Lifestyle

Cara Menanam Tomat di Rumah dan Tips Merawatnya Agar Banyak Berbuah

24 Aug 2021|Nina Hertiwi Putri
Cara menanam tomat di rumah di polybag maupun lahanCara menanam tomat di rumah bisa dilakukan langsung di lahan ataupun polybag

Tomat adalah salah satu jenis tanaman yang cocok untuk kamu yang baru mulai berkebun. Sebab, cara menanam tomat tidaklah terlalu rumit dan sulit.

Kamu bisa membudidayakanan tomat di polybag, pot, ataupun di tanah lapang. Tanaman ini juga cocok dibesarkan di Indonesia yang punya sinar matahari melimpah sepanjang tahun.

Ada banyak manfaat menaman tomat. Selain buahnya yang memang menyehatkan, kegiatan berkebun atau merawat tanaman juga baik untuk kesehatan fisik serta mental. Dengan berkebun, kamu jadi lebih banyak bergerak dan stres juga perlahan bisa hilang.

Cara menanam tomat di lahan rumah

Cara menanam tomat di lahan dengan baik agar berbuah lebat
Cara menanam tomat di lahan rumah tidak terlalu sulit

Kalau punya lahan yang cukup luas di rumah, kamu bisa menanam tomat di langsung di tanah, tanpa menggunakan polybag atau pot.

Ini cara budidaya tomat di halaman rumah tanpa polybag:

1. Pilih benih tomat yang sehat

Agar budidaya tomat di rumah bisa lancar, pastikan kamu memilih benih tanaman tomat yang bagus. Kamu bisa beli benih di toko atau membuat benih sendiri.

Kalau kamu memilih untuk membuat benih sendiri, berikut cara yang bisa dilakukan:

  • Pilih tomat yang bagus dan matang pohon
  • Potong tomat dan ambil bijinya lalu bersihkan dengan air hingga lendirnya hilang
  • Rendam biji-biji tersebut dalam air, lalu pilih biji yang tenggelam untuk dipakai sebagai bibit. Pastikan juga bentuk bijinya bagus dan sempurna (tidak keriput).
  • Keringkan biji dan simpan dalam wadah yang kering dan steril hingga waktunya menanam.

2. Pilih lokasi yang tepat

Lokasi terbaik untuk menanam tomat adalah yang paling banyak mendapatkan sinar matahari alias yang paling panas. Jadi, pastikan kamu memilih lokasi yang tepat sebelum mulai membudidayakan tomat di rumah.

Kalau sampai salah lokasi, tomat bisa saja tidak tumbuh dengan maksimal. Pasalnya, tanaman ini tidak terlalu suka dengan kondisi tanah dan lingkungan yang lembap.

3. Perhatikan kedalaman penanaman benih

Cara menanam tomat yang baik adalah dengan memperhatikan kedalaman tanah. Untuk menanam benih tomat, buatlah lubang dengan diameter kurang lebih 45 cm dengan kedalaman kurang lebih 30 cm.

4. Jangan tanam tomat terlalu dekat

Kalau kamu menanam lebih dari satu benih, beri jarak antarbenih kurang lebih 60 cm. Jika terlalu dekat, pertumbuhan akarnya jadi tidak maksimal.

5. Berikan penyubur tanaman

Agar tomat bisa tumbuh dengan baik, kamu juga perlu menambahkan penyubur ke tanah. Kamu bisa pakai penyubur sintetik yang banyak dijual.

Sedangkan secara organik, kamu dapat memanfaatkan kulit telur yang sudah dihancurkan sebagai penyubur alami. Selain bisa memberikan nutrisi untuk tanah, kulit telur yang dihancurkan juga bisa mengusir hama.

6. Waktu terbaik untuk menyiram tomat

Tomat sebaiknya tidak terlalu sering disiram. Akarnya yang terlalu lembap atau basah membuat tanaman ini cepat rusak.

Idealnya, tomat yang belum berbuah bisa disiram tiga hari sekali. Setelah berbuah, frekuensi penyiraman bisa dikurangi.

Untuk memastikan tanah sudah perlu disiram atau belum, kamu bisa cek dengan memasukkan jari ke tanah. Kalau kering, sudah waktunya disiram.

7. Gunakan penyangga saat tomat mulai tumbuh

Batang tanaman tomat bukanlah tipe batang yang kuat. Itu sebabnya, kamu perlu menyangganya dengan kayu atau pipa.

Tujuannya, agar buah tidak menyentuh tanah dan cepat busuk ketika berbuah nanti.

8. Sebarkan mulsa di atas tanah

Mulsa atau mulch adalah material penutup permukaan tanah yang berfungsi untuk menjaga kelembapan tanah. Material ini juga berfungsi untuk mencegah pertumbuhan rumput liar yang bisa merusak tanaman.

