Lifestyle

Cara Menanam Bayam di Rumah untuk Mengisi Waktu Luang

27 Sep 2021|Fadli Adzani
Cara menanam bayamCara menanam bayam dapat dilakukan secara hidroponik atau di polybag (pot).

Bayam adalah sayuran yang lezat dan juga berkhasiat untuk kesehatan. Selain membelinya di pasar, kamu dapat menanamnya sendiri di rumah secara hidroponik atau di polybag (pot).

Bayam merupakan salah satu sayuran yang mudah untuk dibudidayakan karena sayuran berdaun hijau ini tidak memiliki syarat tumbuh tertentu dan bisa hidup di berbagai kondisi maupun jenis tanah.

Ingin tahu bagaimana cara menanam bayam? Berikut adalah sejumlah tipsnya dari SehatQ.

Manfaat bayam untuk kesehatan

Budidaya bayam di rumah bisa jadi salah satu cara mewujudkan hidup sehat. Saat bisa dipanen, kamu bisa memasak dan menyajikan makanan sehat ini untuk keluarga.

Sebelum mengetahui cara menanam bayam bagi pemula, kenali dulu berbagai manfaat bayam untuk kesehatan yang bisa kamu dapatkan.

1. Bernutrisi tinggi

Bayam adalah sayuran bernutrisi tinggi. Di dalam 100 gram bayam mentah, terdapat kandungan nutrisi sebagai berikut.

  • Kalori: 23
  • Air: 91 persen
  • Protein: 2,9 gram
  • Karbohidrat: 3,6 gram
  • Gula: 0,4 gram
  • Serat: 2,2 gram
  • Lemak: 0,4 gram.

Selain itu, bayam juga mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin K1, asam folat, zat besi, hingga kalsium yang berkhasiat untuk kesehatan tubuhmu.

2. Menyehatkan mata

Dikutip dari sebuah studi dalam jurnal Clincis in Dermatology, bayam mengandung lutein dan juga zeaxanthin. Keduanya merupakan karotenoid yang bisa menjaga matamu dari kerusakan saat terpapar sinar matahari.

3. Mencegah kanker

Manfaat bayam selanjutnya adalah mencegah kanker. Sayur yang sering dijadikan sup ini mengandung komponen MGDG dan SQDG yang bisa memperlambat pertumbuhan kanker di dalam tubuh.

Di dalam sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Bioactive Foods in Promoting Health, kedua komponen tersebut berhasil memperlambat pertumbuhan tumor di serviks serta mengecilkan ukuran tumornya.

4. Menurunkan tekanan darah

Menurut sebuah penelitian yang dirilis dalam jurnal Nutrition Research, bayam mengandung nitrat yang bisa membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit jantung.

5. Mencegah kerusakan oksidatif

Kerusakan oksidatif dapat meningkatkan risiko penuaan dini, kanker, serta diabetes. Untuk mencegahnya, kamu dapat mengonsumsi bayam.

Bayam mengandung antioksidan yang bisa melawan kerusakan oksidatif. Sebuah studi yang dirilis dalam European Journal of Nutrition membuktikan, delapan partisipan yang mengonsumsi bayam berhasil mencegah kedatangan kerusakan oksidatif.

Cara menanam bayam hidroponik

Bagi kamu yang tidak memiliki lahan luas atau tanah subur, kamu bisa menanam bayam secara hidroponik. Hidroponik adalah teknik menanam menggunakan media air sebagai pengganti tanah.

Teknik menanam ini dianggap lebih praktis dan mudah sehingga cocok untuk kamu yang baru mau mencoba hobi menanam.

Simaklah tips budidaya tanam secara hidroponik menurut Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Buleleng berikut ini.

