Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) - RS Indriati Boyolali

9182 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2022

Mulai dari
Rp 275.000

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Beli Promo

Promo Berlaku di
RS Indriati BoyolaliJalan Raya Boyolali - Semarang No.KM. 02, Mojosongo Permai, Mojosongo, Kec. Boyolali, Kab. Boyolali, Jawa Tengah 57322

Rapid Swab Antigen Test COVID-19 di RS Indriati Boyolali

RS Indriati Boyolali menyediakan Paket Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) seharga Rp 275.000,00.

Informasi Pemeriksaan

  • Paket pemeriksaan yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan (non-refundable)
  • Setelah menyelesaikan pembayaran, Anda akan mendapatkan voucher untuk ditukarkan kepada petugas fasilitas kesehatan saat akan melakukan pemeriksaan
  • Voucher berlaku 2 (dua) minggu setelah pembelian
  • Silahkan melakukan booking terlebih dahulu untuk mendapat slot pemeriksaan di fasilitas kesehatan terkait
  • Waktu pemeriksaan di hari Senin - Minggu pukul 00:00 - 23:59 WIB (24 Jam)
  • Tindakan dilakukan oleh perawat medis profesional
  • Hasil pemeriksaan akan keluar maksimal 1 hari setelah pengambilan sampel
  • Hasil pemeriksaan akan dikirim melalui email atau bisa di ambil langsung di tempat pemeriksaan
  • Harga belum termasuk Surat Keterangan Sehat

Mengapa Anda membutuhkan Swab PCR Test COVID-19?

Tes PCR (polymerase chain reaction) adalah pemeriksaan untuk mendeteksi materi genetik dari organisme tertentu, seperti bakteri atau virus. Organisasi kesehatan dunia, WHO, telah menetapkan tes PCR sebagai gold standard pada pemeriksaan COVID-19. Pasalnya, tes ini menawarkan proses yang cepat dengan hasil yang paling akurat. Tes PCR untuk COVID-19 dilakukan dengan metode swab (usap). Metode swab ini mengharuskan petugas medis mengambil sampel lendir dari saluran pernapasan pasien, dari hidung atau tenggorokan menggunakan alat semacam cotton bud.

Apa informasi penting mengenai Swab PCR Test COVID-19?

Tes PCR bekerja cara dengan menemukan DNA atau RNA dari kuman penyebab penyakit (patogen) dari sampel lendir yang diambil. Ditemukannya materi genetik tersebut (DNA ataupun RNA) dalam sampel pemeriksaan menandakan bahwa organisme tersebut telah menjangkiti tubuh pasien.Selama pemeriksaan sampel tes PCR, materi genetik dari virus yang ada, akan diperbanyak menggunakan enzim tertentu untuk menghasilkan materi genetik yang lebih banyak, agar dapat terlihat di mesin PCR. Semakin sedikit perbanyakan yang diperlukan, berarti semakin tinggi jumlah virus yang berada di dalam tubuh. Jumlah perbanyakan itulah yang kemudian muncul dalam bentuk nilai CT (cycle threshold) pada hasil pemeriksaan PCR.Gejala-gejala infeksi COVID-19 bisa meliputi:
  • Gangguan pada indera penciuman (anosmia) dan pengecap
  • Peningkatan suhu tubuh alias demam
  • Menggigil
  • Batuk kering
  • Sakit tenggorokan
  • Sesak napas
  • Nyeri otot
  • Kelelahan
Umumnya, tes PCR direkomendasikan pada orang-orang yang memiliki kondisi berikut:
  • Memiliki salah satu dari gejala COVID-19 berikut ini:
    • Demam atau kedinginan
    • Batuk
    • Sesak napas atau kesulitan bernapas
    • Kelelahan
    • Nyeri otot atau tidak enak badan
    • Sakit kepala
    • Kehilangan kemampuan untuk mencium bau atau merasakan makanan (anosmia)
    • Sakit tenggorokan
    • Hidung tersumbat atau pilek
    • Mual atau muntah
    • Diare
  • Memiliki hasil rapid test corona yang positif
  • Kontak erat dengan pasien COVID-19
  • Pernah bepergian atau baru kembali dari luar kota atau luar negeri, terutama jika diketahui wilayah atau negara tersebut mengalami wabah COVID-19.
Tes PCR sudah bisa dilakukan sejak dua hari setelah Anda mengalami gejala infeksi virus corona, atau terpapar virus ini. Hasil pemeriksaan akan keluar dalam waktu 24 jam atau beberapa hari.Anda mungkin perlu mengulang tes PCR beberapa kali tergantung kondisi kesehatan. Saat ini, untuk mendiagnosis COVID-19, pasien yang menunjukkan gejala hanya membutuhkan tes PCR sebanyak satu kali jika hasilnya positif. Namun, jika hasilnya negatif, dokter biasanya menyarankan untuk mengulang kembali tes PCR.Sementara untuk pasien tanpa gejala, tes PCR cukup dilakukan satu kali. Tes PCR ulang juga sering kali dibutuhkan untuk memastikan kesembuhan pada pasien yang terkonfirmasi positif covid dan telah menerima pengobatan serta karantina mandiri.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan Swab PCR Test COVID-19 

Tidak ada perhatian khusus sebelum melakukan Swab PCR Test COVID-19 di RS Indriati Boyolali. Namun pasien diharapkan untuk menggunakan masker.

Bagaimana prosedur Swab PCR Test COVID-19 dilakukan?

Prosedur pemeriksaan Swab PCR Test COVID-19 di RS Indriati Boyolali dilakukan dengan sampel yang biasa digunakan adalah lendir atau apusan tenggorok di belakang hidung (nasofaring) atau belakang mulut (orofaring).Swab test corona dengan sampel nasofaring lebih direkomendasikan. Sementara sampel orofaring diambil sebagai alternatif.