logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo

Tag Keguguran

Keguguran ditandai dengan keluarnya darah dari vagina saat hamil muda, baik dalam bentuk bercak maupun darah yang mengalir. Ketahui penyebab umum keguguran

Artikel keguguran


Lihat Semua Artikel

Penyakit keguguran


Lihat Semua Penyakit

Tindakan Medis keguguran


Lihat Semua

Penyebab Umum Keguguran yang Perlu Diwaspadai

Keguguran ditandai dengan keluarnya darah dari vagina ketika hamil muda, baik dalam bentuk bercak maupun darah yang mengalir.

Gejala yang satu ini bisa disertai dengan kram perut, dan juga sakit punggung pada bagian bawah. Selain darah, gumpalan darah atau cairan kental juga dapat ikut keluar.

Penyebab Umum Keguguran

Keguguran terjadi pada usia kehamilan sebelum minggu ke-20. Penyebabnya sendiri sering kali sulit untuk dipastikan.

Mengetahui apa saja penyebabnya dapat membantu Anda untuk menghindari berbagai risiko sehingga kehamilan dapat berjalan lebih sehat dan bertahan hingga waktu kehamilan tiba.

Berikut beberapa penyebab umum keguguran:

1. Kromosom abnormal

Ketika keguguran terjadi selama 12 minggu pertama, lebih dari setengahnya disebabkan oleh masalah kromosom pada bayi. Kromosom sendiri mengandung gen yang akan menentukan warna rambut, dan juga mata.

Janin tidak dapat tumbuh dengan normal saat jumlah kromosom salah atau terjadi kerusakan. Kelainan pada kromosom janin ini dapat menyebabkan beberapa masalah umum, seperti:

  • Blighted ovum (kehamilan anembrionico) yakni tidak ada embrio yang berkembang.
    Kehamilan geraham. Kedua set kromosom tidak ada yang berasal dari ibu melainkan keduanya berasal dari ayah
  • Plasenta tidak tumbuh normal, dan janin juga tidak berkembang.
  • Kehamilan mola parsial. Ayah memberikan dua set kromosom di samping set yang berasal dari ibu. Embrio mungkin dapat mulai berkembang namun akan segera berhenti.

Beberapa kelainan kromosom lainnya juga dapat menyebabkan terjadinya keguguran. Hal ini termasuk trisomi 13, 18, 21 (sindrom Down), serta monosomi (sindrom Turner), dan juga masalah kromosom seks lainnya.

Berikut adalah beberapa hal lain terkait dengan kromosom abnormal:

Tidak ada cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya masalah kromosom tersebut.
Seiring bertambahnya usia, terutama setelah usia 35, risiko mengalami masalah kromosom secara khusus, dan keguguran secara umum, dapat meningkat.

Keguguran karena masalah kromosom umumnya tidak terjadi lagi pada kehamilan Anda yang berikutnya.

2. Kondisi medis

Keguguran juga seringkali dapat disebabkan oleh masalah kesehatan ibu. Berikut beberapa kondisi medis yang dapat menjadi penyebabnya:

  • Infeksi seperti rubella atau cytomegalovirus
  • Penyakit jangka panjang yang tidak terkontrol seperti tekanan darah tinggi dan jga diabetes
    Mengalami penyakit lupus. tiroid, dan dapat juga terjadi karena gangguan autoimun lainnya
    Ada masalah dengan rahim atau pada leher rahim ibu, seperti fibroid, bentuk rahim yang tidak normal, atau bisa juga karena leher rahim yang terbuka serta melebar terlalu dini, hal ini disebut dengan insufisiensi serviks.
  • Infeksi PMS seperti gonore, klamidia, sifilis, atau bisa juga karena HIV
  • Adanya masalah pembekuan darah yang membuat pembuluh darah terhalangi

3. Gaya hidup

Faktor gaya hidup juga dapat menjadi penyebab keguguran. Berikut beberapa kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko keguguran dan berbagaya bagi janin.

