Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) - RS Tarumajaya

113 melihat
Masa berlaku hingga 25 Juni 2021

Mulai dari
Rp 799.000

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
RS TarumajayaJalan Raya Tarumajaya No. 1B

Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) - RS Sentosa Bogor

RS Tarumajaya menyediakan promo PCR test, dengan harga Rp 799.000,-

Informasi Pemeriksaan

  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Jumat pukul 07:30 - 15:30 WIB, Sabtu pukul 07:30 - 12:00 WIB (Hari Libur Nasional Tutup)
  • Tindakan pemeriksaan dilakukan oleh analis medis kesehatan yang profesional
  • Hasil pemeriksaan akan keluar H+1  setelah pengambilan sampel
  • Hanya untuk pembayaran pribadi (Tunai, Debit, dan Kartu Kredit)
  • Hasil pemeriksaan akan di informasikan melalui email atau hard copy yang bisa di ambil di tempat pemeriksaan
Jika Anda berminat dengan promo ini, silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol Booking Sekarang atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 3199 0388 dan WhatsApp +62 812-8858-

Mengapa Anda membutuhkan PCR Swab Test COVID-19?

Penularan utama virus COVID-19  melalui percikan droplet yang keluar dari saluran pernapasan manusia. Droplet ini menyembur ketika penderita sedang mengalami batuk, bersin, ataupun berbicara. Droplet yang mengandung virus kemudian bisa masuk ke dalam mulut atau hidung orang lain di sekitarnya secara tidak sengaja.Tes PCR dilakukan dengan cara swab pada bagian tenggorokan atau hidung. Pemeriksaan ada atau tidaknya virus itulah yang dilakukan menggunakan metode PCR. Metode ini untuk menganalisis DNA atau RNA (materi genetik) yang terdapat dalam virus. Tes ini akan mendeteksi materi genetik virus dengan tingkat keakuratan paling tinggi, yaitu sebesar 91-98 persen.Selain tes PCR tes lain untuk mendeteksi keberadaan virus corona yaitu rapid test atau test cepat, namun pemeriksaan ini memiliki tingkat akurasi yang rendah. Oleh karena itu rapid test digunakan sebagai pemeriksaan awal dan tes PCR sebagai tes konfirmasi.Virus corona jika tidak di tangani dengan segera akan menimbulkan beberapa penyakit komplikasi, beberapa penyakit komplikasi diantaranya :
Berikut merupakan upaya untuk pencegahan terhadap virus corona :
  • Menjaga jarak
  • Meningkatkan imun tubuh
  • Sering mencuci tangan
  • Tidak menyentuh area mulut, hidung dan mata
  • Menghindari kontak dekat dengan pasien yanng terinfeksi
  • Menggunakan masker

Apa informasi penting PCR Swab Test COVID-19?

Jila pasien memperoleh hasil tes positif setelah melakukan pemeriksaan tes PCR dari laboratorium regional, konfirmasi ulang akan dilakukan oleh Laboratorium Pusat Penyakit Infeksi Prof. Dr. Oemijati – Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan.Selain batuk, diare, demam maupun gangguan pernapasan lainnya, berikut juga beberapa kondisi yang juga muncul sebagai gejala terhadap virus  COVID-19  :
Berikut merupakan kelompok yang dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan PCR swab test :
  • Orang dalam pemantauan (ODP)
  • Pasien dalam pengawasan (PDP)
  • Orang yang mengalami gejala sejenis flu, dan demam 38 derajat Celcius ke atas dan batuk.
  • Pasien dengan hasil rapid test yang positif 
  • Orang yang memiliki kontak erat dengan pasien  COVID-19 seperti, tenaga kesehatan

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan PCR Swab Test COVID-19?

Prosedur PCR (polymerase chain reaction) swab test tidak berpengaruh jika pengambilan sampelnya diambil saat Anda sedang dalam keadaan batuk, kurang tidur, pilek, demam, makan atau minum obat, ataupun mengonsumsi suplemen tertentu.Pasien hanya perlu menggunakan masker dan perlengkapan keamanan lainnya agar terhindar dari penularan virus corona serta tidak menyebarkan virus ke orang lain.

Bagaimana Swab PCR Test COVID-19 dilakukan?

PCR swab test COVID-19 dengan menggunakan sampel nasofaring (lewat hidung) lebih di anjurkan oleh WHO karena di anggap lebih efektif sampelnya. Sementara itu  sampel orofaring (lewat tenggorokan) sebagai pilihan alternatif.Pada pemeriksaan PCR Swab test COVID-19 sampel yang digunakan yaitu sampel lendir, dengan menggunakan teknik usap tenggorok di bagian belakang hidung (nasofaring) atau belakang mulut (orofaring). 

1. Prosedur swab test corona lewat tenggorokan (orofaring)

  • Pasien diminta membuka mulut lebar-lebar.
  • Tenaga medis akan memasukkan alat swab ke mulut pasien hingga mencapai bagian belakang tenggorokan. Swab tidak boleh menyentuh lidah.
  • Tenaga medis akan mengambil sampel dengan menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama beberapa detik untuk mendapatkan sampel yang maksimal.

2. Prosedur swab test corona lewat hidung (nasofaring)

  • Pasien diminta untuk meniup napas melalui hidung untuk memastikan tidak ada sumbatan.
  • Pasien diminta sedikit mendongak
  • Alat swab berbentuk cotton bud dengan tangkai panjang akan dimasukkan ke dalam lubang hidung pasien sampai mencapai bagian belakang hidung.
  • Tenaga medis akan mengambil sampel dengan cara menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama kurang lebih beberapa detik guna mendapatkan sampel yang maksimal.
Setelah sampel dirasa sudah cukup, alat swab akan dimasukkan ke dalam tabung khusus dan dikirim ke laboratorium untuk dilakukan PCR.