Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) - RS Harapan Sehati

1411 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Rp 750.000
Rp 468.000Hemat 37%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Beli Promo

Promo Berlaku di
RS Harapan SehatiJalan Tegar Beriman No. 9F, Bojong Baru, Kec. Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat 16920

Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) di RS Harapan Sehati

RS Harapan Sehati menyediakan layanan promo pemeriksaan COVID-19 yaitu Swab PCR Test dengan hasil 1 hari, dengan harga Rp 468,000,-

Informasi Pemeriksaan

  • Paket yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan (non-refundable)
  • Setelah menyelesaikan pembayaran, Anda akan mendapatkan voucher untuk ditukarkan di hadapan petugas Faskes saat akan melakukan pemeriksaan
  • Voucher berlaku 2 (dua) minggu setelah pembelian
  • Silahkan melakukan booking terlebih dahulu untuk mendapat slot pemeriksaan di faskes terkait
  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Minggu Pukul 08:00 - 21:00 WIB
  • Hasil pemeriksaan akan keluar 1 hari setelah pengambilan sampel
  • Hasil pemeriksaan akan diinformasikan oleh pihak Rumah Sakit melalui Telfon atau Whatsapp
  • Tindakan pemeriksaan dilakukan oleh analisis laboratorium

Mengapa Anda membutuhkan PCR Swab Test COVID-19?

RT-PCR  (Real Time - Polymerase Chain Reaction) Swab test adalah tes untuk menemukan adanya infeksi terhadap virus COVID-19. Pemeriksaan swab dilakukan dengan menggunakan sampel yang di ambil melalui saluran pernapasan melalui tenggorokan (orofaring) dan hidung (nasofaring). Setelah sampel di ambil kemudian sampel tersebut akan dilakukan pemeriksaan untuk menemukan materi genetik virus pada sampel swab yang sudah di ambil. Hasil pemeriksaan PCR swab test membutuhkan waktu yang lumayan lama untuk hasil keluar.Pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction) tidak menimbulakan efek samping yang serius, pasien hanya akan merasakan rasa tidak nyaman pada saat sampel di ambil. Namun efek tersebut akan hilang dengan sendirinya.

Apa informasi penting PCR Swab Test COVID-19?

Hasil pemeriksaan PCR swab positif itu menadakan bahwa pasien tersebut terinfeksi terhadap virus  COVID-19, pasien harus melakukan isolasi di tempat khusus dan perlu mendapatkan perawatan dari perawat medis di rumah sakit.Berikut adalah kelompok yang di sarankan untuk melakukan pemeriksaan PCR swab test :
  • ODP (Orang dalam pemantauan)
  • PDP (Pasien dalam pengawasan)
  • Orang yang mengalami gejala sejenis flu, dan demam 38 derajat Celcius ke atas dan batuk.
  • Pasien dengan hasil rapid test yang positif 
  • Orang yang memiliki kontak erat dengan pasien COVID-19 seperti, tenaga medis
Kelompok tersebut akan dirujuk ke rumah sakit rujukan corona untuk melakukan pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction).Berikut merupakan upaya untuk pencegahan terhadap virus COVID-19 :
  • Rajin mencuci tangan.
  • Gunakan masker bila berpergian, dan hindari menyentuh bagian luar masker.
  • Lakukan social distancing.
  • Hindari menyentuh area wajah.
  • Makan, minum, dan tidur secara teratur.
  • Olahraga secara rutin dan berjemur sekitar 15 menit untuk sumber vitamin D dari sinar matahari.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan PCR Swab Test COVID-19?

Pengambilan sampel PCR Swab test tidak mempengaruhi jika pengambilan sampelnya diambil dalam keadaan sedang batuk atau pilek, demamkurang tidur, makan atau minum obat, suplemen tertentu. Pasien hanya perlu menggunakan masker serta perlengkapan keamanan lainnya supaya terhindar dari penularan serta tidak menyebarkan virus terhadap orang lain.Berikut merupakan gejala-gejala seseorang terinfeksi dari virus COVID-19 meliputi :
Berikut merupakan perbedaan PCR swab test dengan rapid swab test antigen:
  • Waktu Pemeriksaan
Swab test antigen membutuhkan waktu yang cepat yaitu antara 30-60 menit. Sedangkan prosedur tes PCR membutuhkan waktu paling cepat sekitar 1 hari.
  • Sampel yang di periksa
PCR dan rapid swab test antigen sama-sama menggunakan lendir dari hidung ataupun tenggorokan sebagai sampel. Proses pengambilan lendir ini melalui teknik swab. 
  • Tingkat akurasi hasil pemeriksaan
Tingkat akurasi PCR swab test bisa mencapai 80-90 persen. Sementara itu, rapid swab test antigen memiliki tingkat akurasi di bawah PCR. 

Bagaimana Swab PCR Test COVID-19 dilakukan?

PCR (polymerase chain reaction) swab test COVID-19 dengan menggunakan sampel nasofaring (hidung) lebih di sarankan. Sementara itu sampel orofaring (tenggorokan) sebagai sampel alternatif. Pada pemeriksaan PCR Swab test corona sampel yang digunakan yaitu menggunakan sampel lendir, dengan teknik usap tenggorok di belakang nasofaring (hidung) atau belakang orofaring (tenggorokan). 

1. Prosedur swab test corona lewat hidung (nasofaring)

  • Pasien diminta untuk meniup napas melalui hidung untuk memastikan tidak ada sumbatan.
  • Pasien diminta sedikit mendongak
  • Alat swab berbentuk cotton bud dengan tangkai panjang akan dimasukkan ke dalam lubang hidung pasien sampai mencapai bagian belakang hidung.
  • Tenaga medis akan mengambil sampel dengan cara menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama kurang lebih beberapa detik guna mendapatkan sampel yang maksimal.

2. Prosedur swab test corona lewat tenggorokan (orofaring)

  • Pasien diminta membuka mulut lebar-lebar.
  • Tenaga medis akan memasukkan alat swab ke mulut pasien hingga mencapai bagian belakang tenggorokan. Swab tidak boleh menyentuh lidah.
  • Tenaga medis akan mengambil sampel dengan menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama beberapa detik untuk mendapatkan sampel yang maksimal.
Setelah sampel selesai di ambil, alat swab akan dimasukkan ke dalam tabung khusus dan dikirim ke laboratorium untuk dilakukan PCR.