Kamu bisa sebarkan mulsa lima minggu setelah tomat pertama kali ditanam.

9. Waktu panen tomat

Tomat biasanya bisa dipanen 60-100 hari setelah ditanam, tergantung jenisnya. Pohon tomat dikatakan siap panen jika buahnya sudah berwarna setidaknya hijau kekuningan. Tepi daun yang menguning dan batang yang mulai kering juga tanda tomat siap panen.

Waktu terbaik untuk memetik tomat adalah saat pagi atau sore hari. Sebab, siang hari dipakai tanaman untuk melakukan fotosintesis.

Kalau dipetik saat melakukan fotosintesis, tomat yang dipetik akan cepat layu.

Cara menanam tomat di rumah dengan polybag

Cara menanam tomat di polybag agar sukses panen
Menanam tomat di polybag hampir sama dengan di lahan langsung

Apabila lahan di rumah terbatas, kamu bisa menanam tomat menggunakan polybag. Caranya sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan menanam langsung di lahan.

Ini cara menanam tomat di polybag yang bisa kamu ikuti:

• Buat lubang di bagian bawah dan samping polybag

Salah satu cara menanam tomat di polybag yang tak boleh terlewat adalah membuat lubang di bagian bawah atau samping kantung.

Ini bertujuan agar air tidak menggenang di dasar kantung dan bisa mengalir dengan baik ke luar.

• Satu polybag maksimal diisi dua benih

Kalau Anda memutuskan untuk menanam tomat di polybag, jangan tanam terlalu banyak benih dalam satu kantung. Isi satu polybag maksimal dengan dua benih tomat.

• Tetap beri penyangga untuk tomat

Tomat yang ditanam di polybag tetap memerlukan penyangga. Kamu bisa gunakan bambu, kayu, atau pipa.

• Taruh polybag di tempat terbuka

Satu hal yang penting dan tak boleh terlewatkan dari cara menanam tomat yang benar adalah menempatkannya di tempat terbuka yang banyak sinar matahari.

Membudidayakan tomat di area yang banyak menerima sinar matahari akan membuat buahnya semakin manis dan harum.

• Siram tomat di waktu yang tepat

Tomat yang ditanam di dalam polybag idealnya disiram sebanyak 2-3 kali seminggu. Akan tetapi, kalau udara sedang panas-panasnya, kamu perlu menyiramnya setiap hari.

Cara merawat tanaman tomat

Cara merawat tanaman tomat dengan baik
Cara merawat tanaman tomat dengan baik perlu disiram teratur

Ada beberapa cara merawat tanaman tomat yang perlu kamu perhatikan agar bisa panen dengan sukses, seperti berikut ini:

  • Taruh tanaman di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung
  • Jangan terlalu cepat meletakkan mulsa. Tunggu hingga tanah sudah cukup hangat, biasanya beberapa minggu setelah penanaman dimulai.
  • Saat pohon tomat sudah mulai tumbuh tinggi, potong daun di bagian paling bawah. Ini adalah daun tua yang tumbuh di awal dan paling berisiko mengalami kerusakan atau diserang jamur. Jadi, harus dipangkas sebelum merusak bagian pohon yang lain.
  • Cabut tunas yang tumbuh di antara dua batang tomat saat pohon sudah mulai tinggi. Tunas ini tidak akan menghasilkan buah namun tetap mengambil energi dari pohon.
  • Siram tomat secara teratur. Jangan terlalu sering atau terlalu jarang.

Setelah mengetahui cara menanam tomat yang benar, kamu bisa mulai menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan. Pada percobaan pertama, wajar kalau kamu masih gagal membudidayakan tomat di rumah. Akan tetapi, jika sudah terbiasa, mendapatkan tomat dari hasil keringat sendiri bukanlah hal yang terlalu sulit. Malah, ada kepuasan tersendiri.

Makanan SehatBuah Dan SayuranTomat

Gardening Tips. https://gardeningtips.in/how-to-grow-tomatoes-at-home-a-full-guide
Diakses pada 9 Agustus 2021

KCET. https://www.kcet.org/home-garden/how-to-grow-tomatoes-at-home
Diakses pada 9 Agustus 2021

The Spruce. https://www.thespruce.com/top-tomato-growing-tips-1402587
Diakses pada 9 Agustus 2021

Kementerian Pertanian. http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/81277/CARA-BUDIDAYA-TANAMAN-TOMAT-DENGAN-PANEN-SINGKAT/
Diakses pada 9 Agustus 2021

Tomat House. https://en.tomathouse.com/vyrashhivanie-pomidorov-v-meshkax.html
Diakses pada 9 Agustus 2021

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Klik disini untuk konsultasi langsung dengan dokter