Artikel Kesehatan Mengenai Jerawat Hamil

Seberapa Aman Salicilyc Acid untuk Ibu Hamil?

Salicylic acid aman untuk ibu hamil selama dosisnya dibatasi. Dosis berlebih bisa membahayakan janin dan menyebabkan penyakit salisilisme yang bisa menyebabkan bayi mengalami berbagai gangguan kesehatan.
10 Jan 2022|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Salicylic acis untuk ibu hamil boleh dipakai untuk menghilangkan jerawat dengan pembatasan ketat

Dampak Retinol untuk Ibu Hamil yang Perlu Diketahui

Retinol perlu dihindari ibu hamil karena berisiko membuat bayi lahir dalam kondisi cacat. Kondisi ini disebut juga sebagai fetal retinoid syndrome.
22 Nov 2021|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Retinol tidak aman untuk ibu hamil karena bisa memicu bayi lahir cacat

Apakah Ampuh Cara Menghilangkan Jerawat dengan Pasta Gigi? Ini Jawabannya

Cara menghilangkan jerawat dengan pasta gigi banyak dilakukan sebagai solusi alami. Bukannya menyembuhkan, mengoleskan pasta gigi untuk jerawat justru menimbulkan masalah kulit baru.
22 Sep 2021|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Cara menghilangkan jerawat dengan pasta gigi

Jenis Facial Saat Hamil yang Aman Dilakukan Serta Tips Melakukannya

Facial saat hamil aman dilakukan asal tidak melibatkan penggunaan zat atau bahan kimia yang keras. Facial bagi ibu hamil yang tidak boleh dilakukan apabila menggunakan kombinasi zat tertentu dan terapi panas yang berisiko membahayakan janin.Baca selengkapnya
Facial saat hamil merupakan salah satu jenis perawatan kecantikan yang didambakan oleh para ibu hamil

6 Cara Menghilangkan Jerawat dalam Semalam yang Bisa Dicoba

Cara menghilangkan jerawat dalam semalam dengan bahan alami, yakni menggunakan lidah buaya, tea tree oil, teh hijau, hingga es batu. Pastikan Anda melakukannya dengan hati-hati.
26 Feb 2021|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Cobalah air perasan lemon hingga lidah buaya sebagai cara menghilangkan jerawat dalam semalam

Adakah Perbedaan Jerawat Tanda Hamil dan Haid?

Hamil dan haid memiliki banyak tanda yang mirip, salah satunya jerawat. Apa saja perbedaan jerawat tanda hamil dan haid? Bagaimana cara mengatasinya?Baca selengkapnya
perbedaan jerawat tanda hamil dan haid

6 Cara Mengatasi Jerawat Hamil dan Informasi Lainnya

Saat hamil, banyak wanita yang mengalami munculnya jerawat pada wajah. Hal ini terbilang wajar dan cukup umum terjadi. Munculnya jerawat hamil umumnya terjadi selama trimester pertama dan juga kedua.

Hal ini dikarenakan terjadinya peningkatan hormon androgen yang dapat menyebabkan kelenjar kulit menjadi tumbuh serta menghasilkan sebum yang lebih banyak.

Minyak tersebut dapat membuat pori-pori menjadi tersumbat sehingga menyebabkan peradangan dan juga jerawat menjadi muncul pada kulit.

Wanita yang umumnya sering mengalami jerawat selama periode menstruasi memiliki risiko yang lebih besar untuk mengalami jerawat kehamilan.

Namun, tak perlu terlalu khawatir, jerawat yang muncul pada masa hamil dan pasca persalinan biasanya hanya bersifat sementara saja.

Kemungkinan besar, jerawat tersebut akan menghilang setelah hormon Anda kembali normal. Jika Anda mengkhawatirkannya, Anda bisa mencoba beberapa cara mengobati jerawat hamil berikut ini.

Cara Mengatasi Jerawat Hamil Secara Alami

Meskipun umumnya jerawat ini akan membaik dengan sendirinya, namun tidak sedikit orang yang khawatir dengan kondisi wajah berjerawat tersebut. Berikut beberapa cara mengobati jerawat untuk mengatasinya.

1. Cuka sari apel

Campurkan sabu bagian cuka sari apel tanpa filter ke tiga bagian air suling. Ini berguna untuk menciptakan toner yang kaya akan asam alfa hidroksida dan juga enzim alami.

Selanjutnya Anda bisa rendam bola kapas dengan menggunakan campuran cuka sari apel yang sudah encer lalu oleskan pada kulit Anda. Ini berguna untuk menyerap minyak pada wajah yang menyebabkan pori-pori tersumbat.

Penting untuk mengencerkan cuka sari apel Anda dengan menggunakan air suling. Namun, jika cara ini membuat kulit Anda terlalu kering, segera hentikan pemakanai.

Jangan pernah gunakan cuka sari apel murni yang langsung diaplikasikan pada kulit. Ini dapat menyebabkan luka bakar karena sangat asam.