  • Merokok. Beberapa penelitian menunjukkan adanya peningkatan risiko masalah kehamilan bahkan jika hanya ayah saja yang merupakan perokok aktif.
  • Menggunakan obat-obatan terlarang
  • Selain asap rokok, zat tertentu di lingkungan Anda baik di rumah atau di tempat kerja dapat membahayakan masalah pada kehamilan Anda. Contohnya adalah merkuri, pestisida, arsenik dan lainnya.

4. Obat-obatan tertentu

Beberapa obat dapat meningkatkan risiko keguguran, seperti:

Misoprostol: Obat yang satu ini digunakan untuk mengatasi kondisi seperti tukak lambung dan juga rheumatoid arthritis

Methotrexate: Obat yang satu ini berguna untuk rheumatoid arthritis

Retinoid: Obat yang satu ini digunakan untuk mengatasi kondisi masalah pada kulit seperti jerawat dan juga eksim.

Selain itu, obat anti-inflamasi non-steroid (NSAID) yang juga berguna untuk rasa sakit serta peradangan

5. Keracunan makanan

Beberapa jenis keracunan makanan yang terjadi selama masa kehamilan juga dapat meningkatkan risiko keguguran seperti:

  • Listeriosis. Umumnya ditemukan dalam keju lunak yang tidak dipasteurisasi seperti Brie, atau queso fresco, dan juga makanan laut mentah atau yang dimasak setengah matang
  • Salmonella. Umumnya ditemukan dalam telur mentah dan juga telur setengan matang.
  • Toxoplasmosis. Ini paling sering disebabkan karena mengkonsumsi daging mentah yang terinfeksi.

Selain beberapa hal diatas, beberapa penyakit keracunan makanan seperti toksoplasmosis, dan listeriosis dapat menyebabkan janin terinfeksi bahkan jika Anda tidak mengalami gejala.

Selama kehamilan, pastikan ikuti petunjuk dokter tentang konsumsi makanan yang harus Anda hindari dan juga tentang tingkat kematangan makanan.

Pencegahan Keguguran

Meskipun tidak ada cara pasti yang dapat mencegah keguguran, namun, Anda bisa melakukan beberapa hal ini supaya kehamilan Anda berjalan dengan sehat dan lancar.

Lakukan pemeriksaan pra-konsepsi. Melakukan kunjungan prenatal secara teratur supaya dokter dapat memantau kondisi Anda dan dapat mencegah serta memberikan penanganan terhadap masalah pada kandungan Anda sedini mungkin.

  1. Jadikan penanganan masalah kesehatan sebagai prioritas Anda. Menjaga kesehatan ibu sama pentingnya dengan menjaga kesehatan janin.
  2. Kurangi gaya hidup yang dapat membahayakan janin. Jika Anda tidak bisa mengubahkan, konsultasikan dengan dokter untuk mendapat jalan keluar.
  3. Jangan lupa tanyakan kepada dokter tentang risiko yang Anda miliki dan bagaimana mencegah hal yang tidak diinginkan.
  4. Tanyakan kepada dokter apakah Anda perlu menemui spesialis kebidanan seperti perinatologist. Apalagi, jika Anda pernah mengalami keguguran lebih dari sekali.
  5. Minumlah multivitamin setiap hari
  6. Batasi konsumsi kafein
  7. Makan makanan yang sehat dan juga seimbang
  8. Hindari konsumsi makanan tertentu yang dapat membawa bakteri.
  9. Pertahankan berat badan yang sehat.

Itulah beberapa ulasan mengenai keguguran. Namun, jika Anda sudah memberikan yang terbaik selama masa kehamilan namun masih mengalaminya. Ingatlah untuk tidak menyalahkan diri sendiri.

Rutin berkonsultasi dengan dokter Anda akan sangat membantu untuk mengetahui perkembangan janin, bahkan masalah pada kesehatan dan janin yang Anda kandung. Dengan begitu, penanganan dapat dilakukan dengan lebih cepat.

Sumber:

https://www.webmd.com/baby/4-common-causes-miscarriage#3

TAG TERKAIT

Kehamilan

Masalah Kehamilan

Melahirkan Normal

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved