Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) - Pondok Indah Medical Centre

1058 melihat
Masa berlaku hingga 16 Agustus 2021

Rp 750.000
Rp 480.000Hemat 36%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
Pondok Indah Medical CentreJalan Sekolah Kencana IV A No.8A, RT.4/RW.15, Pd. Pinang, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12310

Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) di Pondok Indah Medical Centre

Pondok Indah Medical Centre menyediakan layanan swab PCR test COVID-19 dengan hasil 1 hari setelah pengambilan sampel seharga Rp 480.000,

Informasi pemeriksaan

  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Sabtu Pukul 07:00 - 21:00 WIB (Hari Libur Nasional Tutup)
  • Hasil pemeriksaan akan keluar 24 jam setelah pengambilan sampel
  • Hasil pemeriksaan akan dikirim melalui email atau bisa di ambil langsung di lokasi terkait
Jika Anda berminat dengan promo ini, silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol "Beli Sekarang" di bawah ini atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 3199 0388 dan WhatsApp +62 812-8858-8167

Mengapa Anda membutuhkan PCR Swab Test COVID-19?

Masa pandemi virus corona di Indonesia dan seluruh dunia belum berakhir dan tidak tahu kapan akan berakhir. Pandemi virus corona yang sangat panjang mengubah semua aspek kehidupan di belahan dunia, baik dalam aspek kesehatan,keagaman, pemerintahan, pendidikan dan perekonomian. Dunia belum pulih dari pandemi sehingga manusia harus berdamai dan hidup berdampingan dengan virus COVID-19. Salah satu cara pemeriksaan seseorang apakah terinfeksi terhadap virus corona yang akurat yaitu dengan pemeriksaan swab PCR dimana swab ini mengambil lendir di pangkal hidung dan tenggorokan untuk diperiksan melalui laboratorium. Pemeriksaan PCR dilakukan untuk memeriksa material genetik terhadap virus corona. Prosedur pemeriksaan ini dilakukan dengan menggunakan sampel dahak atau lendir pada hidung. Hasil pemeriksaan pcr swab test membutuhkan waktu yang lumayan lama untuk hasil keluar. Pemeriksaan PCR tes tidak menimbulakan efek samping yang serius, pasien hanya akan merasakan rasa tidak nyaman pada saat sampel di ambil. Namun, efek tersebut akan hilang dengan sendirinya. Selain PCR pemeriksaan rapid juga bisa digunakan sebagai skrinning terhadap virus corona. Berdasarkan Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19) yang di umumkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), penanganan virus corona di Indonesia menggunakan dua metode salah satunya adalah metode PCR (Polymerase Chain Reaction) denggan menggunakan teknik swab.

Apa informasi penting PCR Swab Test COVID-19?

Tujuan dari pemeriksaan PCR  adalah untuk memeriksa material genetik dari virus corona. Hasil pemeriksaan PCR test menunjukan hasil positif menandakan bahwa pasien tersebut sedang terinfeksi virus  COVID-19, pasien tersebut harus melakukan isolasi di tempat khusus dan perlu mendapatkan perawatan dari tenaga medis di rumah sakit.Berikut adalah kelompok yang direkomendasikan untuk menjalani pemeriksaan PCR swab test :
  • ODP (Orang dalam pemantauan)
  • PDP (Pasien dalam pengawasan)
  • Pasien dengan hasil rapid test yang positif 
  • Orang yang memiliki kontak erat dengan pasien COVID-19 seperti, tenaga kesehatan
  • Orang yang mengalami gejala sejenis flu, dan demam 38 derajat Celcius ke atas dan batuk.
Kelompok tersebut akan dirujuk ke rumah sakit rujukan corona untuk melakukan pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction).Berikut merupakan upaya pencegahan terhadap virus COVID-19 :

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan PCR Swab Test COVID-19?

Pengambilan sampel PCR Swab test tidak mempengaruhi jika pengambilan sampelnya diambil dalam keadaan sedang demamkurang tidur, batuk atau pilek, makan atau minum obat, suplemen tertentu. pasien hanya perlu menggunakan masker serta perlengkapan keamanan lainnya agar terhindar dari penularan serta tidak menyebarkan virus ke orang lain.
Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan PCR swab test yaitu: Kelebihan
  • Pengambilam spesimen lendir menggunakan swab dan pemeriksan PCR merupakan metode yang paling akurat untuk mendeteksi virus corona jenis baru.
  • Hasil pemeriksaan PCR lebih akurat jika di banding dengan pemeriksaan rapid test atau rapid antigen
Kekurangan
  • Membutuhkan waktu yang lama dan rumit.
  • Harga relatif lebih mahal dari pemeriksaan tes COVID-19 yang lainnya.
  • Hanya bisa dilakukan di laboratorium  dengan kelangkapan khusus 
Berikut merupakan gejala-gejala seseorang terinfeksi dari virus COVID-19 meliputi :

Bagaimana Swab PCR Test COVID-19 dilakukan?

PCR (Polymerase Chain Reactionswab test COVID-19 dengan sampel nasofaring lebih di sarankan. Sementara itu sampel orofaring sebagai sampel alternatif. Pada pemeriksaan PCR Swab test COVID-19 sampel yang digunakan yaitu menggunakan sampel lendir, dengan teknik usap tenggorok di belakang hidung (nasofaring) atau belakang mulut (orofaring). 

1. Prosedur swab test corona lewat tenggorokan (orofaring)

  • Pasien diminta membuka mulut lebar-lebar.
  • Tenaga kesehatan akan memasukkan alat swab ke mulut pasien hingga mencapai bagian belakang tenggorokan. Swab tidak boleh menyentuh lidah.
  • Tenaga medis akan mengambil sampel dengan menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama beberapa detik untuk mendapatkan sampel yang maksimal.

2. Prosedur swab test corona lewat hidung (nasofaring)

  • Pasien diminta untuk meniup napas melalui hidung guna memastikan tidak ada sumbatan.
  • Pasien diminta sedikit mendongak
  • Alat swab berbentuk cotton bud dengan tangkai panjang akan dimasukkan ke dalam lubang hidung pasien sampai mencapai bagian belakang hidung.
  • Tenaga medis akan mengambil sampel dengan cara menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama kurang lebih beberapa detik guna mendapatkan sampel yang maksimal.
Setelah sampel selesai di ambil, alat swab akan dimasukkan ke dalam tabung khusus dan dikirim ke laboratorium untuk dilakukan PCR.Hasil swab test corona akan keluar sekitar 1-2 hari kerja . Hasilnya bisa berupa:
  • Negatif

Dan apabila anda memiliki hasil ini dari laboratorium negatif, menandakan bahwa tidak adanya infeksi virus corona. Namun hasil tes pemeriksaan negatif pada sampel tunggal, terutama yang berasal dari hidung dan tenggorokan, belum tentu mengindikasikan ketiadaan infeksi
  • Positif

Bila Anda memiliki hasil ini dari laboratorium positif, konfirmasi ulang akan dilakukan oleh Laboratorium Pusat Penyakit Infeksi Prof. Dr. Oemijati – Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan.Karena itu, swab test corona tidak hanya cukup dijalani satu kali. Pengulangan tes ini tetap perlu dilakukan sesuai dengan anjuran dari dokter maupun tenaga medis.

Profil Faskes

Visi : Menjadi Mitra Pilihan dalam Perawatan Dialisis Anda, Saat Ini dan untuk SeterusnyaMisi : Bersama Tingkatkan Kualitas Hidup Anda dann Kami RenalTeam dann Mitra Pilihan Anda dalam Perawatan Dialisis