2. Soda kue

Cara mengobati jerawat hamil selanjutnya adalah dengan soda kur. Ini berguna untuk membuat minyak menjadi kering dan membuat jerawat dapat teratasi.

Namun, cara yang satu ini tidak banyak direkomendasikan oleh tenaga profesional kesehatan karena berpotensi menyebabkan iritasi kulit, dan juga terlalu banyak menghilangkan minyak alami yang penting bagi kulit.

Cara yang satu ini lebih baik diaplikasikan untuk perawatan tiap spot jerawat dan bekas jerawat.

Cara mengatasi jerawat dan bekasnya dengan soda kue cukup mudah. Anda hanya perlu mencampurkan baking soda sebanyak 1 sendok makan dan air sebanyak 1 sendok makan juga.

Jika sudah tercampur, oleskan pada tiap titik jerawat Anda. Jangan aplikasikan ke semua wajah, hanya spot jerawat saja. Jika sudah, biarkan selama beberapa menit sampai kering, lalu cuci.

3. Buah jeruk

Beberapa jenis jeruk seperti limau dan lemon memiliki kandungan asam alfa hidroksi. Ketika jus lemon dan jeruk nipis dioleskan ke kulit, ini akan berguna untuk membantu membuka pori-pori dan juga melepaskan sel kulit mati.

Selain itu, jeruk ini juga memiliki sifat antibakteri serta sifar astrigen yang membuatnya efektif sebagai exfoliant.

Caranya adalah peras cairan lemon dan jeruk nipis lalu oleskan pada bintik-bintik jerawat Anda menggunakan bola kapas. Setelah itu, diamkan selama sekitar 10 menit sampai mengering. Jika sudah, bilas dengan menggunakan air dingin.

4. Madu

Kandugan madu diperkaya dengan sifat antiseptik dan antibakteri yang berguna untuk menenangkan kulit. Cara menghilangkan jerawat hamil dengan madu adalah bilas wajah Anda menggunakan air hangat terlebih dahulu.

Selanjutnya, oleskan madu secara langsung pada area wajah yang berjerawat. Biarkan selama 20 sampai 30 menit, kemudian bilas dengan menggunakan air hangat.

5. Minyak kelapa

Minyak kelapa juga berguna untuk mengobati jerawat hamil. Apalagi, minyak yang satu ini juga memiliki sifat anti jamur dan juga antibakteri. Bukan hanya itu, minyak kelapa juga dapat menenangkan serta mudah diserap oleh kulit.

Cara penggunaannya adalah dengan oleskan minyak kelapa murni sebelum Anda tidur. Minyak kelapa ini dapat digunakan sebagai pelembab alami.

6. Oatmeal dan mentimun

Satu lagi cara alami untuk mengatasi jerawat yang muncul saat Anda hamil adalah dengan menggunakan masker oatmeal dan juga mentimun. Keduanya memiliki sifat menenangkan sekaligus melindungi kulit Anda.

Anda bisa menjadikan kedua bahan tersebut sebagai kombinasi masker yang Ampuh. Blender oatmeal dan juga mentimun. Kemudian, masukan dalam freezer sampai dingin.

Setelah itu, Anda bisa oleskan pada wajah selama 10 sampai dengan 15 menit lalu cuci wajah Anda untuk membersihkan sisa masker.

Hal yang Perlu Anda Perhatikan Ketika Mengalami Jerawat Hamil

Selain cara mengobati, Anda juga perlu memperhatikan cara merawat kulit Anda ketika sedang berjerawat. Berikut daftarnya:

  • Jangan memencet, menggaruh, dan menyentuh jerawat. Ini karena dapat meningkatkan iritasi dan juga menyebabkan munculnya jaringan parut.
  • Patikan untuk menjaga kulit Anda tetap terhidrasi dengan minum air. Hindari konsumsi minuman berkarbonasi dan terlalu banyak kandungan kafein.
  • Makan makanan bergizi seperti buah-buahan dan juga sayuran segar, sumber protein tanpa lemak, dan lemak sehat seperti alpukat maupun kacang-kacangan. Hindari konsumsi gula halus dan berbagai makanan olahan.
  • Beri waktu untuk diri sendiri beristirahat dan bersantai. Stres dan kelelahan dapat memicu munculnya jerawat pada kulit Anda.
  • Hindari menyentuh wajah Anda, karena ini dapat membawa bakteri.
  • Cuci rambut secara teratur, terutama jika rambut Anda sudah berminyak.
  • Jika Anda memakai riasan, gunakan produk bebas minyak dengan berlabel “non-comedogenic” atau “non-acnegenic.” Selain itu, pastikan untuk mencuci riasan sebelum tidur.

Sumber:

https://www.healthline.com/health/pregnancy/acne-remedies#_noHeaderPrefixedContent

 

TAG TERKAIT

Kehamilan

Ibu Hamil