Artikel Kesehatan Mengenai Difteri

Bekas Imunisasi Bengkak, Normal atau Tidak?

Bekas imunisasi bengkak sebetulnya hal yang normal terjadi. Itu merupakan reaksi tubuh terhadap proses pemberian vaksin, dan pertanda bahwa tubuh mulai membentuk kekebalan terhadap penyakit tertentu.
11 Mar 2021|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Bekas imunisasi bengkak normal dialami oleh banyak orang

Tonsilitis Difteri Lebih Berbahaya dari Radang Amandel Biasa

Tonsilitis difteri disebabkan oleh bakteri Corynebacterium Diphtheriae yang berbahaya. Kondisi ini adalah penyakit serius yang bisa ditandai dengan amandel membengkak, adanya selaput tebal abu-abu yang menutupi amandel, hingga sakit tenggorokan.
13 Des 2020|Nenti Resna
Baca selengkapnya
Tonsilits difteri dapat ditandai dengan selaput tebal abu-abu di amandel

Inilah Gejala Difteri yang Penting untuk Anda Ketahui

Difteri adalah infeksi bakteri berbahaya yang dapat terjadi pada siapa saja, terutama anak-anak. Gejalanya yang mirip dengan flu bisa membuat sebagian orang terkecoh. Lantas, bagaimana ciri-ciri penyakit difteri yang mungkin terjadi?
03 Feb 2020|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Ciri-ciri penyakit difteri bisa mirip dengan flu

Tak Selalu Jahat, Ini Pengertian Bakteri yang Perlu Anda Tahu

Bakteri tak selamanya jahat dan merugikan kesehatan. Ada jenis-jenis bakteri yang justru bermanfaat bagi tubuh manusia. Untuk itu, mari kenali pengertian bakteri lebih dalam serta fakta-fakta lainnya.
22 Des 2019|Rieke Saraswati
Baca selengkapnya
Tak hanya bakteri penyebab infeksi, bakteri baik juga dibutuhkan untuk menjaga kesehatan

Hadapi Difteri pada Anak, Ini yang Perlu Dipahami Orangtua

Difteri pada anak adalah penyakit yang mematikan. Namun jangan khawatir, tindakan pencegahan penyakit berbahaya ini sangat mudah. Anda hanya perlu memastikan si Kecil mendapatkan vaksin DPT saja.
21 Des 2019|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Difteri pada anak punya kesamaan gejala dengan radang tenggorokan

Imunisasi DPT: Tameng Bayi dari Difteri, Pertusis, dan Tetanus

Imunisasi DPR merupakan cara terbaik untuk mencegah penyakit difteri, batuk rejan, dan tetanus. Imunisasi ini harus diperoleh Si Kecil sebelum ia menginjak usia 1 tahun
11 Des 2019|Rieke Saraswati
Baca selengkapnya
Imunisasi DPT wajib diberikan sejak bayi berusia 2 bulan