News

Hati-hati, Ratusan Isu Hoax Corona Sempat Beredar

25 Feb 2021|Maria Yuniar
Hoax corona sebanyak ratusan konten telah dihapus pemerintahWaspadai konten hoax corona yang tersebar di berbagai media sosial

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menemukan setidaknya 111 isu hoax corona yang beredar di masyarakat. Konten yang tidak sesuai fakta tentang Covid-19 tersebut, marak di berbagai platform digital.

“Semuanya sudah di-take down oleh Tim AIS Kominfo,” kata Koordinator Pengendalian Internet Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Anthonius Malau dalam Diskusi Teknis Penanganan dan Penegakan Hukum Disinformasi/Hoaks Covid-19 beberapa waktu lalu mengatakan. Ia pun melihat ada kecenderungan peningkatan berita hoax tentang corona tersebut.

Hoax corona berisiko ancam vaksinasi

Berikut ini rincian jumlah isu hoax corona di platform media sosial.

  • Facebook: 471
  • Twitter: 45
  • YouTube: 38
  • Instagram: 9

Dari jumlah tersebut, pemerintah menemukan sebanyak 578 sebaran berita hoax tentang virus corona. Gambar berikut ini menunjukkan detail sebarannya.

Apabila dibiarkan terus bergulir, hoax corona tersebut dikhawatirkan mengancam keberhasilan vaksinasi Covid-19 dari pemerintah. Kominfo menegaskan, vaksinasi Covid-19 ini merupakan program pemerintah yang tidak boleh gagal, demi menciptakan herd immunity, untuk mengendalikan penyebaran infeksi virus tersebut.

Untuk menangkal semakin meluasnya berita hoax virus corona, Kementerian Kominfo bekerja sama dengan lembaga serta kementerian lain, serta pemerintah daerah, untuk mendiskusikan strategi dalam menangkal hoax tentang vaksin Covid-19.

Selain itu, Kementerian Kominfo juga meminta pandangan dari berbagai pemangku kepentingan, untuk bersama-sama memberantas hoax vaksin, yang hingga kini menimbulkan ketakutan masyarakat.

Penanganan hoax corona oleh pemerintah

Berbagai kementerian dan lembaga negara saat ini terus berupaya menghentikan penyebaran hoax corona. Apa saja langkah-langkahnya?

1. Polri:

Kepolisian melakukan penanganan terhadap hoax corona secepat mungkin, untuk laporan masyarakat yang lengkap.

2. Kementerian Kesehatan:

Kementerian Kesehatan menyampaikan klarifikasi terhadap berbagai hoax tentang Covid-19 yang merebak.

3. Kementerian Kominfo:

Kementerian Kominfo memberikan label konten hoax, disinformasi, maupun misinformasi terhadap konten yang menyesatkan. Langkah selanjutnya adalah dengan diseminasi atau penyebaran pemahaman pada kementerian dan lembaga, termasuk pemerintah daerah. Jadi, semua lapisan masyarakat diharapkan memahami bahaya hoax corona.

Jika menemukan hoax corona, harus berbuat apa?

Kementerian Kominfo mengungkapkan, masyarakat dapat melaporkan temuan berita hoax corona ke website otoritas yang berwenang. Untuk mendorong peran masyarakat tersebut, Kementerian Kominfo menyambut masukan mengenai pemasangan poster di puskesmas. Poster ini nantinya berisi klarifikasi atas hoax corona tertentu.

Jadi saat mengunjungi puskesmas, warga bisa mengetahui, bahwa hoax corona yang beredar selama ini, tidaklah benar. Selain itu, masyarakat pun diminta untuk tidak ikut menyebarluaskan hoax tersebut, agar tidak ada lagi yang menolak vaksinasi Covid-19.

Artikel review merupakan opini penulis, dan tidak bisa digunakan sebagai pengganti saran medis. Sebelum mencoba rekomendasi tersebut, pembaca dihimbau untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Vaksin LansiaVaksin Bayi Dan AnakDampak Buruk Berita HoaxBerita HoaxCoronavirusVaksin Corona

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. https://www.kominfo.go.id/content/detail/32876/siaran-pers-no-50hmkominfo022021-tentang-tangani-111-isu-hoaks-vaksin-covid-19-kominfo-libatkan-multistakeholders/0/siaran_pers
Diakses pada 25 Februari 2021

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Klik disini untuk konsultasi langsung dengan dokter