Artikel Kesehatan Mengenai Bayi Sembelit

5 Penyebab Bayi Menangis saat BAB yang Perlu Diketahui Orangtua

Bayi menangis saat BAB dapat disebabkan oleh beberapa hal, mulai dari sembelit, merasa kaget, hingga penumpukan gas di dalam tubuh si kecil.
21 Okt 2021|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Bayi menangis saat BAB

Penyebab Bayi Jarang Buang Air Kecil dan Cara Mengatasinya

Beberapa kondisi seperti dehidrasi bisa menjadi penyebab bayi jarang buang air kecil. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berbahaya bagi buah hati Anda.Baca selengkapnya
bayi jarang buang air kecil

Kentut Bayi Bau Termasuk Normal atau Tidak? Ketahui Penyebabnya

Kentut bayi bau merupakan hal yang normal terjadi jika tidak disertai gejala lain. Namun, dapat pula disebabkan oleh kondisi tertentu, seperti mulai mengonsumsi makanan padat, intoleransi makanan, atau sembelit.Baca selengkapnya
Kentut bayi bau dapat terjadi akibat sembelit atau susah buang air besar

Berbagai Penyebab Bayi Sakit Perut, Bisa Jadi Tanda Keracunan

Bayi sakit perut bisa menjadi tanda keracunan makanan. Waspadai ciri sakit perut pada bayi yang bahaya, seperti menangis kencang dan menarik-narik kakinya.Baca selengkapnya
bayi sakit perut menangis dan rewel

Catat Vitamin untuk Anak yang Susah Buang Air Besar Ini

Vitamin untuk anak yang susah air besar bisa diberikan untuk mencegah kondis ini. Langkah ini bisa menjadi pelengkap dari penanganan sembelit pada buah hati melalui konsumsi banyak serat.Baca selengkapnya
Sembelit pada anak bisa dicegah dengan vitamin untuk anak yang susah air besar

Normalkah Jika Bayi Sering BAB? Ini yang Perlu Orangtua Ketahui

Bayi sering buang air besar tapi tidak mencret sering membuat para orangtua bingung dan panik. Padahal, bayi sering BAB tidak selalu berhubungan dengan kondisi kesehatannya.Baca selengkapnya
Bayi sering BAB sebanyak 2-5 kali per hari hingga ia berusia 6 minggu

6 Cara Mengobati Bayi Sembelit, Buat Lancar Buang Air Besar Lagi

Bayi terkadang tidak buang air besar selama beberapa hari. Namun ini merupakan hal yang normal jika bayi tidak BAB selama waktu tertentu. Tapi, beberapa hal ini juga bisa menjadi tanda bayi sembelit sehingga si kecil butuh bantuan untuk mengatasinya.

Jika bayi Anda mengalami konstipasi, dokter anak dapat merekomendasikan untuk melakukan pengobatan rumahan untuk membantu mengatasi sembelit. Berikut ulasannya.

Cara Mengobati Sembelit Bayi dari Rumah

Sembelit dapat membuat si kecil merasa tidak nyaman, penting untuk membantunya mengatasi masalah sulit buang air besar tersebut. Berikut beberapa pengobatan yang bisa Anda lakukan di rumah.

1. Latihan kecil

Tenang saja, latihan yang satu ini sangat aman untuk si buah hati. Anda bisa Gerakan kaki bayi untuk membantu meringankan sembelit yang dialaminya. Seperti halnya orang dewasa, Gerakan dan olahraga dapat merangsang usus, begitu juga dengan bayi.

Namun, karena si kecil belum bisa berjalan atau merangkak, Anda bisa membantunya untuk melakukan beberapa Gerakan kecil yang bantu mengatasi sembelit tersebut.

Anda dapat menggerakan kaki bayi dengan lembut saat si kecil berbaring terlentang. Gerakan kakinya seperti mengendarai sepeda. Gerakan ini membantu kerja usus dan meredakan konstipasi.

2. Mandi air hangat untuk membantu bayi sembelit

Cara mengatasi bayi sembelit selanjutnya adalah dengan mandi air hangat. Ini berguna untuk mengendurkan otot perut dan membantu si kecil tidak perlu mengejan ketika buang air besar.
Mandi air hangat juga membantu si kecil merasa lebih nyaman.

3. Perubahan pola makan

Pola makan tertentu juga dapat membantu mengatasi sembelit. Saat menyusui sebaiknya ibu mulai mengkonsumsi makanan sehat yang baik untuk si kecil.

