logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo

Tag Bahaya Rokok Elektrik

bahaya rokok elektrik atau vape yakni buruk untuk jantung, paru-paru, hingga dapat menyebabkan keracunan nikotin yang sebabkan kematian

Artikel bahaya rokok elektrik


Lihat Semua Artikel

Ini 6 Bahaya Rokok Elektik yang Tidak Boleh Diabaikan

Tidak sedikit orang memilih untuk beralih ke rokok elektrik seperti vape karena menganggap lebih aman. Padahal bahaya rokok elektrik juga tak kalah perlu diwaspadai dengan rokok tembakau. Pasalnya, cairan vape memiliki kandungan nikotin yang juga diekstrak dari tembakau.

Lantas apa saja sebenarnya bahaya dari rokok tersebut? Berikut ulasannya.

Bahaya Rokok Elektrik

Vape memiliki rasa yang lebih bervariasi sehingga banyak orang tidak ragu untuk menggunakannya. Namun, dibalik rasanya tersebut tersimpan berbagai bahaya yang perlu Anda waspadai. Berikut ulasannya.

1. Vape tetaplah berbahaya

Rokok elektrik memiliki kandungan nikotin yang berasal dari ekstrak tembakau. Namun, bukan hanya itu, rokok yang satu ini juga memiliki kandungan perasa serta bahan kimia lain yang digunakan untuk menciptakan aerosol yang dihirup.

Meskipun kandungan pasti dari rokok ini belum diketahui dengan jelas seberapa banyaknya. Namun, tetap akan berefek buruk bagi kesehatan.

Bahkan, terdapat kasus cerdera paru-paru dan juga kematian yang berkaitan dengan vaping.
Namun, ada juga wabah cedera paru-paru dan kematian yang terkait dengan vaping.

Pada 21 Januari 2020, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengkonfirmasi 60 kematian pada pasien dengan rokok elektrik, atau vaping, penggunaan produk terkait cedera paru-paru (EVALI).

Pada kasus seperti ini, biasanya berpengaruh pada orang yang melakukan modifikasi perangkat vape dan juga bagi mereka yang menggunakan vape dengan kandungan tetrahydrocannabinol (THC).

Selain itu, vape juga umumnya menggunakan kandungan Vitamin E asetat yang merupakan zat pengental pada vape.

CDC juga telah mengidentifikasi bahwa vitamin E asetat merupakan bahan kimia yang perlu diperhatikan pada orang dengan EVALI. Vitamin E asetat ini juga ditemukan pada semua sampel cairan paru-paru orang dengan EVALI yang telah diperiksa oleh CDC.

Bagi, Anda yang ingin menggunakan Vape, CDC merekomendasikan beberapa hal yang perlu

Anda perhatikan:

  • Jangan gunakan produk rokok elektrik atau vaping yang memiliki kandungan THC
  • Hindari menggunakan sumber informal, seperti teman, keluarga, atau dealer online untukmendapatkan perangkat vaping.
  • Jangan memodifikasi atau menambahkan zat apa pun ke perangkat vaping yang tidak dimaksudkan oleh produsen karena kandungan yang tidak diketahui bisa jadi berbahaya untuk tubuh.

2. Rokok elektrik buruk untuk jantung dan paru-paru

Nikotin merupakan salah satu kandungan utama yang terdapat baik pada rokok biasa maupun rokok elektrik, dan ini sangat adiktif.

Kandungan tersebut dapat menyebabkan Anda ketergantungan dengan rokok. Di satu sisi, nikotin juga merupakan zat beracun yang perlu Anda waspadai.

Kandungan tersebut dapat meningkatkan tekanan darah dan memacu adrenalin yang membuat detak jantung menjadi meningkat. Bukan hanya itu, ini juga dapat menyebabkan risiko serangan jantung.

Ada banyak kandungan kimia vape yang tidak diketahui hingga kandungan yang membentuk uap dan seberapa jauh ini berpengaruh pada kesehatan jangka panjang.

