Artikel Kesehatan Mengenai Kekurangan Oksigen

Cara Menggunakan Tabung Oksigen di Rumah dengan Aman

Cara menggunakan tabung oksigen sebenarnya tidak sulit dilakukan, tapi sebaiknya Anda melakukannya di bawah pengawasan tenaga medis. Cara menggunakannya juga bergantung pada tabung oksigen yang digunakan, yaitu tabung oksigen konvensional atau konsentrator oksigen.
29 Agu 2021|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Cara menggunakan tabung oksigen tidak sulit dilakukan

Saturasi Menurun karena COVID-19, Begini Cara Meningkatkan Kadar Oksigen dalam Darah

Cara meningkatkan kadar oksigen dalam darah bisa dilakukan secara alami dengan mendapatkan udara segar di luar ruangan. Anda juga perlu memperbaiki sirkulasi udara di setiap ruangan supaya bisa bernapas dengan lega.Baca selengkapnya
Cara meningkatkan kadar oksigen dalam darah yang mudah

Memahami Kegunaan Oximeter dan Pentingnya bagi Pasien Covid-19 yang Menjalani Isolasi Mandiri

Oksimeter (pulse oximetry) adalah alat pengukur kadar atau saturasi oksigen dalam darah. Orang yang sedang menjalani isolasi mandiri akibat Covid-19 atau penyakit paru kronis lainnya, dianjurkan untuk memilikinya di rumah.Baca selengkapnya
Oximeter adalah alat pengukur saturasi oksigen

Mengenal Prone Position untuk Bantu Jalan Napas pada Pasien Covid-19

Prone (proning) position merupakan metode medis sederhana untuk meredakan sesak napas, termasuk pada pasien Covid-19. Jika harus isolasi mandiri, cara ini berguna bagi mereka yang saturasi oksigennya berada di bawah 94%.Baca selengkapnya
proning prone position untuk covid-19

Berapa Kadar Oksigen dalam Darah Normal? Ketahui Cara Mengukurnya

Kadar oksigen dalam darah normal berada pada kisaran 80 hingga 100 mm Hg atau memiliki tingkat SpO2 pada rentang 95 sampai 100 persen. Namun, jumlah tersebut tidak berlaku bagi penderita penyakit pernapasan seperti PPOK maupun asma.Baca selengkapnya
Cara mengukur kadar oksigen dalam darah normal menggunakan pulse oximetry

Tidak Dapat Disembuhkan, Waspadai Ragam Gejala Emfisema Ini

Gejala emfisema dapat dikelompokkan pada fase awal, sedang, dan berat. Gejala emfisema bisa dikendalikan dengan penanganan dokter walau penyakit ini tidak dapat disembuhkan.
26 Okt 2020|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Gejala emfisema pada fase awal adalah napas pendek