Swab PCR Test COVID-19 (Same Day Result) - Klinik Tiara Bunda

94 melihat
Masa berlaku hingga 08 Mei 2021

Rp 1.200.000
Rp 1.050.000Hemat 12%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Beli Promo

Promo Berlaku di
Klinik Tiara BundaJalan Perjuangan No.1, RT.007/RW.002, Teluk. Pucung, Kec. Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat 17121

Swab PCR Test COVID-19 (Same Day Result) di Klinik Tiara Bunda

Klinik Tiara Bunda menyediakan layanan promo PCR dengan hasil 1 hari harga Rp.1.050.000.-

Informasi Pemeriksaan

  • Paket yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan (non-refundable)
  • Setelah menyelesaikan pembayaran, Anda akan mendapatkan voucher untuk ditukarkan di hadapan petugas Faskes saat akan melakukan pemeriksaan
  • Voucher berlaku 2 (dua) minggu setelah pembelian
  • Silahkan melakukan booking terlebih dahulu untuk mendapat slot pemeriksaan di faskes terkait
  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Sabtu pukul 07:00 - 09:00 WIB, Minggu pukul 07:00 - 16:00 WIB
  • Hasil pemeriksaan akan keluar maksimal pukul 23:00 WIB setelah pengambilan sampel
  • Tindakan dilakukan oleh analis medis kesehatan yang profesional
  • Hasil pemeriksaan akan di informasikan melalui whatsapp atau hard copy yang bisa di ambil di tempat pemeriksaan

Mengapa Anda membutuhkan PCR Swab Test COVID-19?

PCR test merupakan pemeriksaan yang digunakan untuk mendeteksi ada tidaknya  infeksi virus corona di dalam tubuh. Pemeriksaan PCR test menggunakan sample apusan swab dari nasofaring (hidung) atau orofaring (tenggorokan) dan bisa dilakukan kapan saja, karena tidak harus menunggu antibodi yang terbentuk oleh tubuh. Pemeriksaan ini akan mendeteksi material genetik DNA dan RNA dari virus corona.  Beda halnya dengan pemeriksaan rapid tes yang mendeteksi antibodi yang perlu menunggu beberapa hari (sekitar 1 minggu) sejak munculnya gejala.Pemeriksaan ini idealnya untuk orang yang melakukan PCR (polymerase chain reaction) adalah orang-orang yang berisiko tinggi tertular virus corona, atau orang-orang yang rapid tesnya positif untuk konfirmasi hasil. Pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction) tidak menimbulakan efek samping, pasien hanya akan merasakan tidak nyaman pada saat pengambilan sampel. Akan tetapi efek tersebut akan hilang dengan sendirinya.

Apa informasi penting PCR Swab Test COVID-19?

Pemeriksaan test PCR di anjurkan untuk orang yang berisko tingi terhadap penularan virus corona atau yang hasil pemeriksaan rapid test nya positif. Kelompok berikut merupakan yang dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan PCR swab test :
  • Pasien dengan hasil rapid test yang positif 
  • Orang yang memiliki kontak erat dengan pasien COVID-19 seperti, tenaga kesehatan
  • Orang yang mengalami gejala sejenis flu, dan demam 38 derajat Celcius ke atas dan batuk.
  • Orang dalam pemantauan (ODP)
  • Pasien dalam pengawasan (PDP)
Kelompok tersebut akan dirujuk ke rumah sakit rujukan corona untuk menjalani pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction).Berikut merupakan tips sebagai pencegahan penularan virus corona, yaitu :
  • Rajin mencuci tangan.
  • Hindari menyentuh area wajah.
  • Gunakan masker bila berpergian, dan hindari menyentuh bagian luar masker.
  • Tetap lakukan social distancing.
  • Makan, minum, dan tidur secara teratur
  • Olahraga secara rutin dan berjemur sekitar 15 menit untuk sumber vitamin D dari sinar matahari.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan PCR Swab Test COVID-19?

Pasien hanya perlu memakai masker dan perlengkapan keamanan lainnya pada saat melakukan pemeriksaan supaya terhindar dari penularan virus corona serta tidak menyebarkan virus ke orang lain. Pengambilan sampel PCR swab test tidak mempengaruhi jika sampel yang diambil pasien dalam keadaan batuk, kurang tidur, pilek, demam,  makan atau minum obat, suplemen tertentu. 

Bagaimana Swab PCR Test COVID-19 dilakukan?

PCR swab test dengan sampel nasofaring lebih di rekomendasikan. Sementara itu sampel orofaring sebagai alternatif. Berikut merupakan prosedur pengambilan sampel PCR test : 

1. Prosedur PCR swab test lewat hidung (nasofaring)

  • Pasien diminta untuk meniup napas melalui hidung untuk memastikan tidak ada sumbatan.
  • Pasien diminta sedikit mendongak
  • Alat swab berbentuk cotton bud dengan tangkai panjang akan dimasukkan ke dalam lubang hidung pasien sampai mencapai bagian belakang hidung.
  • Tenaga kesehatan akan mengambil sampel dengan cara menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama kurang lebih beberapa detik guna mendapatkan sampel yang maksimal.

2. Prosedur PCR swab test lewat tenggorokan (orofaring)

  • Pasien diminta membuka mulut lebar-lebar.
  • Tenaga kesehatan akan memasukkan alat swab ke mulut pasien hingga mencapai bagian belakang tenggorokan. Swab tidak boleh menyentuh lidah.
  • Tenaga kesehatan akan mengambil sampel dengan menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama beberapa detik untuk mendapatkan sampel yang maksimal.
Setelah pengambilan sampel selesai, alat swab akan dimasukkan ke dalam tabung khusus dan dikirim ke laboratorium untuk dilakukan PCR.