logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo

Tag Bronkitis

Bronkitis merupakan peradangan pada saluran pernapasan utama (bronkus). Pada bronkitis akut, gejala dapat membaik dengan sendirinya sehingga dapat dilakukan pengobatan dari rumah yang efektis untuk atasi penyakit ini.

Artikel bronkitis


Lihat Semua Artikel

Penyakit bronkitis


Lihat Semua Penyakit

Tindakan Medis bronkitis


Lihat Semua

8 Cara Mengobati Bronkitis Akut di Rumah yang Efektif

Bronkitis merupakan peradangan pada saluran pernapasan utama atau yang disebut dengan bronkus yang membawa udara dari dan ke paru-paru. Penyakit ini ditandai dengan batuk yang berlangsung sekitar 1 minggu atau lebih. 

Penyakit yang satu ini umumnya terbagi menjadi 2 tipe, yaitu:

Bronkitis kronis

Tipe bronkitis kronis umumnya dialami oleh orang dewasa dengan usia lebih dari 40 tahun. Penyakit yang satu ini dapat berlangsung sampai dengan 2 bulan. Bronkitis kronis sendiri merupakan salah satu penyakit penyakit paru obstruktif kronis. 

Jika kondisi kian memburuk dan tidak mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat, maka kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi seperti pneumonia. Penyakit pneumonia sendiri adalah peradangan pada kantung paru-paru, peradangan ini dapat terjadi pada satu atau kedua kantung paru-paru tersebut. 

Bronkitis kronis yang sampai dengan mengalami pneumonia akan mengalami gejala, rasa nyeri pada dada ketika bernapas dan batuk, tubuh terasa lelah,terjadi penurunan kesadaran atau linglung, diare, mual dan muntah.

Bronkitis akut

Tipe yang satu ini umumnya dialami oleh anak dengan usia di bawah 5 tahun. Berbeda dengan bronkitis kronis, bronkitis yang satu ini umumnya akan membaik dengan sendirinya di rentang waktu 7-10 hari. Namun, gejala batuk pada penderita bronkitis akut dapat berlangsung lebih lama. 

Dari kedua tipe tersebut, bronkitis akut memungkinkan untuk penderitanya dapat membaik dan sembuh dengan perawatan rumah tanpa perlu perawatan khusus di rumah sakit seperti halnya bronkitis kronis.

Cara Mengobati Bronkitis Akut di Rumah

Bronkitis akut adalah tipe yang paling umum dialami. Kabar baiknya, tipe yang satu ini hampir selalu membaik dengan sendirinya tanpa perlu menggunakan antibiotik. Penggunaan antibiotik yang tidak diperlukan justru dapat menyebabkan efek negatif dibandingkan dengan efek positif. 

Konsekuensi yang tidak diinginkan dari penggunaan antibiotik yang tidak diperlukan termasuk dapat menimbulkan efek samping, seperti ruam dan diare, serta akibat yang lebih serius, seperti peningkatan risiko infeksi resisten antibiotik atau Clostridium difficile. 

Anda bisa melakukan perawatan di rumah untuk membantu meringankan gejala dan memulihkan diri dari penyakit ini. Berikut beberapa cara mengobati bronkitis akut yang bisa dilakukan di rumah:

1. Istirahat yang cukup

Tidur yang cukup adalah hal penting yang berguna untuk mempercepat pemulihan tubuh. Mungkin sulit untuk tidur nyenyak ketika batuk terus menerus, tapi cobalah untuk tetap beristirahat dan jangan terlalu banyak melakukan aktivitas. 

Tidur yang cukup akan membantu Anda memperbaiki dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh sehingga tubuh dapat melawan peradangan dengan lebih maksimal.

2. Minum lebih banyak

Guna membantu meringankan batuk yang Anda alami minumlah lebih banyak air setiap harinya. Ini berguna untuk membantu tubuh tetap terhidrasi dan menenangkan tenggorokan. 

Hindari pula minum minuman berkafein dan alkohol karena dapat menyebabkan dehidrasi yang lebih cepat. 

3. Uap

Uap berguna untuk membantu mengencerkan lendir sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan. Anda bisa menghirup uap dengan cara masukan air panas dalam mangkuk, lalu hirup uap tersebut. 

Selain itu, Anda juga bisa menghirup uap dari bak mandi atau pancuran, kemudian tarik napas dan keluarkan. Uap air panas ini berguna untuk mengendurkan otot yang menegang karena batuk. 

4. Konsumsi Jahe

Dilansir dari healtline, salah satu cara mengatasi bronkitis akut di rumah adalah dengan menggunakan jahe. Beberapa penelitian menunjukan jate memiliki efek anti-inflamasi terhadap infeksi pernapasan. 

Beberapa peneliti telah menemukan bukti bahwa jahe dapat memiliki efek anti-inflamasi terhadap infeksi pernapasan. Anda dapat mengkonsumsi rempah ini dengan beberapa cara:

Gunakan jahe segar untuk membuat teh.

Makan jahe mentah atau bisa pula tambahkan jahe ke makanan.