Cobalah untuk mengubah pola makan Anda dengan mengkonsumsi makanan serat. Lihat apakah pola makan tersebut berpengaruh pada bayi Anda yang masih menyusui.

Jika bayi sudah dapat makanan pendamping ASI, Anda bisa memberikan si kecil dengan buah dan sayur yang diblender atau dihaluskan terlebih dahulu.

Jika bayi Anda mengkonsumsi susu formula, Anda juga dapat memberikan si kecil jenis susu formula yang berbeda. Namun, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mengganti jenis susu ini.

Bayi yang sudah dapat mengkonsumsi makanan dapat diberikan buah dan sayur yang kaya akan serat seperti brokoli, apel, buah pir, oatmeal atau biji-bijian lainnya.

4. Hidrasi

Bayi yang masih kecil umumnya tidak membutuhkan cairan tambahan karena mereka minum ASI atau susu formula. Namun, bayi sembelit mungkin membutuhkan cairan ekstra.

Dokter anak juga kadang menyarankan orang tua untuk memberikan sedikit air atau kadang jus buah jika bayi berusia 2-4 bulan dan mengalami konstipasi.

5. Pijat bayi

Cara mengatasi bayi sembelit selanjutnya adalah dengan memijat perut si kecil. Beberapa pijatan ini seperti:

  • Gunakan ujung jari Anda untuk membuat Gerakan melingkar pada perut bayi dengan searah jarum jam.
  • Belai tulang rusuk ke bawah hingga melewati ujung pusar bayi
  • Pegang lutut dan juga kaki bayi bersama-sama dengan lembut untuk mendorong kaki kea rah perut.

6. Jus buah

Memberikan jus buah murni juga dapat membantu mengatasi sulit buang air besar pada bayi. Anda bisa membuat jus apel murni untuk si kecil. Jus ini juga aman dikonsumsi untuk bayi usia 2-4 bulan, namun jangan beri jus terlalu banyak.

Namun, sebaiknya Anda konsultasikan dulu kepada dokter anak sebelum memberikan jus untuk si kecil.

Tanda-tanda Sembelit Pada Bayi

Bayi yang mengkonsumsi ASI ekslusif memang mungkin tidak buang air besar setiap hari. Hal ini dikarenakan hamper semua nutrisi yang berasal dari ASI diserap tubuh. Jadi wajar jika si kecil tidak buang air besar, bahkan selama beberapa hari.

Bayi yang diberi ASI saja hampir tidak pernah mengalami sembelit. Namun, untuk bayi yang mengkonsumsi susu formula dapat buang air besar lebih sering bahkan setiap hari. Sembelit pada bayi yang mengkonsumsi susu formula mungkin akan lebih mudah dikenali.

Jika bayi yang mengkonsumsi susu formula belum buang air besar selama beberapa hari, ini dapat menandakan bahwa si kecil mengalami sembelit. Pola buang air besar yang normal pada bayi sendiri sebenarnya cukup bervariasi dan dipengaruhi oleh jenis susu yang dikonsumsi, hingga makanan yang ia makan.

Berikut beberapa hal yang bisa membantu Anda untuk mengetahui tanda bayi sembelit.
Karena bayi dapat pergi untuk waktu yang lama tanpa buang air besar, sulit untuk mengetahui apakah mereka mengalami konstipasi. Tanda-tanda yang mengindikasikan sembelit pada bayi antara lain:

  • Konsistensi tinja seperti tanah liat
  • Lama mengejan atau menangis ketika mencoba buang air besar
  • Terdapat garis darah merah pada tinja
  • Kurang nafsu makan
  • Tinja jarang lunak
  • Perut menjadi keras

Konsentrasi tinja yang keras sebelum si kecil mengkonsumsi makanan padat dapat menjadi tanda yang paling mudah dikenali dari sembelit bayi. Bayi yang mengkonsumsi ASI umumnya sering buang air besar pada awalnya, namun setelah berusia 3-6 minggu bayi Anda bisa lebih jarang buang air besar bahkan normal untuk buang air besar seminggu sekali.

Ketika bayi mulai mengkonsumsi makanan padat atau makanan pendamping asi, bayi Anda lebih mungkin mengalami sulit BAB. Bayi juga mungkin mengalami konstipasi jika orang tua memasukan susu sapi selain susu formula ke dalam makanan si kecil.

Itulah beberapa cara mengatasi bayi sembelit yang bisa Anda lakukan di rumah dan beberapa tanda sulit buang air besar pada si kecil.

Sumber:

https://www.medicalnewstoday.com/articles/324543#signs-that-a-baby-is-constipated