Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) - RSIA Santo Yusuf Tanjung Priok

3164 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2022

Rp 490.000
Rp 275.000Hemat 43%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Beli Promo

Promo Berlaku di
RSIA Santo Yusuf Tanjung PriokJalan Ganggeng Raya No. 9, RT.11/RW.1, Sungai Bambu, Tanjung Priok, Kota Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14140

Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) di RSIA Santo Yusuf Tanjung Priok

RSIA Santo Yusuf Tanjung Priok menyediakan pemeriksaan COVID-19 yaitu Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) dengan harga promo menjadi Rp 275.000,00

Informasi pemeriksaan

  • Paket pemeriksaan yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan (non-refundable)
  • Setelah menyelesaikan pembayaran, Anda akan mendapatkan voucher untuk ditukarkan kepada petugas fasilitas kesehatan saat akan melakukan pemeriksaan 
  • Voucher berlaku 2 (dua) minggu setelah pembelian
  • Silahkan melakukan booking terlebih dahulu untuk mendapat slot pemeriksaan di fasilitas kesehatan terkait
  • Waktu pemeriksaan pada Senin - Jum'at pukul 08:00 - 13:00 WIB (Hari libur nasional tutup)
  • Hasil akan keluar H+1 setelah pengambilan sampel
  • Harga promo sudah termasuk pemeriksaaan dan hasil pemeriksaan 
  • Hasil pemeriksaan dapat dikirim melalui email atau pasien bisa menunggu untuk mengambil hasilnya

Mengapa Anda membutuhkan Swab PCR Test COVID-19?

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit ini dikarenakan terjadi infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian.Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona. Virus ini bisa menyerang siapa saja, seperti lansia (golongan usia lanjut), orang dewasa, anak-anak, dan bayi, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui.

Apa informasi penting PCR Swab Test COVID-19?

Berikut merupakan upaya untuk pencegahan terhadap virus COVID-19 :
  • Selalu memakai masker
  • Menjaga jarak minimal 1 meter
  • Hindari kerumunan
  • Selalu mencuci tangan dengan air bersih
Pasien yang di anjurkan unruk melakukan swab pcr test meliputi :
  • PDP (Pasien dalam pengawasan)
  • orang tanpa gejala (OTG)
  • Orang yang berpergian ke wilayah zona merah covid-19
  • Orang yang memiliki kontak erat dengan pasien COVID-19 seperti, tenaga medis
Kelompok orang tersebut akan dirujuk ke rumah sakit rujukan corona untuk melakukan pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction).

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan PCR Swab Test COVID-19?

Pengambilan sampel PCR (polymerase chain reactionSwab test tidak berpengaruh jika pengambilan sampel yang diambil dalam keadaan sedang batuk atau pilek, demam, kurang tidur, makan atau minum obat, suplemen tertentu.Pasien hanya perlu menggunakan masker serta perlengkapan keamanan lainnya supaya terhindar dari penularan serta tidak menyebarkan virus terhadap orang lain.
Gejala yang dapat ditimbulakan akibat terinfeksi virus corona adalah:
  • Demam tinggi
  • Batuk kering
  • Hilangnya indera perasa atau penciuman
  • Rasa tidak nyaman dan nyeri
  • Nyeri tenggorokan
  • Kelelahan
  • Diare
  • Konjungtivitis (mata merah)
  • mengalami sakit kepala
  • ruam pada kulit, atau perubahan warna pada jari tangan atau jari kaki

Bagaimana PCR Swab Test COVID-19 dilakukan?

Pada pemeriksaan ini, sampel yang biasa digunakan yaitu sampel yang diambil dari tenggorok di belakang hidung (nasofaring) atau belakang mulut (orofaring). Swab test corona dengan sampel nasofaring lebih direkomendasikan. Sementara sampel orofaring diambil sebagai alternatif.

Prosedur swab test corona lewat tenggorokan

  • Pasien terlebih dahulu diminta membuka mulut lebar-lebar.
  • Dokter akan memasukkan alat swab ke mulut pasien hingga mencapai bagian belakang tenggorokan.
  • Dokter akan mengambil sampel dengan cara menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama beberapa detik.

Prosedur swab test corona lewat hidung

  • Pasien akan diminta untuk meniup napas terlebih dahulu melalui hidung guna memastikan tidak ada sumbatan.
  • Pasien akan diminta agar sedikit mendongak
  • Alat swab berbentuk cotton bud dengan tangkai panjang akan dimasukkan ke dalam lubang hidung pasien hingga mencapai bagian belakang hidung.
  • Dokter akan mengambil sampel dengan cara menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama beberapa detik.
Hasil swab test corona akan keluar sekitar 1-2 hari kerja . Hasilnya bisa berupa:
  • Negatif

Hasil negatif yaitu menandakan bahwa tidak adanya infeksi virus corona. Namun hasil tes pemeriksaan negatif pada sampel tunggal, terutama yang berasal dari hidung dan tenggorokan, belum tentu mengindikasikan ketiadaan infeksi.
  • Positif

Hasil positif menandakan adanya infeksi virus corona. Bila Anda memiliki hasil ini dari laboratorium regional, konfirmasi ulang akan dilakukan oleh Laboratorium Pusat Penyakit Infeksi Prof. Dr. Oemijati – Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan. untuk memastikan hasih yang lebih akuratKarena itu, swab test tidak hanya cukup dijalani satu kali. Pengulangan tes ini tetap perlu dilakukan sesuai dengan anjuran dari dokter maupun tenaga medis.