5. Konsumsi bawang putih 

Pada sebuah studi 2016 menunjukkan bahwa bawang putih dapat menghambat pertumbuhan virus penyebab bronkitis. Cara terbaik untuk mengkonsumsinya adalah dengan memakan bawang putih secara langsung. Jangan terlalu banyak mengkonsumsi bawang putih, makan dalam jumlah kecil supaya tidak menyebabkan masalah pada perut Anda.

6. Gunakan humidifier atau cool mist vaporizer

Penggunaan humidifier atau cool mist vaporizer berguna untuk membantu mengencerkan lendir serta membantu meredakan batuk. Patikan menggunakan humidifier atau cool mist vaporizer yang bersih. 

7. Gunakan pelega tenggorokan 

Guna membantu melegakan tenggorokan yang terasa sakit karena sering batuk, Anda juga bisa menggunakan pelega tenggorokan. Namun, jangan gunakan pelega tenggorokan pada anak-anak di bawah usia 4 tahun kecuali berdasarkan petunjuk dokter. 

8. Obat-obatan yang dapat membantu Anda merasa lebih baik

Untuk penggunaan obat bebas tanpa adanya resep dokter, pastikan untuk mengkonsumsinya sesuai dengan petunjuk. Jangan pula gunakan obat batuk dan pilek pada anak di bawah usia 4 tahun kecuali dokter atau tenaga medis lainnya yang memberitahukannya. 

Gejala Bronkitis Akut yang Perlu Anda Sadari

Berikut beberapa gejala bronkitis yang umum dialami, meliputi:

  • Batuk
  • Produksi lendir (sputum), yang dapat memiliki warna jernih, putih, berwarna hijau, abu-abu kekuningan atau mungkin bergaris darah
  • Kelelahan
  • Sesak nafas
  • Demam ringan dan juga menggigil
  • Dada yang terasa tidak nyaman

Pada bronkitis akut, gejala lain yang dapat menyertainya adalah sakit kepala dan nyeri pada tubuh. Gejala tersebut dapat membaik seiring berjalannya waktu, umumnya gejala mereda sekitar 1 minggu. Namun, gejala batuk umumnya berlangsung lebih lama. 

Sedangkan untuk bronkitis kronis, gejala batuk yang dialami lebih lama, bisa mencapai 3 bulan dan gejala batuk tersebut dapat berulang kali muncul. Pada gejala bronkitis kronis, batuk dan gejala lainnya akan terasa memburuk.

Penyebab Bronkitis Akut

Bronkitis akut umumnya disebabkan oleh virus yang juga menyebabkan flu dan pilek (influenza). Penggunaan antibiotik untuk bronkitis umumnya kurang efektif. Sedangkan, untuk bronkitis kronis disebabkan oleh merokok. Selain itu, tipe yang satu ini juga dapat disebabkan karena paparan polusi udara, gas beracun maupun debu. 

Cara Mencegah Bronkitis

  • Patikan selalu jaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan setelah beraktivitas
  • Pastikan Anda dan anak Anda mengetahui semua vaksin yang direkomendasikan
  • Jangan merokok dan hindari asap rokok, bahan kimia, debu, atau polusi udara
  • Selalu tutup mulut dan hidung saat batuk maupun bersin
  • Jaga jarak aman dari orang lain ketika sakit, jika memungkinkan

Kapan Harus ke Dokter

Pada kondisi ringan, bronkitis dapat diatasi di rumah. Namun jika kondisi semakin parah, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter bahkan memerlukan perawatan di rumah sakit. Berikut beberapa kondisi yang mengharuskan Anda ke dokter sesegera mungkin:

  • Mengalami demam selama lebih dari 3 hari
  • Batuk semakin parah dan lebih dari 3 minggu
  • Batuk berdahak yang disertai dengan darah.
  • Memiliki penyakit paru-paru atau jantung

Guna memastikan apakah seseorang mengalami bronkitis, maka dokter perlu melakukan beberapa langkah pemeriksaan terlebih dahulu. Dokter akan menanyakan seputar gejala yang muncul, riwayat kesehatan, serta adanya kemungkinan faktor risiko yang dapat menyebabkan penyakit ini.

Saat menjalani pemeriksaan tersebut, dokter juga akan mengamati bagaimana kondisi paru Anda dengan menggunakan stetoskop.

Beberapa tes lain juga akan dibutuhkan untuk keperluan diagnosis. Tes tersebut meliputi:

  • Rontgen dada. Tes yang satu ini bertujuan untuk mendeteksi bagaimana kondisi sistem pernapasan Anda secara menyeluruh. 
  • Pemeriksaan kadar oksigen dalam darah.Tes yang satu ini menggunakan alat berupa sensor yang akan ditempelkan pada jari dengan tujuan mengetahui kadar oksigen yang ada dalam darah. 
  • Tes fungsi paru. Tes yang satu ini menggunakan alat berupa tabung atau selang (spirometer). Anda nantinya akan diminta untuk mengambil nafas dan mengeluarkannya kembali melalui alat ini. 

Sumber: 

https://www.cdc.gov/antibiotic-use/community/downloads/flyer-bronchitis.pdf

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/bronchitis/symptoms-causes/syc-20355566

https://www.healthline.com/health/home-remedies-for-bronchitis#home-remedies

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved