Resep

Cara Membuat Waffle Klasik dengan Atau Tanpa Cetakan Khusus

Cara membuat waffle klasik yang renyah dan lembut bisa kamu coba di rumahBiasanya waffle disajikan dengan aneka buah-buahan, es krim, hingga whipped cream

Camilan waffle mungkin sudah tak asing lagi di telinga sebagian besar orang. Waffle adalah kudapan dengan ciri khas bentuk yang berlubang persegi di permukaannya. Untuk menikmati waffle renyah nan lembut di rumah, yuk coba cara membuat waffle klasik dengan tepat.

Resep waffle klasik yang renyah nan lembut

Waffle adalah makanan khas dari negara Belgia. Di negara asalnya, waffle atau wafel kerap disantap sebagai menu sarapan.

Wafel Belgia mempunyai bentuk persegi panjang dengan ukuran yang lebih besar. Teksturnya renyah di luar, tetapi lembut di dalam. Umumnya, waffle disajikan dengan aneka buah-buahan, sirup, saus, kacang-kacangan, hingga es krim.

Kini, tak ada salahnya juga kamu menikmati wafel sebagai alternatif sarapan di rumah. Apalagi, cara membuat waffle pun ternyata tidak begitu sulit.

Yuk, simak resep waffle klasik artikel berikut ini untuk kamu praktikkan di rumah.

Bahan-bahan adonan waffle yang perlu disiapkan:

  • 2 butir telur
  • 1 sendok teh garam
  • 4 sendok teh baking powder
  • 2 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok teh bubuk vanili
  • 250 gram tepung terigu protein sedang
  • 350 ml susu cair hangat
  • 80 gram butter, lelehkan
  • Minyak sayur secukupnya, untuk melapisi cetakan waffle

Bahan pelengkap waffle:

Untuk bahan pelengkap wafel, kamu bisa memilih topping manis atau gurih secukupnya sesuai selera. Misalnya:

  • Buah stroberi, potong dua bagian tiap buahnya
  • Buah blueberry
  • Kacang almond
  • Gula halus
  • Sirup maple
  • Madu
  • Es krim, varian rasa sesuai selera
  • Potongan buah pisang
  • Whipped cream
  • Selai buah

Untuk cetakan waffle, kamu bisa memakai cetakan manual atau listrik. Pastikan kamu sudah mengoleskannya dengan minyak sayur terlebih dahulu agar adonan waffle tidak lengket.

Cara membuat waffle:

  1. Dalam sebuah mangkuk berukuran sedang, campurkan tepung terigu protein sedang, garam, baking powder, dan gula pasir. Aduk sampai merata.
  2. Panaskan cetakan waffle dengan api sedang agar tidak lengket saat menuang adonannya.
  3. Dalam mangkuk terpisah, kocok telur sampai berbuih halus. Kemudian, tambahkan susu hangat, butter, dan vanili.
  4. Tuang campuran telur dan susu ke dalam adonan terigu seraya diaduk-aduk sampai tercampur merata.
  5. Jika cetakan waffle sudah cukup panas, tuang adonan waffle dan masak sampai kering dan berwarna kuning keemasan di kedua sisinya. Angkat. Ulangi langkah ini sampai seluruh adonan waffle habis.
  6. Sajikan wafel hangat dengan topping manis atau gurih di atasnya.

Jika tidak langsung menikmati wafel, kamu bisa menghangatkan dan membuatnya renyah kembali dengan memasukkan waffle matang ke dalam oven selama 5 menit.

Cara membuat waffle dengan teflon

Cara membuat waffle akan terasa mudah bila kamu memiliki cetakan khusus waffle. Namun, beberapa orang mungkin ingin mencoba resep waffle, tetapi terhalang karena tidak memiliki cetakan khusus.

Jangan khawatir, kamu tetap bisa membuat wafel sendiri di rumah hanya dengan menggunakan teflon.

Pada dasarnya, bahan adonan waffle dan cara membuat waffle dengan teflon sama saja seperti menggunakan cetakan khusus.

Perbedaannya, kamu hanya perlu mengolesi teflon dengan butter terlebih dahulu agar adonan waffle tidak lengket saat dituangkan. Kemudian, panaskan teflon terlebih dahulu dengan api sedang.

Jika teflon sudah cukup panas, tuang adonan waffle ke dalamnya dan masak sampai kering dan berwarna kuning keemasan di kedua sisinya. Angkat. Ulangi langkah ini sampai seluruh adonan waffle habis.

Cara membuat waffle tanpa cetakan akan menghasilkan wafel menyerupai bentuk pancake. Kemudian, sajikan wafel hangat dengan topping manis atau gurih sesuai selera.

Berapa kalori waffle?

Resep waffle klasik di atas  umumnya mengandung kurang lebih:

  • 379 kkal
  • 2 gram protein
  • 6 gram karbohidrat
  • 2 gram lemak
  • 8 kolesterol
  • 1 mg sodium

Jumlah tersebut belum termasuk dengan topping manis atau gurih yang dikonsumsi. Jumlah kalori waffle akan bertambah bila kamu menambahkan topping manis atau gurih lainnya.

Jika ingin mengonsumsi waffle yang lebih sehat, kamu bisa memilih topping buah-buahan, seperti stroberi, pisang, atau blueberry, kacang almond, atau madu.

Meski demikian, bukan berarti kamu tidak bisa menikmati waffel dengan topping manis atau gurih lainnya. Kamu hanya perlu membatasi konsumsinya agar tidak berlebihan.

Makanan SehatMakanan Diet

All Recipes. https://www.allrecipes.com/recipe/20513/classic-waffles/
Diakses pada 15 Juli 2021

All Recipes. https://www.allrecipes.com/recipe/22180/waffles-i/
Diakses pada 15 Juli 2021

BBC Good Food. https://www.bbcgoodfood.com/recipes/plain-waffles
Diakses pada 15 Juli 2021

Kumparan. https://kumparan.com/kumparanfood/5-jenis-wafel-populer-di-dunia-dari-kue-klasik-sampai-egg-waffle-1uAFtheYItt/full
Diakses pada 15 Juli 2021

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Klik disini untuk konsultasi langsung dengan dokter