Beauty & Skincare

Review Masker Himalaya untuk Wajah Berjerawat, Plus Cara Kerjanya

Masker Himalaya bagus untuk membersihkan pori-pori dan mengatasi jerawatMasker Himalaya cocok untuk kulit berminyak dan berjerawat

Masker Himalaya adalah salah satu masker clay yang mudah ditemukan di pusat perbelanjaan. Masker ini pun kerap jadi bahan perbincangan di kalangan beauty influencer. 

Masker yang dipasarkan dengan nama Himalaya Purifying Neem Mask ini menggunakan tiga bahan utama, yaitu ekstrak daun neem atau nimba, ekstrak kunyit, dan Fuller's Earth. Ketiganya diklaim dapat membantu mengatasi jerawat. Benarkah?

Komposisi masker Himalaya

Ekstrak daun neem atau nimba, ekstrak kunyit, dan Fuller's Earth adalah tiga kandungan utama di dalam masker ini. Namun, ada apa lagi dalam Himalaya Purifying Neem Mask?

  • Aqua
  • Kaolin
  • Melia Azadirachta Leaf Extract
  • Propylene Glycol
  • Bentonite
  • Fuller's Earth
  • Curcuma Longa Root Extract
  • Perfume
  • Sodium Methylparaben
  • Imidazolidinyl Urea
  • Dmdm Hydantoin
  • Xanthan Gum
  • Disodium EDTA
  • Sodium Propylparaben
  • Citric Acid
  • Sodium Lauryl Sulfate.

Manfaat masker Himalaya

Manfaat Himalaya Purifying Neem Mask yang utama adalah memberantas jerawat di wajah.

Masker ini mengandung bentonite, daun neem, dan kunyit yang digadang dapat membantu mengurangi bakteri penyebab jerawat dan mengurangi peradangan.

Akan tetapi, masker Himalaya juga bisa untuk:

  • Menyerap minyak berlebih dan mengangkat kotoran pori-pori karena mengandung tiga jenis clay, yaitu kaolin, bentonite, dan Fuller’s Earth.
  • Mencerahkan kulit dan menyamarkan flek hitam, karena kandungan Fuller’s Earth dan kunyit tinggi antioksidan.
  • Mengembalikan elastisitas kulit, karena Fuller's Earth dan kunyit membantu mengurangi garis halus dan kerutan yang jadi tanda penuaan dini.

 

 

Review kemasan masker Himalaya

Kemasan Himalaya Purifying Neem Mask berupa tube. Jadi, kamu tidak perlu khawatir akan tumpah dan berantakan ketika mengeluarkan isinya.

Kemasan tube-nya juga menjaga agar produk tetap selalu steril, terlindungi dari paparan lingkungan luar.

Selain itu, kemasannya ini juga praktis dibawa ke mana-mana tanpa takut makan tempat apalagi bocor karena tutupnya rapat.

Harga masker Himalaya cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp21.000,00 untuk ukuran 50 gram.

Cara pemakaian masker Himalaya

Pada kemasan yang tertera, cara pemakaian masker Himalaya yang tepat adalah:

  • Cuci muka dan leher dengan sabun hingga bersih, lalu keringkan.
  • Oleskan masker secara merata di bagian wajah dan leher dengan kuas agar lebih steril. Hindari mengoles di area mata.
  • Tunggu selama 10-15 menit.
  • Bersihkan dengan spons basah atau air dingin mengalir. Biarkan air menyerap dulu di seluruh masker agar mudah dibersihkan.
  • Gosok secara perlahan karena tekstur masker ini mirip scrub saat terkena air.
  • Gunakan sebanyak 1-2 kali dalam seminggu.

Review tekstur dan aroma masker Himalaya

Teksturnya cukup kental dan terasa seperti pasta. Meski begitu, produknya mudah keluar saat dipencet dari tube. Jadi, masker bisa dioles dengan mudah tanpa takut terlalu encer dan justru mengalir ke bawah.

Bila membeli yang baru, kerap kali ada air encer dan produk maskernya terpisah. Kamu tidak perlu khawatir, konsistensi produk akan seperti pasta biasa saat pemakaian selanjutnya.

