Lifestyle

Cara Merawat Murai Trotol yang Wajib Dipahami oleh Majikannya

06 Jul 2023|Fadli Adzani
Cara merawat murai trotol perlu dilakukan secara telaten dan hati-hati.Cara merawat murai trotol perlu dilakukan secara telaten dan hati-hati.

Murai trotol adalah sebutan untuk anak burung murai batu (Copsychus malabaricus) yang berusia di atas 12-14 hari. Popularitasnya di kalangan pecinta burung cukup tinggi berkat motif bintik-bintik cokelat dan hitamnya yang cantik. Jika kamu tertarik untuk memeliharanya, penting untuk memahami cara merawat murai trotol agar burung mungil ini senantiasa sehat dan tidak stres. 

Cara merawat murai trotol yang penting diketahui

Murai batu adalah burung kicau berukuran kecil dari keluarga Muscicapidae. Jenis burung ini banyak ditemui di kawasan India dan benua Asia Tenggara. Karena kicauannya nyaring dan indah, burung ini juga populer di negara-negara lainnya. 

Berikut beberapa cara merawat murai trotol yang perlu kamu terapkan. 

1. Pastikan kandangnya menyerupai habitat aslinya

Salah satu cara merawat murai trotol yang perlu kamu lakukan adalah memastikan kandangnya menyerupai habitat aslinya. 

Jenis burung yang mungil ini memerlukan beberapa jenis batang pohon sebagai tempat bertengger. Mereka juga membutuhkan batang pohon berdaun sebagai tempat untuk bersarang dan bersembunyi. 

Suhu ideal untuk kandang murai trotol adalah 20-30 derajat Celcius. Pastikan juga untuk menyediakan tempat yang teduh agar mirip seperti habitat aslinya. 

BACA JUGA: 6 Cara Merawat Burung Perkutut yang Penting untuk Dipahami Pemiliknya

2. Sediakan makanan yang bervariasi

Makanan utama dari murai trotol atau murai batu adalah serangga, misalnya ulat bambu atau jangkrik. Tapi, kamu juga bisa memberikan campuran pelet dengan buah-buahan kecil. 

Mineral seperti kalsium juga mungkin dibutuhkan oleh burung murai batu yang sudah dewasa pada musim bertelur. 

Jika kamu masih ragu terkait makanan apa yang harus diberikan untuk murai trotol, tidak ada salahnya berkunjung ke dokter hewan atau toko burung untuk menanyakannya. 

3. Ajak murai trotol 'berolahraga'

Terdapat beberapa alasan mengapa burung murai trotol membutuhkan berbagai macam pohon di dalam kandangnya. 

Pertama, dahan-dahan pohon dapat meningkatkan kekuatan pergelangan kaki murai trotol. Kedua, pohon juga dapat menjadi tempat mendarat sehabis terbang. 

Di samping itu, dengan adanya batang pohon berdaun di dalam kandang, murai trotol jadi memiliki banyak opsi tempat untuk beristirahat dan berteduh. 

4. Satukan murai trotol jantan dan betina dalam satu kandang

Burung murai batu dewasa biasanya hidup secara berpasangan. Akan tetapi, kamu perlu berhati-hati karena burung murai batu dapat bersifat agresif di luar musim kawin. 

Karena itu, penting untuk selalu memantau perilaku burung murai batu dan segera 'menyelamatkan' burung murai batu betina apabila burung jantan mulai menunjukkan perilaku agresif. 

Ini juga menjadi salah satu alasan mengapa kamu tidak disarankan untuk menaruh banyak burung murai batu dalam satu kandang sekaligus. 

BACA JUGA: 7 Cara Merawat Burung Lovebird yang Perlu Diketahui Pemiliknya

5. Sediakan tempat bersembunyi agar terhindar dari stres

Burung murai trotol yang dipaksa untuk hidup terlalu dekat dengan burung lainnya atau manusia dapat mengalami stres. 

Demikian pula jika kandangnya tidak memenuhi kebutuhan lingkungan dan perilaku mereka. Akibatnya, kesejahteraan dari burung murai trotol dapat menurun. 

Oleh sebab itu, menyediakan lingkungan dan ruangan untuk bersembunyi dari manusia dapat mengurangi kadar stres pada burung murai trotol. 

Itulah tadi beragam cara merawat murai trotol yang penting untuk diketahui. Jika burungmu menunjukkan tanda-tanda sakit, segera bawa mereka ke dokter hewan agar bisa diperiksa dan diobati dengan tepat. 

Hewan PeliharaanRagam-hewan Peliharaan

Burung Kicau. https://burungkicau.net/trotolan-bakalan-ngebatman-dan-istilah-murai-batu-lainnya/
Diakses pada 3 Juli 2023

iNaturalist. https://www.inaturalist.org/taxa/204490-Copsychus-malabaricus
Diakses pada 3 Juli 2023

Wildlife Welfare. https://wildwelfare.org/wp-content/uploads/Care-for-us-Shama.pdf
Diakses pada 3 Juli 2023

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email