgender

Tidak semua transgender merasakan gender dysphoria. Namun beberapa dari mereka ada yang pernah mengalami fase tekanan batin saat sulit menerima perbedaan identitas gender.
14 Feb 2020|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Gender dysphoria bukanlah gangguan mental, melainkan kondisi medis yang diakui dunia kesehatan.

Ragam Penyebab dan Cara Mengatasi Benjolan di Vagina

Benjolan di vagina tentu bisa membuat Anda merasa tidak nyaman dan khawatir. Cara menghilangkan benjolan di miss V harus berdasarkan penyebabnya.
27 Agu 2019|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Menggunakan pakaian yang ketat berisiko menyebabkan luka dan iritasi pada bagian luar vagina

Selaput Dara: Peran, Fungsi, Bentuk, dan Cara Merapatkannya

Selaput dara yang robek kerap dikaitkan dengan ketidak perawanan. Padahal, kondisi ini bisa terjadi karena penggunaan tampon, memasukkan sesuatu ke dalam vagina (seperti jari atau mainan seks), ataupun berolahraga.
08 Agu 2019|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Bentuk selaput dara wanita