Swab PCR Test COVID-19 (Same Day Result) - RSIA Mitra Husada Sidoarjo

1037 melihat
Masa berlaku hingga 31 Oktober 2021

Rp 790.000
Rp 550.000Hemat 30%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
RSIA Mitra Husada SidoarjoJalan Raya Sruni No. 159, Dusun Sruni, Sruni, Kec. Gedangan, Kab. Sidoarjo, Jawa Timur 61254

Swab PCR Test COVID-19 (Same Day Result) di RSIA Mitra Husada Sidoarjo

RSIA Mitra Husada Sidoarjo menyediakan Paket PCR Swab Test dengan hasil sameday dengan harga Rp 550,000,-

Informasi pemeriksaan

  • Waktu pemeriksaan pada Hari Senin - Sabtu, Pukul 07.00-09.00 WIB (Hari Libur Nasional Tutup)
  • Hasil akan keluar di hari yang sama setelah pengambilan sampel
  • Hanya berlaku untuk pembayaran pribadi (Tunai, Debit, Kredit)
  • Hasil pemeriksaan akan di kirim melalui email atau bisa di ambil di lokasi terkait
Jika Anda berminat dengan promo ini, silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol "Booking Sekarang" di bawah ini atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 2789 9827 dan WhatsApp +62 812-8858-8167

Mengapa Anda membutuhkan PCR Swab Test COVID-19?

PCR (polymerase chain reaction)  istilah pada metode pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui adanya infeksi terhadap virus COVID-19 pada tubuh seseorang. Pemeriksaan swab dilakukan dengan menggunakan sampel yang di ambil melalui saluran pernapasan tenggorokan dan hidung. Setelah sampel di ambil akan dilakukan pemeriksaan untuk menemukan materi genetik virus pada sampel swab yang sudah di ambil. Jika dibandingkan dengan pemeriksaan rapid test, pemeriksaan RT-PCR lebih akurat.Materi genetik yang ada di tiap sel, termasuk virus, dapat berupa deoxyribonucleic acid (DNA) dan ribonucleic acid (RNA). kedua jenis materi genetik ini dibedakan dari jumlah rantai yang ada di dalamnya.Metode ini juga yang dianjurkan oleh WHO (Badan Kesehatan Dunia) untuk mendeteksi adanya genetik terhadap virus COVID-19. Namun akurasi ini dibarengi dengan kerumitan proses dan harga alat yang lebih tinggi. Selain itu, proses untuk mengetahui hasilnya lebih lama ketimbang rapid test.Pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction) tidak adanya efek samping yang serius, pasien hanya akan merasakan rasa tidak nyaman pada saat sampel di ambil. Akan tetapi efek tersebut akan hilang dengan sendirinya.

Apa informasi penting PCR Swab Test COVID-19?

Hasil pemeriksaan PCR swab test dengan hasil positif menunjukan bahwa pasien adanya infeksi terhadap virus  COVID-19, pasien harus melakukan isolasi di tempat khusus dan perlu mendapatkan perawatan dari tenaga medis di rumah sakit.Berikut merupakan upaya untuk pencegahan terhadap virus COVID-19 :
  • Rajin mencuci tangan.
  • Gunakan masker bila berpergian, dan hindari menyentuh bagian luar masker.
  • Hindari menyentuh area wajah.
  • Makan, minum, dan tidur secara teratur.
  • Lakukan social distancing.
  • Olahraga secara rutin dan berjemur sekitar 15 menit untuk sumber vitamin D dari sinar matahari.
Berikut adalah kelompok yang di sarankan untuk melakukan pemeriksaan PCR swab test :
  • ODP (Orang dalam pemantauan)
  • PDP (Pasien dalam pengawasan)
  • Pasien dengan hasil rapid test yang positif 
  • Orang yang mengalami gejala sejenis flu, dan demam 38 derajat Celcius ke atas dan batuk.
  • Orang yang memiliki kontak erat dengan pasien COVID-19 seperti, tenaga medis
Kelompok orang tersebut akan dirujuk ke rumah sakit rujukan corona untuk melakukan pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction).

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan PCR Swab Test COVID-19?

Pengambilan sampel PCR (polymerase chain reactionSwab test tidak berpengaruh jika pengambilan sampel yang diambil dalam keadaan sedang batuk atau pilek, demamkurang tidur, makan atau minum obat, suplemen tertentu. Pasien hanya perlu menggunakan masker serta perlengkapan keamanan lainnya supaya terhindar dari penularan serta tidak menyebarkan virus terhadap orang lain.
Berikut merupakan perbedaan PCR swab test dengan rapid swab test antigen:
  • Waktu Pemeriksaan: Swab test antigen membutuhkan waktu yang cepat yaitu antara 30-60 menit. Sedangkan prosedur tes PCR membutuhkan waktu paling cepat sekitar 1 hari.
  • Sampel yang di periksa: PCR dan rapid swab test antigen sama-sama menggunakan lendir dari hidung ataupun tenggorokan sebagai sampel. Proses pengambilan lendir ini melalui teknik swab. 
  • Tingkat akurasi hasil pemeriksaan: Tingkat akurasi PCR swab test bisa mencapai 80-90 persen. Sementara itu, rapid swab test antigen memiliki tingkat akurasi di bawah PCR. 
Gejala-gejala berikut merupakan seseorang terinfeksi terhadap virus COVID-19 meliputi :

Bagaimana PCR Swab Test COVID-19 dilakukan?

Pada paket pemeriksaan COVID-19 ini, sampel yang biasa digunakan yaitu apus tenggorok di belakang hidung (nasofaring) atau belakang mulut (orofaring). Swab test corona dengan sampel nasofaring lebih direkomendasikan. Sementara sampel orofaring diambil sebagai alternatif.

1. Prosedur swab test corona lewat hidung

  • Pasien akan diminta untuk meniup napas melalui hidung guna memastikan tidak ada sumbatan.
  • Pasien akan diminta sedikit mendongak
  • Alat swab berbentuk cotton bud dengan tangkai panjang akan dimasukkan ke dalam lubang hidung pasien hingga mencapai bagian belakang hidung.
  • Dokter akan mengambil sampel dengan cara menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama beberapa detik.

2. Prosedur swab test corona lewat tenggorokan

  • Pasien akan diminta membuka mulut lebar-lebar.
  • Dokter akan memasukkan alat swab ke mulut pasien hingga mencapai bagian belakang tenggorokan. Swab tidak boleh menyentuh lidah.
  • Dokter akan mengambil sampel dengan menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama beberapa detik.
Setelah selesai, alat swab akan dimasukkan ke dalam tabung khusus dan dikirim ke laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan PCR. Paket pemeriksaan COVID-19 corona mungkin akan terasa tidak nyaman bagi pasien. Namun pasien sebaiknya tetap kooperatif sampai proses pengambilan sampel selesai agar bisa mendapatkan hasil yang akurat.Hasil swab test corona akan keluar sekitar 1-2 hari kerja . Hasilnya bisa berupa:
  • Negatif

Hasil negatif menandakan bahwa tidak adanya infeksi virus corona. Namun hasil tes pemeriksaan negatif pada sampel tunggal, terutama yang berasal dari hidung dan tenggorokan, belum tentu mengindikasikan ketiadaan infeksi.
  • Positif

Hasil positif menandakan adanya infeksi virus corona. Bila Anda memiliki hasil ini dari laboratorium regional, konfirmasi ulang akan dilakukan oleh Laboratorium Pusat Penyakit Infeksi Prof. Dr. Oemijati – Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan.Karena itu, swab test corona tidak hanya cukup dijalani satu kali. Pengulangan tes ini tetap perlu dilakukan sesuai dengan anjuran dari dokter maupun tenaga medis.

Profil Faskes

Visi : Menjadi penyedia layanan kesehatan terpadu, terkemuka dan terpercaya.
Misi :
  • Menjadi penyedia layanan kesehatan yang berfokus kepada pelanggan.
  • Mengembangkan layanan kesehatan ke daerah-daerah potensial.
  • Mengembangkan layanan kesehatan dengan inovasi dan teknologi.
  • Mengembangkan sumber daya manusia untuk layanan kesehatan yang kompeten.
  • Menjadi perusahaan yang terus bertumbuh dan memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan.