Vaksin Japanese Encephalitis - Klinik Dr. Kharnina

217 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Mulai dari
Rp 405.000

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
Klinik dr. KharninaJalan Kartini No.12, Depok, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16431

Vaksin japanese encephalitis di Klinik Dr. Kharnina

Klinik Dr. Kharnina menyediakan layanan vaksin japanase encephalitis dengan seharga Rp 405.000,- harga promo ini hanya tindakan pemberian vaksin, tidak termasuk biaya konsultasi dengan dokter.

Informasi Pemeriksaan

  • Pemeriksaan ini dilakukan setiap hari Senin - Sabtu pukul 08:00 - 10:00 WIB
  • Harga belum termasuk biaya administrasi dan konsultasi dokter
  • Hanya berlaku untuk pembayaran pribadi (melalui tunai dan debit)
  • Pemberian vaksin untuk usia 0 - 18 tahun
  • Tindakan ini dilakukan oleh Dokter Spesialis Anak
Jika Anda berminat dengan promo ini, silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol Booking Sekarang diatas atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 3199 0388 dan WhatsApp +62 812-8858-8167

Mengapa Anda membutuhkan vaksin japanese encephalitis?

Japanese encephalitis  atau JE merupakan penyakit yang terjadi karena gigitan nyamuk culextritaeniorhynchus. Virus Japanese encephalitis biasa ditemukan pada babi dan burung. Penularan virus ini biasanya terjadi lewat nyamuk yang menggigit hewan-hewan terinfeksi tersebut, terutama di Asia Tenggara dan negara-negara Kepulauan Pasifik bagian barat. Virus ini bisa menyebabkan penyakit radang otak jika mengalami parah.Gejala JE atau Japanese encephalitis  hampir mirip dengan gejala flu hingga dianggap  sebagai penyakit biasa. Virus JE juga bisa berkembang menjadi infeksi radang otak, gejala ini terjadi pada 5 -15 hari setelah terjadi infeksi.Berikut merupakan gejala orang yang terinfeksi virus Japanese encephalitis yaitu : 
  • Merasa linglung
  • Tidak bisa berbicara jelas
  • Tremor atau tidak bisa mengendalikan gerakan tubuh
  • Paralysis atau otot menjadi lemah
  • Demam tinggi
  • Kejang
  • Leher terasa kaku

Apa informasi penting mengenai vaksin japanese encephalitis?

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI, pemberian imunisasi JE di Indonesia diberikan pada anak usia 9 bulan hingga 15 tahun. Vaksin JE yang digunakan adalah jenis virus hidup yang dilemahkan. Vaksin ini juga direkomendasiin untuk wisatawan yang akan berkunjung atau tinggal selama lebih dari 1 bulan di daerah endemis.WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia menganjurkan pemberian dosis vaksin JE  yaitu dosis tunggal vaksin JE untuk area endemis. Untuk perlindungan jangka panjang bisa diberikan 1-2 tahun booster berikutnya.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan vaksin japanese encephalitis?

Pada umumnya pemberian vaksin ini tidak ada persiapan khusus, tetapi vaksin ini tidak dianjurkan untuk kategori kondisi sebagai berikut :
  • Ditunda bila sedang mengalami demam, kondisi akut atau kronis lainnya
  • Tidak diberikan pada pasien yang menjalankan kemoterapi atau penggunaan kortikosteroid selama 14 hari atau lebih
  • Tidak diberikan pada pasien HIV Aids yang bergejala
  • Hipersensitifitas terhadap komponen-komponen vaksin (riwayat gangguan pernafasan atau pembengkakan wajah atau reaksi anafilaksis setelah pemberian vaksin serupa sebelumnya).

Bagaimana vaksin japanese encephalitis dilakukan?

Pemberian vaksin japanse encephalitis bisa dimulai saat bayi usia 9 bulan jika berada di daerah endemis atau turis yang akan berpergian ke daerah endemis. Vaksin  japanse encephalitis  terbuat dari virus japanese encephalitis yang sudah mati, yang tujuannya adalah untuk memicu respon sistem imun tubuh dengan membentuk antibodi.Berikut adalah tahapan dalam pemberian vaksin japanse encephalitis yaitu :
  • Sebelum pemberian vaksin sebaiknya pasien berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter
  • Vaksin ini akan diberikan oleh Dokter/Tenaga medis