logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo

Tag Diare Pada Bayi

diare pada bayi dapat diobati dengan memberikan ASI, cairan elektrolit, suplemen zinc, probiotik, hingga jaga kebersihan makan dan minumannya

Artikel diare pada bayi


Lihat Semua Artikel

Penyakit diare pada bayi


Lihat Semua Penyakit

Tindakan Medis diare pada bayi


Lihat Semua

Cara Mengobati Diare Pada Bayi

Diare adalah salah satu masalah kesehatan yang cukup umum bayi alami. Meskipun, pada cukup banyak kasus, masalah kesehatan ini bisa sembuh dengan sendirinya, namun si kecil juga dapat mengalami risiko komplikasi jika diare tidak kunjung sembuh dan tidak mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat. Perlu diingat bahwa angka kematian bayi di Indonesia masih tergolong tinggi.

Berikut beberapa penyabab diare pada bayi dan cara menanganinya yang perlu Anda ketahui.

Penyebab Diare Pada Bayi

Berikut beberapa penyebab diare pada bayi yang umum terjadi.

  • Keracunan makanan. Kondisi ini biasanya terjadi pada bayi yang sudah MPASI
  • Gastroenteritis dan infeksi usus yang disebabkan oleh parasit, virus, dan juga bakteri
  • Terlalu banyak minum jus buah
  • Memiliki alergi terhadap obat tertentu atau makanan tertentu
  • Mengalami intoleransi susu sapi.
  • Bayi yang sudah mulai MPASI dan terkena diare, disarankan untuk menghindari mengkonsumsi susu sapi, makanan berserat tinggi, makanan berminyak dan mengandung gula tinggi. Hindari makanan tersebut untuk sementara waktu karena dapat memperburuk gejala diare pada bayi.

Tekstur dan Warna Tinja Bayi

Karena bayi belum bisa mengungkapkan apa yang ia rasakan dengan jelas, orang tua perlu mengetahui tanda diare pada bayi. Tanda dan gejala diare ini adalah buang air besar dengan tekstur encer dengan frekuensi yang sering.

Anda bisa mendeteksi diare tersebut dengan melihat tanda ini. Namun, pada bayi yang mengkonsumsi ASI, mereka juga bisanya memiliki tekstur tinja yang lebih encer. Jadi, Anda perlu lebih teliti untuk melihat tanda BAB karena ASI atau karena diare.

Selain diare, bayi juga dapat mengalami sembelit. Salah satu tanda sembelit adalah feses berbentuk bulatan kecil dengan tekstur yang keras.

Berikut beberapa arti warna tinja yang dapat membantu Anda untuk mengatahui kondisi kesehatan si kecil:

  • Coklat kekuningan atau cokelat muda. Ini merupakan tanda si kecil mengkonsumsi susu formula
  • Hijau kehitaman. Warna tinja ini muncul pada bayi yang baru lahir
  • Hijau kecoklatan. Warna tinja ini terjadi pada bayi yang berusia sekitar 5 hari
  • Kuning kehijauan. Warna tinja bayi ini terjadi pada bayi yang lahir mengkonsumsi air susu ibu atau ASI
  • Coklat pekat. Warna tinja bayi yang sudah MPASI atau sudah mengkonsumsi makanan padat
    Nantinya, warna dan tekstur tinja tersebut akan berubah sesuai dengan jenis makanan yang dikonsumsi dan juga pertambahan usia si kecil.

Gejala Diare Pada Bayi

Segera bawa bayi Anda ke dokter jika mengalami diare dengan tanda dan gejala:

  • Lesu
  • Muntah-muntah
  • Tinja berwarna putih atau hitam
  • Rewel dan seperti kesakitan
  • BAB bernanah atau berdarah
  • Demam
  • Tidak mau makan atau menyusu
  • Diare dapat menyebabkan si kecil kehilangan banyak elektrolit dan cairan sehingga berpotensi mengalami dehidrasi. Berikut beberapa tanda dehidrasi pada bayi Anda:
  • Mulut kering
  • Kulit tampak lebih kering
  • Sering mengantuk dan sangat lemas
  • Tidak mengeluarkan air mata ketika bayi menangis.

Jangan remehkan diare pada bayi, karena jika tidak segera ditangani, diare dapat mengancam nyawa anak Anda.

Cara Mengobati Diare Pada Bayi

Meskipun pada cukup banyak kasus, diare dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, Anda tetap perlu memberikan pengobatan untuk membantu mempercepat penyembuhan si kecil. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan di rumah.

1. Memberikan ASI dan cairan elektrolit

Jika bayi Anda berusia di bawah 6 bulan, Anda bisa mengatasi diare dengan memberikan ASI yang lebih sering. Ini karena ASI memiliki kandungan nutrisi yang dapat membantu menggantikan nutrisi dan cairan yang hilang selama diare.

Bukan hanya itu, ASI memiliki antibodi yang berguna untuk membantu si kecil melawan virus dan bakteri penyebab diare. Anda juga bisa memberikan cairan rehidrasi oral seperti ait tajin atau oralit ketika bayi muntah dan BAB.

2. Memberikan suplemen zinc

Anda juga bisa memberikan suplemen zinc ketika bayi mengalami diare. Pemberian dosis yang tepat bisa Anda konsultasikan dengan dokter atau apoteker.

3. Memberikan probiotik

Cara mengatasi diare pada bayi selanjutnya adalah dengan memberikan probiotik. Anda bisa memberikan makanan atau suple,em dengan kandungan probiotik kepada si kecil.

Itulah beberapa ulasan mengenai gejala dan cara mengobati diare pada bayi. Anda juga bisa melakukan pencegahan diare pada si kecil dengan cara:

  • Cuci tangan si kecil terutama setelah bayi menyentuh benda kotor, setelah ia bermain dan buang air kecil maupun air besar
  • Jangan lupa cuci tangan Anda sebelum menyiapkan makanan maupun susu bayi dan setelah mengganti popoknya
  • Jaga kebersihan rumah dan juga lingkungan sekitar
  • Berikan ASI ekslusif
  • Bersihkan dan steril botol serta peralatan MPASI yang akan digunakan
  • Jaga Kebersihan makanan dan minuman

Kapan Harus Ke Dokter

Tidak semua diare memerlukan antibiotik. Pemberian antibiotik baru akan diberikan pada kasus yang disebabkan karena infeksi bakteri. Nantinya, antibiotik ini akan diberikan oleh dokter anak. Konsumsi sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Jika diare pada bayi parah dan membuat si kecil dehidrasi atau kehilangan cairan, jangan ragu untuk segera ke dokter supaya mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat.
Dokter juga dapat memberikan cairan infus pada bayi yang mengalami diare dan untuk mengatasi dehidrasi pada bayi.

Bila diare pada bayi tak kunjung membaik dalam 2 hari atau kondisi si kecil semakin parah, segera konsultasi ke dokter anak. Ini untuk mencegah komplikasi yang dapat berbahaya.

 

TAG TERKAIT

Bayi Sembelit

Tumbuh Kembang Bayi

Kotoran Bayi

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved