Lifestyle

Ciri-ciri dan Cara Mengatasi Kucing Birahi

24 Sep 2022|Dina Rahmawati
Cara mengatasi kucing birahi dapat dilakukan dengan mengajaknya bermainCara mengatasi kucing birahi dengan mengajaknya bermain

Kondisi kucing yang birahi terkadang bisa mengganggu kenyamanan. Sebab, mereka menjadi lebih aktif dan berisik selama musim kawin. Sebagai solusinya, ada berbagai cara mengatasi kucing birahi yang bisa kamu lakukan.

Ciri-ciri kucing birahi

Kucing betina memiliki siklus fisik yang mempersiapkan tubuhnya untuk berhubungan seks dan hamil. Ini dikenal sebagai fase estrus atau birahi.

Birahi kucing adalah naluri untuk kawin. Saat fase estrus terjadi, kucing betina bisa kawin berulang kali, kecuali terganggu oleh kehamilan atau penyakit. 

Fase estrus dimulai sejak kucing berusia 5-10 bulan. Namun, ingatlah bahwa hewan ini menua lebih cepat daripada manusia.

Naluri berhubungan seks yang kuat selama birahi membuat kucing mencoba untuk kawin dengan kucing lawan jenis mana pun yang ada di dekatnya, termasuk saudara atau orangtuanya sendiri.

Mulai dari sering mengeong hingga hilang nafsu makan, berikut adalah ciri-ciri kucing birahi yang bisa kamu perhatikan.

  • Suara mengeong keras dan berisik
  • Merasa gelisah
  • Merangkak rendah
  • Menggesek-gesekkan tubuhnya pada orang, benda, atau hewan lain
  • Menjilati alat kelaminnya
  • Mencoba melarikan diri ke luar rumah
  • Melakukan posisi kawin
  • Tidak nafsu makan.

Selain soal ciri-ciri kucing betina birahi, pertanyaan lain yang kerap diajukan adalah berapa lama kucing birahi. Fase ini bisa berlangsung hingga seminggu. 

Jika kucing tidak kawin pada masa ini, kemungkinan mereka akan birahi lagi pada beberapa minggu kemudian.

Baca Juga: 8 Cara Merawat Kucing dan Merawatnya dengan Benar

Cara mengatasi kucing birahi

Masa birahi adalah hal yang normal terjadi pada kucing. Namun, kamu mungkin ingin membantu menenangkan kucing karena mereka terus mengeong, bahkan tidak mau makan. 

Berikut adalah beberapa cara mengatasi kucing birahi yang bisa kamu lakukan.

1. Memberikan perhatian lebih

Jika terlihat ciri-ciri kucing birahi, cobalah memberikan perhatian lain pada hewan peliharaanmu. 

Untuk sebagian kucing, sedikit perhatian ekstra dapat meringankan stres selama masa birahi. 

Kamu bisa memberi kucing perhatian dengan memberikan makanan kesukaannya, menyisir bulu-bulunya, atau memangkunya.

Hal tersebut dapat membantu menenangkan mereka dan menjaga tingkat stresnya tetap terkendali.

2. Memberikan waktu menyendiri

Sebagian kucing lainnya mungkin lebih suka dibiarkan sendiri saat sedang birahi. Sebab, hewan berbulu ini mungkin menjadi mudah tersinggung atau bertindak agresif dari biasanya.

Oleh sebab itu, berikan waktu untuk kucing menyendiri. Jika kucing menarik diri saat kamu mencoba mengelusnya atau berlari saat kamu masuk ke ruangannya, biarkan saja dan jangan mengganggunya agar hewan ini bisa mendapatkan ketenangan.

3. Bermain dengan kucing

Cara mengatasi kucing betina birahi juga dapat dilakukan dengan mengajaknya bermain. 

Bagi kucing, dorongan untuk kawin adalah hal yang bersifat naluriah. Begitu juga dengan keinginan untuk berburu. 

Untuk membangkitkan naluri berburunya, kamu bisa mencoba membuat kucing sibuk dengan mainan yang menarik. Hal ini juga membantu mengalihkan perhatiannya dari birahi.

4. Menjauhkan kucing betina dari kucing jantan

Salah satu cara mengatasi kucing birahi adalah dengan menjauhkannya dari lawan jenisnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan.

Kamu bisa menempatkan hewan peliharaanmu pada kandang khusus. Selain itu, tutup semua akses untuk kabur, seperti jendela atau pintu yang mudah dibuka.

5. Menjaga kotak pasir kucing tetap bersih

Salah satu ciri-ciri kucing birahi adalah suka mengompoli tempat untuk menandai wilayahnya. 

Dengan menjaga kotak pasir kucing tetap bersih dan bebas dari urine, kamu akan mendorong hewan berbulu ini untuk terus menandainya, alih-alih mengompoli karpet atau sofa.

6. Kawinkan kucing

Jika kamu siap memiliki anak kucing baru, cara mengatasi kucing birahi yang dapat dilakukan adalah mengawinkannya. Hal ini dapat membantu memuaskan nafsu kucing betinamu.

Kamu bisa mengawinkan kucing betina dan kucing jantan sesuai ras. Proses pendekatannya dapat berlangsung sebentar ataupun lama.

7. Mengatur kandangnya menjadi lebih hangat

Kehangatan dapat menenangkan perilaku kucing yang sedang birahi. Kamu bisa mengatur kandangnya menjadi lebih hangat dengan meletakan selimut atau handuk hangat. 

Biarkan kucing tidur di atas alas yang hangat. Hal tersebut dapat membantu mereka lebih cepat diam dan tidak berisik.

Untuk membuatnya lebih tenang, kamu juga bisa menyemprotkan feromon kucing buatan untuk membantu mengurangi stres birahi.

8. Sterilkan kucing

Cara mengatasi kucing betina birahi tanpa dikawinkan adalah dengan mensterilkannya. 

Jika kucing kawin terus-menerus dan kamu tidak ingin menambah anak kucing di rumah, hal ini patut dilakukan.

Namun, cara menghilangkan birahi kucing betina dengan memandulkannya ini harus dilakukan dokter hewan agar prosedurnya tepat dan tidak membahayakan hewan peliharaanmu.

Sebaiknya, proses sterilisasi juga sebaiknya tidak dilakukan saat kucing birahi untuk menghindari peningkatan risiko komplikasi bedah.

Itulah beberapa cara mengatasi kucing birahi agar tidak berisik yang bisa kamu lakukan. Ingatlah bahwa masa birahi kucing ini normal terjadi dan tidak berbahaya, tetapi kamu mungkin membutuhkan kesabaran untuk menghadapinya.

Hewan PeliharaanHewan Peliharaan Anak

Tractive. https://tractive.com/blog/en/good-to-know/is-your-cat-in-heat-heres-what-you-need-to-know
Diakses pada 08 September 2022

Wedgewood Pharmacy. https://www.wedgewoodpharmacy.com/blog/posts/what-can-i-do-about-my-cat-in-heat.html
Diakses pada 08 September 2022

Pure Wow. https://www.purewow.com/family/what-to-do-when-your-cat-is-in-heat
Diakses pada 08 September 2022

Ultima. https://www.ultima-affinity.com/row/en/cat/cat-heat-what-to-do/
Diakses pada 08 September 2022

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email