Nah bila kamu tidak suka dengan bau jamu, sebaiknya kamu bersiap-siap. Bau kunyit dan aroma rempah-rempah akan menyeruak sangat kuat. Bahkan, bila kamu sensitif terhadap bau, ini bisa memicu bersin-bersin.

Saat mengoleskan masker, sebaiknya jangan terlalu dekat dengan lubang hidung agar baunya tidak membuatmu bersin atau pusing.

Pengalaman menggunakan masker Himalaya

Saat pertama kali menggunakan Himalaya Purifying Neem Mask, bagian pinggir hidung akan terasa perih sedikit.

Maka jika kulitmu sensitif, sebaiknya lakukan patch test terlebih dahulu. Pada kulit sensitif dan rentan iritasi, pemakaian berlanjut bisa berisiko menyebabkan kulit panas, merah, dan gatal, hingga mengelupas.

Setelah dioles, produk ini akan terasa dingin yang menenangkan.

Bila sudah selama 10-15 menit, jangan lupa bilas dengan air dingin, ya! Cuci muka dengan air hangat hanya membuat kulit semakin rentan iritasi.

Ingat juga untuk tidak menggosok wajahmu terlalu keras. Sebab saat terkena air, tekstur masker akan berubah kasar berbutir seperti scrub exfoliator.  Bila terlalu kencang, ini bisa melukai kulit dan justru membuat kamu rentan berjerawat.

Setelah dibilas, hal yang paling pertama dirasakan adalah bersih. Masker ini benar-benar bisa menghilangkan minyak berlebih.

Kulit wajah terasa segar dan tidak terlihat berkilap. Namun bila kamu mengolesnya terlalu tebal, kulit akan terasa kering dan “tertarik”. Jadi, takar produk seperlunya.

Pada pemakaian rutin, kulit yang awalnya terasa gradakan dan ada komedo pun perlahan berkurang. Tekstur kulit juga tampak semakin merata.

Bagaimana dengan klaim untuk jerawat dan mencerahkan? Untuk jerawat, sebaiknya tidak digunakan saat jerawat sudah “matang” dan hampir pecah. Scrub-nya justru akan memecahkannya secara paksa dan membuat jerawat semakin meradang.

Bila kamu punya jerawat yang masih terlihat seperti benjolan biasa, Himalaya Purifying Neem Mask akan membantu mengempiskannya selama pemakaian sebulan atau empat kali pemakaian.

Sembari meredakan jerawat, produk ini juga membantu mengurangi noda hitam bekas jerawat setelah sebulan pemakaian.

Sayangnya, klaim untuk mengencangkan dan menyamarkan kerutan tidak begitu jelas. Beberapa orang bahkan tidak merasakannya.

Jadi, masker ini tampaknya memang lebih efektif untuk mengatasi jerawat dan mengontrol minyak berlebih.

Peringatan sebelum memakai

Pada dasarnya, masker Himalaya cocok untuk jenis kulit yang berminyak dan rentan berjerawat. Bila kamu punya kulit kering, sebaiknya pilih obat jerawat totol agar fokus mengatasi di area yang bermasalah saja.

Perlu diingat, jangan gunakan produk ini pada kulit yang mengalami radang atau luka. Selain itu, tidak dianjurkan untuk menggunakannya sebanyak lebih dari 1-2 kali seminggu dan lebih lama dari 15 menit.

Sebab, kandungan bentolite-nya justru akan membuat kulit kering bahkan menyebabkan iritasi.

Bila kamu menggunakan scrub, toner, atau serum dengan bahan exfoliant seperti AHA dan BHA, sebaiknya gunakan masker ini di lain hari.

Penggunaan bersamaan dalam satu hari juga meningkatkan risiko kulit iritasi. Bila perlu, pilih salah satu exfoliant di dalam rangkaian penggunaan skincare harianmu.

Setelah menggunakan masker, pastikan kamu juga segera hidrasi kulitmu dengan toner, serum, atau moisturizer. Gunanya, agar kulit tidak terlalu kering dan kelembapannya tetap terjaga.

Kulit BerminyakKulit SehatPerawatan KulitJerawatPengobatan JerawatKesehatan KulitKulit Dan KecantikanMasalah KulitMasker Wajah
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email