Namun, potensi bahaya rokok elektrik bagi kesehatan memang ada. Data juga menunjukan bahwa hubungan adanya hubungan penyakit paru-paru kronis dan asma dengan penggunaan rokok elektrik dan penyakit kardiovaskular.

Apalagi, jenis bahan kimia yang digunakan tidak semuanya diketahui sehingga efeknya pu perlu dipertanyakan.

3. Rokok elektrik sama adiktifnya dengan rokok tradisional

Bukan hanya rokok biasa yang dapat menyebabkan kecanduan, rokok elektrik atau vape pun demikian. Ini karena kandungan nikotin yang terkandung di dalamnya.

Menurut hasil penelitian, nikotin mungkin sama adiktifnya dengan kokain dan juga herion.
Bahkan, mungkin pengguna rokok elektrik mendapatkan kandungan nikotin yang lebih tinggi dibanding dengan rokok biasa.

4. Rokok elektrik bukanlah cara untuk menghentikan kebiasaan rokok yang aman

Salah satu alasan banyak orang beralih menggunakan rokok elektrik adalah ingin berhenti menggunakan rokok tembakau yang memang memiliki banyak risiko masalah kesehatan.

Namun, perlu diingat rokok elektrik belum mendapatkan persetujuan dari Food and Drug Administration sebagai alat yang berguna untuk membuat orang berhenti merokok.

CDC juga menghimbau agar orang dewasa lebih baik mempertimbangkan kembali penggunaan vape untuk berhenti merokok, penting untuk mempertimbangkan manfaat dan juga risiko yang akan didapatkan. Apalagi, rokok elektrik belum memperoleh persetujuan FDA untuk digunakan sebagai alat menghentikan kebiasaan merokok.

5. Berpotensi mengganggu perkembangan otak

Salah satu bahaya rokok elektrik selanjutnya adalah mengganggu perkembangan otak remaja. Menurut Centers for Disease Control and Prevention penggunaan nikotin yang juga terdapat pada vape dapat berpotensi merusak bagian otak yang berguna untuk mengontrol suasana hati, perhatian, pembelajaran, dan juga kontrol impuls.

Bukan hanya itu, nikotin juga dapat mengganggu keterampilan baru atau proses pembuatan ingatan. Padahal, proses tersebut seharusnya dapat dilakukan lebih cepat pada remaja dibandingkan dengan orang dewasa

6. Dapat menyebabkan keracunan nikotin

Bahaya rokok elektrik yang perlu Anda waspadai selanjutnya adalah keracunan nikotin. Mengkonsumsi nikotin dalam kadar yang tinggi dapat menyebabkan keracunan.

Salah satu gejalanya adalah merasa mual dan juga muntah. Pada beberapa kasus yang parah orang yang keracunan nikotin juga dapat mengalami depresi pernapasan dan mengalami kejang. Bahkan, keracunan ini juga berisiko menyebabkan kematian.

Pada satu botol cairan vape berukuran kecil umumnya memiliki kandungan 100 mg nikotin. Risiko kematian tetap dapat dialami orang dewasa, remaja hingga anak-anak yang mengkonsumsi cairan vape dalam jumlah banyak. Sebaiknya, Anda perlu lebih memperhatikan kadar nikotin yang masuk ke dalam tubuh.

Itulah beberapa bahaya rokok elektrik atau vape yang perlu Anda waspadai. Jika Anda ingin menghilangkan kebiasaan merokok, lebih baik tidak memilih menggunakan vape, sebaiknya konsultasikan dengan dokter jika Anda sulit untuk menghilangkan kebiasaan tersebut.

Sumber:

https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/5-truths-you-need-to-know-about-vaping

 

TAG TERKAIT

Bahaya Asap Rokok

Pola Hidup Sehat

Berhenti Merokok

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved