logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo

Tag Intermittent Fasting

Intermittent fasting atau diet puasa adalah metode untuk mengatur pola makan dengan cara berpuasa makan selama beberapa waktu. Namun, Anda tetap bisa minum saat berada di periode puasa tersebut

Artikel intermittent fasting


Lihat Semua Artikel

Intermittent Fasting, Bagaimana Cara Melakukannya?

Intermittent fasting (diet puasa) merupakan metode untuk mengatur pola makan dengan cara puasa makanan selama beberapa waktu. Namun, Anda masih bisa mengkonsumsi minuman di waktu puasa tersebut.

Ini merupakan pembatasan atau pengurangan makanan dengan cara mengatur kebiasaan makan. Diet yang satu ini tidak harus mengatur makanan yang Anda konsumsi namun lebih pada kapan Anda makan dan kapan Anda harus berhenti atau berpuasa.

Metode yang satu ini juga menganjurkan untuk berpuasa selama 16 jam, namun Anda bisa mengatur waktu makan Anda sendiri. Misalnya, Anda mulai puasa di jam 10 pagi sampai 16 jam berikutnya.

Manfaat intermittent fasting

Puasa sendiri memang memiliki sejumlah manfaat kesehatan. Apalagi, bagi Anda yang memiliki pola makan tidak beraturan misalnya sering melewatkan waktu makan. Menjalankan diet yang satu ini dapat membentuk dan juga memperbaiki perilaku makan sehingga menjadi lebih sehat.

Metode yang satu ini juga berguna untuk melatih ketahanan tubuh Anda supaya tetap dapat menjalankan fungsinya dengan baik meskipun tidak sedang mengkonsumsi makanan dalam periode waktu tertentu.

Selain itu, intermettent fasting juga dapat membantu mengendalikan tekanan darah serta kolesterol karena tubuh akan melakukan pembakaran lemak ketika berpuasa dan juga membuat hormon insulin menjadi lebih sensitif pada makanan tentunya.

Bagaimana Cara Melakukan Diet Puasa (Intermittent Fasting)?

Diet puasa sendiri memiliki peraturan yang cukup bervariasi untuk mengurangi konsumsi makanan Anda. Selama menjalankan diet ini, Anda hanya cukup berpuasa makanan saja. Saat jam puasa, Anda diharuskan untuk tidak makan sama sekali, atau bisa pula untuk mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang sangat sedikit. Berikut beberapa cara menjalankan intermittent fasting, yakni:

The 16/8 method: Metode ini adalah membagi 16 jam waktu berpuasa dan 8 jam waktu untuk mengkonsumsi makanan. Misalnya: Anda makan dari jam 1 siang - 9 malam, kemudian Anda harus berpuasa sampai dengan 16 jam setelah itu.

Eat-Stop-Eat: Metode ini mengharuskan untuk tidak mengkonsumsi makanan sampai dengan 24 jam dalam beberapa hari selama seminggu. Misalnya, Anda berhenti makan dari malam ini sampai malam berikutnya. Cara yang satu ini mungkin terdengar cukup sulit dilakukan, jadi Anda tidak harus menggunakan metode ini langsung, tapi lakukan secara bertahap.

The 5:2 Diet: Metode yang satu ini mengurangi jumlah konsumsi makanan hingga 25 persen dari jumlah normal yang Anda konsumsi, yakni sekitar 500 sampai 600 kalori per hari, atau dapat dikatakan setara dengan 1 kali porsi makan.

Tips Membiasakan Diri Menjalankan Intermittent Fasting

Menjalankan diet puasa untuk pertama kali mungkin terdengar berat sehingga tidak mudah untuk menjalankannya. Tubuh memang memerlukan adaptasi untuk dapat menyesuaikan dengan metode diet yang satu ini sehingga dapat melakukannya secara konsisten. Berikut beberapa tips menjalankan diet puasa untuk Anda:

Perbanyak minum air putih. Ini berguna untuk mencegah dehidrasi sehingga tubuh Anda akan lebih mudah melewati periode puasa.

Lakukan periode berhenti makan saat malam hari. Pasalnya, pada waktu tidur akan lebih memudahkan Anda untuk dapat melewati waktu tanpa makan dibandingkan Anda full puasa di siang hari.

Ubah pola pikir bahwa puasa akan menyebabkan Anda kekurangan makan dan membuat Anda sangat lapar, alih-alih berpikir seperti itu cobalah berpikir ini adalah cara untuk mengistirahatkan tubuh dari makan.

Mulailah dengan periode berhenti mengonsumsi makanan ketika sibuk dengan melakukan rutinitas. Pasalnya, ini akan lebih mudah untuk mengalihkan perhatian Anda.

Intermittent fasting juga perlu disertai dengan rutin beraktivitas fisik dengan intensitas sedang selama 2 sampai 3 kali seminggu.

Efek Samping Menjalani Intermittent Fasting

Selain memiliki sejumlah kelebihan, diet yang satu ini mungkin dapat menyebabkan efek samping pada tubuh, terutama jika tubuh Anda tidak siap, dan Anda tidak memenuhi kebutuhan nutrisi dari jenis makanan yang Anda konsumsi.

  • Metode diet puasa ini dapat membuat Anda merasa lapar stres karena Anda yang belum terbiasa dengan pola makan baru ini. Rasa lapar sendiri juga dapat menurunkan performa aktivitas jika Anda tidak mencukupi kebutuhan nutrisi selama Anda berada dalam periode makan. Jadi pastikan untuk mengkonsumsi makanan sehat dan bernutrisi selama periode makan.
  • Mengalami sakit kepala dan perubahan jam tidur yang mungkin terjadi ketika Anda melakukan metode ini. Namun, ini biasanya hanya sementara karena tubuh akan beradaptasi dan menemukan metode yang sesuai.

Meskipun diet yang satu ini terbilang aman, namun untuk orang-orang dengan kondisi medis tertentu tidak disarankan untuk melakukannya. Ini sebabnya penting untuk berkonsultasi dengan dokter jika Anda mengalami beberapa kondisi medis, seperti:

  • Mengalami masalah kadar gula darah.
  • Memiliki riwayat penyakit diabetes.
  • Memiliki tekanan darah rendah.
  • Sedang menjalani masa pengobatan.
  • Memiliki indeks massa tubuh di bawah normal.
  • Memiliki riwayat gangguan makan.
  • Seorang wanita yang sedang program hamil.
  • Perempuan yang mengalami perdarahan berlebih ketika haid.
  • Seorang perempuan yang sedang hamil maupun sedang menyusui.

Anda juga perlu ingat, bahwa makan dengan kecukupan nutrisi dan olahraga teratur adalah cara untuk hidup sehat dan mempertahankan berat badan yang ideal.

Jika Anda melakukan metode intermittent fasting dengan tujuan menurunkan berat badan, efeknya mungkin dapat bervariasi pada setiap orang dan bergantung dengan nutrisi serta pola aktivitas Anda.

 

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved