Artikel Kesehatan Mengenai Fobia

Fobia Air Usai Digigit Hewan Liar? Waspadai Hydrophobia Penanda Rabies

Hydrophobia atau fobia air adalah salah satu tanda rabies. Kondisi ini diikuti dengan gejala lain seperti perubahan perilaku secara tidak wajar, halusinasi, hingga kelumpuhan pada beberapa bagian tubuh.Baca selengkapnya
Hydrophobia atau fobia air adalah salah satu tanda rabies

Takut Mendengar Opini Orang Lain atau Allodoxaphobia, Begini Cara Mengatasinya

Allodoxaphobia adalah kondisi saat seseorang merasakan ketakutan atau kecemasan ekstrem terhadap opini orang lain. Cara mengatasi fobia ini bisa dengan terapi, konsumsi obat-obatan tertentu, maupun kombinasi antara keduanya.Baca selengkapnya
Allodoxaphobia adalah kondisi saat seseorang merasakan ketakutan atau kecemasan ekstrem terhadap opini orang lain

Takut Berada dalam Ruangan Kosong atau Kenophobia, Begini Cara Mengatasinya

Kenophobia adalah fobia terhadap ruangan kosong. Kondisi ini bisa diatasi dengan menjalani terapi, mengonsumsi obat sesuai resep dokter, atau kombinasi antara kedua jenis pengobatan tersebut.Baca selengkapnya
Kenophobia adalah fobia terhadap ruang kosong

Penyebab Orang Merasa Geli Ketika Disentuh Orang Lain

Bagian tubuh yang mudah geli bisa berbeda pada tiap orang. Geli merupakan respons alami tubuh saat menerima sentuhan dari orang lain.Baca selengkapnya
geli digelitik

Takut Buang Air Kecil Bisa Jadi Tanda Urophobia, Begini Cara Mengatasinya

Urophobia adalah fobia yang membuat penderitanya mengalami ketakutan ekstrem terhadap urine atau buang air kecil. Cara mengatasi kondisi ini bisa dengan menjalani terapi, konsumsi obat sesuai resep dokter, atau kombinasi antara keduanya.Baca selengkapnya
Urophobia adalah fobia yang membuat penderitanya mengalami ketakutan ekstrem terhadap urine atau buang air kecil

Mengenal Ergophobia, Fobia Terhadap Pekerjaan atau Tempat Kerja

Ergophobia adalah fobia terhadap pekerjaan atau tempat kerja. Fobia ini dapat diatasi dengan menjalani terapi, konsumsi obat-obatan sesuai resep dokter, menerapkan teknik relaksasi, dan menerapkan kombinasi antara ketiganya.Baca selengkapnya
Mengenal Ergophobia, Fobia Terhadap Pekerjaan atau Tempat Kerja

8 Fobia Paling Umum Dari Fobia Laba-laba Sampai Jarum Suntik

Ada berbagai fobia atau ketakutan terhadap sesuatu bagi banyak orang. Namun, ada beberapa fobia yang lebih umum dibanding dengan yang lain.

Berikut beberapa fobia umum yang menyebabkan ketakutan dan memiliki gejala lain seperti mual, pusing, hingga sesak napas. Pada beberapa kasus, orang dengan kondisi ini kerap mengalami gejala yang lebih parah.

Jenis Fobia yang Paling umum Terjadi

1. Arachnophobia

Ini merupakan kondisi dimana seseorang mengalami takut akan laba-laba. Arachnophobia adalah ketakutan akan laba-laba dan arakhnida lainnya. Orang dengan arachnophobia, mereka akan takut ketika melihat laba laba bahkan dapat menyebabkan panik parah.

Ada beberapa penjelasan mengenai mengapa phobia ini bisa terjadi. Salah satunya beranggapan bahwa phobia terhadap hewan termasuk laba-laba terjadi karena nenek moyang kita menganggap hewan ini dapat menjadi ancaman karena pada saat ini masih minim pengetahuan medis dan alat teknologi yang berguna untuk mengatasi cedera yang disebabkan oleh serangga dan hewan lainnya.

Akibatnya, evolusi pun berkontribusi akan kecenderungan orang untuk takut pada hewan-hewan tersebut.

2. Ophidiophobia

Selanjutnya adalah ophidiophobia yakni ketakutan akan ular. Fobia yang satu ini menjadi salah satu yang paling umum. Alasan munculnya kerap kali dikaitkan dengan pengalaman pribadi, evolusi, hingga pengaruh budaya.

Beberapa pendapat mengungkapkan jika ular terkadang memiliki racun sehingga nenek moyang akan menghindari bahaya tersebut dan mewariskan gen ini.

Selain itu terdapat teori lain yang berpendapat bahwa takut kepada ular maupun hewan seupa dapat muncul karena takut yang berkaitan dengan penyakit atau kontaminasi.

Penelitian juga menunjukkan bahwa hewan ini cenderung memicu respon jijik. Sehingga cukup banyak orang memiliki fobia terhadap ular.

