Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 12 Jam) - Laboratorium Gunung Sahari

348 melihat
Masa berlaku hingga 31 Oktober 2021

Mulai dari
Rp 1.000.000

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Beli Promo

Promo Berlaku diLihat semua lokasi
Laboratorium Gunung Sahari Jakarta PusatJalan Gn. Sahari No.51 A/3, Gunung Sahari Selatan, Kec. Kemayoran, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10610
Laboratorium Gunung Sahari Daan MogotJalan Utan Jati, Kalideres, RT.9/RW.12Ruko Citra Garden 2 Blok I.5 No.3, Pegadungan, Kec. Kalideres, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11830
Laboratorium Gunung Sahari Kelapa GadingJalan Boulevard Kelapa Gading, Blok FV 1, No. 18, RT.11/RW.18, Kelapa Gading Timur, Kec. Kelapa Gading, Kota Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 12 Jam) di Laboratorium Gunung Sahari

Lakukan pemeriksaan Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 12 Jam) di Laboratorium Gunung Sahari cabang Jakarta Pusat, Daan Mogot, Kelapa Gading, Depok dengan seharga Rp 1.000.000,-

Informasi pemeriksaan

  • Paket pemeriksaan yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan (non-refundable)
  • Setelah menyelesaikan pembayaran, Anda akan mendapatkan voucher untuk ditukarkan kepada petugas kesehatan di fasilitas kesehatan terkait saat akan melakukan pemeriksaan
  • Voucher berlaku 2 (dua) minggu setelah pembelian voucher
  • Silahkan melakukan booking terlebih dahulu untuk mendapatkan slot pemeriksaan di faskes terkait
  • Reservasi minimal dilakukan H-2 sebelum pemeriksaan
  • Waktu pemeriksaan pada hari Senin-Sabtu pukul 06.00-14.00 WIB (Hari Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup)
  • Hasil pemeriksaan akan keluar dalam waktu 12 jam setelah pengambilan sampel
  • Hasil pemeriksaan akan dikirimkan melalui email atau pasien dapat mengambilnya di fasilitas kesehatan terkait
  • Tindakan dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional

Mengapa Anda membutuhkan Swab PCR Test COVID-19?

Tes PCR (polymerase chain reaction) adalah pemeriksaan molekular yang dilakukan dengan metode amplifikasi atau memperbanyak materi genetik virus atau bakteri. Tes PCR sering dilakukan untuk mendeteksi keberadaan virus atau bakteri yang menyebabkan penyakit tertentu.Salah satu metode pengambilan sampel untuk tes PCR adalah dengan tes usap atau swab test. Contoh penyakit yang bisa didiagnosis melalui tes PCR dengan metode pengambilan sampel dari swab test adalah COVID-19.

Apa informasi penting mengenai Swab PCR Test COVID-19?

Seperti yang telah disebutkan di atas, tes PCR bisa digunakan untuk mendeteksi keberadaan materi genetik yang ada di dalam setiap makhluk hidup, termasuk virus dan bakteri. Kemampuan tes PCR dalam mendeteksi materi genetik tersebut bisa digunakan untuk mendeteksi sejumlah penyakit infeksi, seperti:
  • Gonore
  • Klamidia
  • Penyakit Lyme
  • Pertusis (batuk rejan)
  • Infeksi cytomegalovirus
  • Infeksi human papillomavirus (HPV)
  • Infeksi human immunodeficiency virus (HIV)
  • Hepatitis C
  • COVID-19

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan Swab Test PCR COVID-19?

Sebelum melakukan PCR swab test pasien hanya menggunakan masker dan APD saat akan melakukan pemeriksaan untuk melakukan pencegahan terinfeksi virus corona dan tidak menyebarkan virus tersebut. Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan PCR swab test yaitu: Kelebihan
  • Pengambilam sampel menggunakan teknik swab
  • Hasil pemeriksaan PCR lebih akurat untuk mendeteksi keberdaan virus korona
Kekurangan
  • Waktu pemeriksaan yang dibutuhkan lebih lama dan lebih rumit.
  • Harga PCR lebih mahal dari pada tes COVID-19 lainnya
  • Hanya bisa dilakukan di laboratorium yang memiliki kelangkapan khusus 

Bagaimana Swab PCR Test COVID-19 dilakukan?

Teknik swab dapat dilakukan melalui nasofaring (hidung) dan orofaring (mulut). Tenaga medis akan memasukkan alat swab yang berbentuk seperti cotton bud, namun dengan ukuran yang jauh lebih panjang.
  • Prosedur pengambilan sampel melalui nasofaring dilakukan dengan cara memasukkan dan menyapukan alat swab ke dalam lubang hidung hingga mencapai pangkal hidung selama beberapa detik untuk menyerap cairan atau lendir yang terdapat di area tersebut.
  • Prosedur pengambilan sampel melalui orofaring dilakukan dengan cara memasukkan dan menyapukan alat swab ke dalam mulut tanpa menyentuh lidah hingga ke belakang tenggorokanselama beberapa detik untuk menyerap cairan atau lendir yang terdapat di area tersebut.
Setelah selesai, alat swab akan langsung dimasukkan ke tabung dalam wadah khusus dan ditutup untuk selanjutnya dikirim ke laboratorium untuk diperiksa menggunakan teknik PCR.Hasil swab test corona umumnya akan keluar dalam waktu dua hari. Hasilnya bisa berupa:
  • Positif

Hasil positif menandakan adanya infeksi virus corona. 
  • Negatif

Hasil negatif menandakan bahwa tidak adanya infeksi virus corona. Namun hasil tes pemeriksaan negatif pada sampel tunggal, terutama yang berasal dari hidung dan tenggorokan, belum tentu mengindikasikan ketiadaan infeksi.Karena itu, swab test corona tidak hanya cukup dijalani satu kali. Pengulangan tes ini tetap perlu dilakukan sesuai dengan anjuran dari dokter maupun tenaga medis.

Profil Faskes

Visi

Menjadi Laboratorium Klinik dengan standard pelayanan kelas dunia yang mampu melayani seluruh masyarakat Indonesia.

Misi

  1. Memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan akurat.
  2. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia.
  3. Memilih metode pemeriksaan, reagensia dan peralatan sesuai dengan teknologi masa kini.
  4. Membuka cabang-cabang baru di seluruh Indonesia.