Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) - Klinik Sapta Mitra Duren Sawit

543 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Rp 900.000
Rp 495.000Hemat 45%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
Klinik Sapta Mitra Duren SawitJalan Taman Malaka Utara Blok A12 No.1, RT.5/RW.11, Malaka Jaya, Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13460

Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) di Klinik Sapta Mitra

Klinik Sapta Mitra Duren Sawit menyediakan layanan PCR swab tes dengan hasil 1 hari dengan seharga Rp 495.000,-

Informasi pemeriksaan

  • Waktu pemeriksaan pada Hari Senin - Jum'at Pukul 08:00-15:00 WIB & Sabtu pukul 08:00 - 12:00 (Hari Libur Nasional Tutup)
  • Hanya berlaku untuk pembayaran pribadi (Tunai, Debit)
  • Hasil pemeriksaan akan keluar 1 hari setelah pengambilan sampel
Jika Anda berminat dengan promo ini, silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol "Beli Sekarang" di bawah ini atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 2789 9827 dan WhatsApp +62 812-8858-8167

Mengapa Anda membutuhkan PCR Swab Test COVID-19?

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian.Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, seperti lansia (golongan usia lanjut), orang dewasa, anak-anak, dan bayi, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui.

Apa informasi penting PCR Swab Test COVID-19?

Hasil pemeriksaan PCR swab test dengan hasil positif menunjukan bahwa pasien adanya infeksi terhadap virus  COVID-19, pasien harus melakukan isolasi di tempat khusus dan perlu mendapatkan perawatan dari tenaga medis di rumah sakit.Berikut merupakan upaya untuk pencegahan terhadap virus COVID-19 :
  • Selalu memakai masker
  • Masak daging dan telur hingga matang
  • Menjaga jarak 
  • Hindari kerumunan
  • Selalu mencuci tangan dengan air bersih
Frekuensi swab test corona yang dibutuhkan pada umumnya dilakukan lebih dari satu kali untuk memastikan diagnosis. Namun jarak pengambilan sampel ini bisa berbeda-beda dan tergantung pada status pasien berikut:
  • ODP (Orang dalam pemantauan)
  • PDP (Pasien dalam pengawasan)
  • Orang yang memiliki kontak erat dengan pasien COVID-19 seperti, tenaga medis
Kelompok orang tersebut akan dirujuk ke rumah sakit rujukan corona untuk melakukan pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction).

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan PCR Swab Test COVID-19?

Pengambilan sampel PCR (polymerase chain reactionSwab test tidak berpengaruh jika pengambilan sampel yang diambil dalam keadaan sedang batuk atau pilek, demamkurang tidur, makan atau minum obat, suplemen tertentu. Pasien hanya perlu menggunakan masker serta perlengkapan keamanan lainnya supaya terhindar dari penularan serta tidak menyebarkan virus terhadap orang lain.
Gejala-gejala berikut merupakan seseorang terinfeksi terhadap virus COVID-19 meliputi :Gejala yang paling umum:
  • Demam
  • Batuk kering
  • Kelelahan
Gejala yang sedikit tidak umum:
  • Rasa tidak nyaman dan nyeri
  • Nyeri tenggorokan
  • Diare
  • Konjungtivitis (mata merah)
  • Sakit kepala
  • Hilangnya indera perasa atau penciuman
  • Ruam pada kulit, atau perubahan warna pada jari tangan atau jari kaki
Berikut merupakan perbedaan PCR swab test dengan rapid swab test antigen:
  • Waktu Pemeriksaan: Swab test antigen membutuhkan waktu yang cepat yaitu antara 30-60 menit. Sedangkan prosedur tes PCR membutuhkan waktu paling cepat sekitar 1 hari.
  • Sampel yang di periksa: PCR dan rapid swab test antigen sama-sama menggunakan lendir dari hidung ataupun tenggorokan sebagai sampel. Proses pengambilan lendir ini melalui teknik swab. 
  • Tingkat akurasi hasil pemeriksaan: Tingkat akurasi PCR swab test bisa mencapai 80-90 persen. Sementara itu, rapid swab test antigen memiliki tingkat akurasi di bawah PCR. 

Bagaimana PCR Swab Test COVID-19 dilakukan?

Pada paket pemeriksaan COVID-19 ini, sampel yang biasa digunakan yaitu apus tenggorok di belakang hidung (nasofaring) atau belakang mulut (orofaring). Swab test corona dengan sampel nasofaring lebih direkomendasikan. Sementara sampel orofaring diambil sebagai alternatif.

1. Prosedur swab test corona lewat tenggorokan

  • Pasien akan diminta membuka mulut lebar-lebar.
  • Dokter akan memasukkan alat swab ke mulut pasien hingga mencapai bagian belakang tenggorokan. Swab tidak boleh menyentuh lidah.
  • Dokter akan mengambil sampel dengan menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama beberapa detik.

2. Prosedur swab test corona lewat hidung

  • Pasien akan diminta untuk meniup napas melalui hidung guna memastikan tidak ada sumbatan.
  • Pasien akan diminta sedikit mendongak
  • Alat swab berbentuk cotton bud dengan tangkai panjang akan dimasukkan ke dalam lubang hidung pasien hingga mencapai bagian belakang hidung.
  • Dokter akan mengambil sampel dengan cara menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama beberapa detik.
Hasil swab test corona akan keluar sekitar 1-2 hari kerja . Hasilnya bisa berupa:
  • Negatif

Hasil negatif menandakan bahwa tidak adanya infeksi virus corona. Namun hasil tes pemeriksaan negatif pada sampel tunggal, terutama yang berasal dari hidung dan tenggorokan, belum tentu mengindikasikan ketiadaan infeksi.
  • Positif

Hasil positif menandakan adanya infeksi virus corona. Bila Anda memiliki hasil ini dari laboratorium regional, konfirmasi ulang akan dilakukan oleh Laboratorium Pusat Penyakit Infeksi Prof. Dr. Oemijati – Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan.Karena itu, swab test corona tidak hanya cukup dijalani satu kali. Pengulangan tes ini tetap perlu dilakukan sesuai dengan anjuran dari dokter maupun tenaga medis.