3. Acrophobia

Fobia paling umum selanjutnya adalah Acrophobia. Ini merupakan ketakutan akan ketinggian. Ketakutan ini bahkan dapat menyebabkan orang mengalami serangan cemas sehingga akan menghindari untuk berada dalam tempat yang tinggi.

Orang dengan phobia ini juga mungkin berusaha untuk menghindari berada dalam menara, jembatan, gedung tinggi dan tempat tinggi lainnya.

Penyebab Acrophobia bisa dikarenakan pengalaman traumatis, sehingga mereka akan ketakutan untuk berada dalam tempat tinggi.

Tingkat ketakutan pada setiap orang dapat berbeda. Namun, pada beberapa orang mereka bisa sangat takut hingga menyebabkan serangan panik.

4. Aerofobia

Phobia yang selanjutnya adalah aerophobia. Ini adalah kondisi dimana seseorang takut terkang. Padahal, kecelakaan pesawat sebenarnya cukup jarang terjadi. 1 dari 3 orang memiliki tingkat ketakutan terbang tertentu. Beberapa gejala umum yang dapat dialami adalah detak jantung cepat, gemetas, hingga perasaan bingung.

Rasa takut terbang juga menyebabkan beberapa orang tidak mau naik pesawat sama sekali. Namun, biasanya kondisi ini dapat diobati dengan terapi pemaparan dimana nantinya orang dengan acrophobia secara bertahap akan diperkenalkan untuk terbang Misalnya, ini dimulai ketika individu mulai membayangkan mereka berada di dalam pesawat.

Setelah itu, berlatih untuk duduk di pesawat hingga akhirnya mereka benar-benar berada dalam pesawat terbang yang beroperasi.

5. Cynophobia

Ketakutan akan anjing atau cynophobia. Salah satu penyebabnya adalah pengalaman pribadi yang menyebabkan seseorang menjadi ketakutan dengan anjing, misalnya pernah digigit anjing saat kecil.

Peristiwa tersebut bisa jadi sangat traumatis sehingga menyebabkan respon ketakutan bahkan sampai dengan dewasa. Fobia yang satu ini juga cukup umum dialami banyak orang.

Namun, phobia yang satu ini bukan sekedar takut biasa pada anjing, namun takut yang berlebihan hingga dapat berdampak pada kehidupan atau fungsi tubuh seseorang.

Contohnya, orang dengan cynophobia dapat merasa tidak dapat berjalan di jalan tertentu karena mereka tahu bahwa ada anjing di sekitar lingkungan tersebut.

Penghindaran ini dapat menyebabkan gangguan pada kehidupan sehari-hari sehingga akan menghambat aktivitas, bekerja maupun bersekolah.

6. Astrafobia

Astraphobia merupakan ketakutan akan kilat dan guntur. Orang dengan astraphibia mengalami takut yang besar ketika mereka menghadapi fenomena yang berkaitan dengan cuaca tersebut.
Gejalanya sendiri tampak seperti phobia lain, yakni detak jantung yang lebih cepat, gemetar, dan peningkatan pernapasan.

Ketika ada petir atau guntur orang dengan gangguan tersebut mungkin berusaha untuk berlindung maupun bersembunyi di tempat tertentu seperti di bawah tempat tidur atau selimut bahkan mungkin di dalam lemari saat guntur atau petir terjadi.

Selain itu, orang dengan fobia ini juga cenderung untuk mengembangkan keasyikan yang berlebih dengan cuaca. Mereka dapat menghabiskan cukup banyak waktu setiap harinya untuk mengetahui kondisi cuaca di suatu lokasi. Sehingga, mereka akan tahu kapan kemungkinan guntur dan petir akan muncul.

7. Trypanophobia

Fobia yang satu ini merupakan ketakutan akan suntikan. Umumnya, orang yang mengalami trypanophobia cenderung akan menghindari perawatan media terutama jika berhubungan dengan jarum suntik.

Kondisi ini kerap tidak diobati karena orang dengan trypanophobia cenderung untuk menghindari situasi atau objek yang dapat memicu phobia tersebut.

Ketika orang dengan trypanophobia disuntik, mereka mungkin akan mengalami detak jantung yang lebih cepat hingga perasaan takut yang ekstrem. Bahkan, beberapa orang pingsan ketika disuntik.

8. Fobia Sosial (Gangguan Kecemasan Sosial)

Fobia yang satu ini melibatkan ketakutan akan situasi sosial. Pada banyak kasus phobia tersebut juga dapat membuat penderitanya mengalami serangan kecemasan.

Orang dengan kondisi ini juga takut diawasi atau di permalukan di depan orang lain. Bahkan, pada kegiatan sehari-hari, fobia sosial juga dapat menyebabkan penderitanya mengalami kecemasan.

Fobia sosial ini juga kerap berkembang selama masa pubertas dan juga dapat bertahan sepanjang hidup kecuali jika mendapatkan pengobatan. Bentuk fobia sosial yang paling umum terjadi adalah ketakutan berbicara di depan umum.

Sumber:

https://www.verywellmind.com/most-common-phobias-4136563

 

TAG TERKAIT

Gangguan Kecemasan

Penyakit Kejiwaan 

Kesehatan Mental