  • Pertama-tama, pilihlah benih atau biji bayam yang sudah tua. Jumlahnya tergantung seberapa banyak kamu ingin menanamnya.
  • Jika benih bayam sudah tersedia, rendam dulu di dalam air hangat selama kurang lebih satu jam agar kulit benih melunak.
  • Kemudian, siapkan media tanam hidroponik berupa rockwool. Rockwool adalah media tanam yang umumnya terbuat dari bebatuan dan dapat dibeli secara online.
  • Kalau sudah tersedia, potong berbentuk dadu dengan ukuran 2x2 centimeter (cm) lalu disusun di dalam nampan atau tempat lain khusus untuk penyemaian.
  • Selanjutnya, lubangi rockwool dengan tusuk gigi atau lidi. Sesuaikan besar lubangnya dengan ukuran benih yang akan ditanam.
  • Setelah itu, masukkan satu benih bayam ke setiap lubang di rockwool. Jika semua lubang sudah terisi dengan benih bayam, siram dengan air bersih.
  • Kalau bisa, proses penyiraman ini dilakukan dengan hati-hati atau perlahan supaya basahnya merata. Usahakan agar tidak ada genangan air di dalam nampan.
  • Simpanlah rockwool di tempat yang teduh dan kering. Setelah itu, tutup nampannya menggunakan plastik hitam agar proses penyemaian berjalan lancar. Setelah 48 jam, benih akan memiliki kecambah.
  • Jika sudah muncul kecambahnya, kamu dapat memindahkan nampan rockwool ke tempat yang terkena sinar matahari. Namun ingat, pastikan semua kecambah bayam mendapatkan sinar matahari yang sehat, yakni pada pukul 06.00- 10.00 pagi.
  • Untuk merawat bibit bayam, cobalah jaga kelembapan media semai dan jangan sampai mengalami kekeringan.
  • Kalau benih bayam sudah berkecambah dan menghasilkan 4-5 helai daun, pindahkan ke media tanam.
  • Kamu bisa menggunakan sistem penanaman wick. Sistem ini adalah sistem penanaman secara hidroponik dengan sumbu sebagai penyalur nutrisi ke tanaman.
  • Untuk mencoba sistem penanaman wick, siapkan dulu boks styrofoam (gabus sintetis) atau boks air dengan tinggi minimal 30 cm.
  • Lalu, buat tutup boks dengan styrofoam tipis atau styrofoam lembar dengan ukuran panjang dan lebar yang disesuaikan dengan ukuran boks.
  • Buatlah lubang pada penutup boks itu dengan diameter 5 cm. Pastikan setiap lubang memiliki jarak sekitar 10 cm.
  • Selanjutnya, isilah boks dengan cairan nutrisi AB Mix atau pupuk racikan khusus untuk tanaman hidroponik. Kamu dapat membelinya di toko pertanian terdekat.
  • Jika cairan AB Mix sudah tersedia, buatlah cairan nutrisi dengan mengombinasikan Mix A dan Mix B masing-masing sebanyak 5 mililiter (ml) bersama air sebanyak 1 liter. Aduk cairan ini hingga merata.
  • Lakukan penyiraman secara rutin, namun jangan sampai menggenang. Pastikan agar tanaman bayam tidak pernah mengalami kekeringan.
  • Untuk merawat tanaman bayam yang sedang tumbuh, lakukanlah penyiangan. Penyiangan adalah cara merawat tanaman yang dilakukan dengan membersihkan gulma atau rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman. Penyiangan dapat mencegah datangnya hama dan penyakit yang bisa merusak tanaman.
  • Saat usianya sudah 25 hari, kamu sudah mulai bisa memanen bayam. Kamu bisa langsung mencabutnya secara perlahan agar daunnya tidak rusak.

Cara menanam bayam hidroponik bisa dibilang cukup rumit. Untuk alternatif yang lebih sederhana, berikut adalah cara menanam bayam di pot atau polybag.

Cara menanam bayam di polybag

Selain secara hidroponik, kamu juga bisa budidaya bayam dengan bantuan media polybag atau pot. Cara ini dapat digunakan jika kamu tidak memiliki lahan untuk menanam tanaman.

Intip cara menanam bayam bagi pemula dengan bantuan polybag berikut ini.

  • Pilihlah benih bayam berkualitas unggul supaya tingkat keberhasilan budidayanya semakin tinggi. Benih bayam berkualitas dapat kamu beli di toko pertanian terdekat.
  • Selanjutnya, pilihlah wadah berupa polybag (pot dari kantung plastik) atau pot. Lalu jangan lupa untuk melubangi bagian bawahnya agar air siraman atau air hujan tidak menggenang di dalamnya.
  • Kemudian, siapkan media tanam dengan komposisi tanah, arang sekam, dan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1:1, lalu masukkan ke dalam polybag atau pot.
  • Agar bisa tumbuh subur, tambahkan pupuk NPK (pupuk dengan kandungan hara nitrogen, fosfor, dan kalium) sebanyak 1 sendok untuk pot besar atau setengah sendok untuk pot berukuran sedang.
  • Pastikan pupuk NPK tercampur secara merata dengan media tanam yang sudah ada di dalam pot. Setelah itu, kamu bisa menyiramnya hingga basah secara merata.
  • Sekarang, kamu sudah bisa menaburkan benih bayam pada pot secara merata. Pastikan kamu jangan terlalu banyak menaruh benihnya supaya tumbuhnya tidak terlalu padat atau berdesak-desakkan.
  • Tutup benih bayam dengan arang sekam secara tipis saja, lalu disiram dengan air.
  • Taruhlah pot atau polybag di tempat yang tertutup agar tidak terkena air hujan secara langsung.
  • Setelah 2-3 hari, benih bayam akan mulai tumbuh. Untuk mendukung proses pertumbuhannya ini, jagalah kebutuhan air dan pupuknya.
  • Penyiraman cukup dilakukan satu kali saja dalam satu hari, baik pagi atau sore hari.
  • Jangan lupa untuk menaburkan pupuk NPK setiap 5-7 hari sekali dengan sistem kocor (melarutkan pupuk NPK ke dalam air dengan dosis 1 gram per liter, lalu disiram ke tanaman).
  • Setelah menunggu 20-25 hari, tanaman bayam sudah dapat dipanen dan dimasak sesuai dengan keinginannmu.

Cara menanam bayam di polybag dianggap lebih sederhana dan mudah dibandingkan dengan cara hidroponik. Walau demikian, pilihan ada di tanganmu. Kedua cara di atas dapat dicoba untuk mengisi waktu luang selama di rumah.

Makanan SehatBuah Dan Sayuran

Cybex Pertanian. http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/92619/Cara-Menanam-Bayam-Dalam-Pot/
Diakses pada 12 September 2021

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/foods/spinach#vitamins-and-minerals
Diakses pada 12 September 2021

Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Buleleng. https://distan.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/bayam-hidroponik-88
Diakses pada 12 September 2021

 

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email