logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo

Tag Gigi Goyang

gigi goyang wajar dialami oleh anak kecil. Namun, jika dialami oleh orang dewasa, ini dapat disebabkan karena periodontitis, hormon kehamilan dan kondisi lainnya

Artikel gigi goyang


Lihat Semua Artikel

Penyakit gigi goyang


Lihat Semua Penyakit

Tindakan Medis gigi goyang


Lihat Semua

5 Penyebab Gigi Goyang Pada Orang Dewasa

Gigi goyang wajar untuk dialami anak kecil. Pasalnya, gigi susu mereka akan digantikan dengan gigi permanen. Namun, jika terjadi pada orang dewasa, ini bisa menjadi tanda beberapa masalah kesehatan. Ada banyak faktor mengapa orang dewasa dapat mengalami gigi goyang. Berikut sejumlah kemungkinan yang dapat menyebabkannya.

Penyebab Gigi Goyang Pada Orang Dewasa

Berikut sejumlah penyebab gigi goyang pada orang dewasa:

1. Periodontitis

Periodontitis infeksi serius yang terjadi pada area gusi. Kondisi ini juga lebih dikenal dengan istilah penyakit gusi. Salah satu penyebab utamanya yakni gigi kotor karena jarang dibersihkan. Jika sisa makanan tidak dibersihkan dengan benar, ini dapat menyebabkan pembentukan plak yang berisi bakteri.

Karang gigi yang ada pada garis gusi awalnya berwarna putih kekuningan namun, lama kelamaan warnanya dapat berubah menjadi kecoklatan sampai dengan kehitaman. Gelapnya warna karang gigi dapat menunjukan bahwa semakin banyak plak yang menumpuk.

2. Hormon kehamilan

Ternyata kehamilan juga dapat menjadi salah satu penyebab gigi goyang. Ini disebabkan karena peningkatan hormon estrogen dan progesteron yang terjadi selama masa kehamilan. Perubahan hormon tersebut menyebabkan jaringan ikat serta tulang yang berada di sekitar gigi menjadi longgar. Dengan begitu, gigi pun menjadi lebih mudah goyah.

Selain itu, ibu hamil juga rentan mengalami masalah gigi dan mulut yang disebabkan karena peningkatan kadar hormon. Apalagi, progesteron yang tinggi yang dapat memicu pertumbuhan bakteri yang ada di mulut. Alhasil, ibu hamil akan lebih rentan mengalami sakit gigi.

Ibu hamil juga lebih rentan mengalami gingivitis atau radang gusi pada trimester awal kehamilan. Gingivitis ini juga dapat menyebabkan gigi goyang jika tidak mendapatkan penanganan.

Jika Anda mengalami gigi goyang selama masa kehamilan, pastikan untuk memeriksakan diri ke dokter. Selain itu, jangan pula mengabaikan atau menyepelekan gejala yang muncul baik pada gigi maupun mulut Anda.

Konsultasi dan pemeriksaan dokter penting untuk mendeteksi kemungkinan adanya masalah lain yang terjadi pada gigi dan mulut Anda.

3. Osteoporosis

Osteoporosis merupakan pengeroposan yang disebabkan karena cadangan mineral kalium dari dalam kurang terkuras. Kondisi yang satu ini umumnya terjadi pada tulang punggung, pinggang atau tulang penyokong badan.

Meskipun jarang terjadi, gigi juga dapat terpengaruh jika Anda mengalami kondisi ini. Pasalnya, jaringan tulang penyokong dan gigi sama-sama terbuat dari kalsium. Selain itu, menurut National Institute of Health, mengungkapkan bahwa wanita yang mengalami osteoporosis ternyata 3 kali lebih mungkin mengalami gigi yang goyang dibanding dengan mereka yang tidak memiliki osteoporosis.

Osteoporosisi sendiri juga dapat menyerang jaringan tulang rahang yang berguna untuk menyokong gigi. Jika tulang rahang rapuh, maka tidak dapat lagi menopang gigi sekuat sebagaimana mestinya. Ini dapat menyebabkan gigi menjadi goyang.

Beberapa obat-obatan yang berguna untuk mengatasi penyakit ini juga bisa berpengaruh pada gigi Anda.

4. Cedera pada gigi

Cedera yang terjadi pada area mulut dan juga wajah juga dapat menjadi salah satu penyebab mengapa gigi goyang terjadi pada orang dewasa. Cedera Ini biasanya dapat terjadi karena terkena pukulan, kecelakan, terjatuh atau perkelahian yang menyebabkan bagian wajah mengalami cedera.

Selain itu, sebagian orang yang mengalami cedera pada gigi juga bisa dikarenakan melakukan teknik perawatan gigi yang keliru. Misalnya, dengan melakukan penggunaan kawat gigi yang terlalu kencang. Selain itu, juga bisa disebabkan karena pemakaian gigi palsu yang kurang pas.

Pada beberapa kasus yang parah, cedera yang terjadi pada bagian mulut juga bisa menyebabkan kerusakan pada jaringan maupun tulang yang bertugas untuk menyokong gigi.
Jika Anda mengalami cedera yang satu ini, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter gigi Anda. Nantinya, dokter akan melakukan sejumlah pemeriksaan untuk melihat ada tidaknya masalah pada gigi Anda tersebut.

5. Kebiasaan menggertakkan gigi

Siapa yang memiliki kebiasaan menggertakan gigi nih? Kebiasaan yang satu ini ternyata juga dapat menyebabkan gigi menjadi goyang. Kebiasaan tersebut dapat terjadi ketika seseorang sedang tidur, stres atau ketika panik. Kebiasaan menggertakan gigi dalam istilah medis disebut dengan bruxism.

Kondisi yang satu ini dapat dilakukan baik sengaja maupun tidak sengaja namun dapat menyebabkan gigi Anda menjadi goyang. Hal ini disebabkan karena adanya gesekan maupun tekanan yang kuat pada gigi secara terus menerus. Kondisi ini, lama kelamaan dapat menyebabkan akar gigi menjadi longgar dari gusi maupun penyokongnya.

Umumnya, Anda baru merasa gigi Anda goyang ketika rahang terasa sakit. Kondisi ini juga dapat menyebabkan kelainan dagu, gigi menjadi sensitif, gigi berantakan, sakit kepala hingga masalah lainnya.

Selain memiliki kebiasaan menggertakkan gigi, beberapa kebiasaan lain yang dapat menyebabkan gigi goyang adalah menggigit sesuatu yang keras seperti ujung pulpen, es batu maupun kebiasaan mengunyah makanan dengan sangat kencang.

Selain itu, risiko mengalami masalah gigi goyang ini juga dapat dialami oleh orang yang sebelumnya memiliki masalah gigi, misalnya gigi berlubah. Pasalnya, pada gigi yang melemah dapat menyebabkan risiko gigi patah dan berlubang jika digunakan untuk menahan tekanan yang besar.

Itulah sejumlah penyebab gigi goyang yang umum terjadi, apalah Anda juga pernah mengalami masalah gigi yang satu ini?

 

TAG TERKAIT

Kesehatan Gigi

Gigi Berlubang

Karang Gigi

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved