Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) - Metro Hospitals Cikupa

1377 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Rp 900.000
Rp 495.000Hemat 81%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
Metro Hospitals CikupaJalan Raya Serang KM 16.8, Sukamulya, Kec. Cikupa, Tangerang, Banten 15710

Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) di Metro Hospitals Cikupa

Metro Hospitals Cikupa  menyediakan Paket PCR Swab Test dengan hasil 1 hari kerja dengan harga Rp 495,000,-

Informasi pemeriksaan

  • Waktu pemeriksaan pada Hari Senin - Jumat Pukul 09:00 - 15:00 WIB, Sabtu Pukul 09:00 - 11:00 WIB  (Hari Libur Nasional Tutup)
  • Hasil akan keluar H+1 hari kerja setelah pengambilan sampel.
  • Hanya berlaku untuk pembayaran pribadi (Tunai, Debit, Kredit)
  • Harga sudah termasuk biaya administrasi dan surat hasil pemeriksaan
  • Hasil pemeriksaan akan di kirim melalui email atau bisa di ambil di lokasi terkait
Jika Anda berminat dengan promo ini, silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol "Beli Sekarang" di bawah ini atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 2789 9827 dan WhatsApp +62 812-8858-8167

Mengapa Anda membutuhkan PCR Swab Test COVID-19?

Virus corona  merupakan termasuk kedalam kelompok besar virus yang dapat mengakibatkan terjadinya infeksi saluran pernapasan ringan hingga sedang, seperti penyakit flu. Sehingga banyak orang terinfeksi virus ini, setidaknya satu kali.Pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction) tidak memiliki efek samping yang serius, pasien akan merasakan sedikit tidak nyaman pada saat sampel di ambil. Akan tetapi efek tersebut akan hilang dengan sendirinya.Untuk mengetahui seseorang terinfeksi virus corona, tenaga medis akan mengawali dengan anamnesis atau wawancara medis. Tegana medis akan menanyakan gejala atau keluhan yang sedang dialami. Selain itu, tenaga medis juga akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan darah untuk membantu menegakkan diagnosis.Tenaga medis juga akan melakukan tes dahak, mengambil sampel dari tenggorokan, atau spesimen pernapasan lainnya. Sedangkan, untuk kasus yang diduga infeksi novel coronavirus, tenaga medis akan melakukan swab tenggorokan, DPL, fungsi hepar, fungsi ginjal, dan PCT/CRP.

Apa informasi penting PCR Swab Test COVID-19?

Paket screening COVID-19 ini diperlukan bagi pasien:
  • Pasien dalam pengawasan (PDP)
  • Orang dalam pemantauan (ODP)
  • Orang yang memiliki kontak erat dengan pasien COVID-19
  • Pasien dengan hasil rapid test yang positif
  • Orang yang melakukan perjalanan keluar kota 
Hasil dari pemeriksaan PCR swab test menunjukkan hasil yang positif menunjukan bahwa pasien adanya infeksi terhadap virus  COVID-19, sehingga pasien harus melakukan isolasi di tempat khusus dan perlu mendapatkan perawatan khusus dari tenaga medis di rumah sakitBerikut ini upaya untuk mencegah virus COVID-19 :
  • Selalu memakai masker
  • Selalu mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer
  • Hindari Kerumunan 
  • Menjaga jarak minimal 1 meter 
  • Batasi aktivitas di luar rumah
  • Menjaga Kebersihan
  • Olahraga secara rutin 
  • Mengkonsumsi Vitamin 

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan PCR Swab Test COVID-19?

Pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction) tidak adanya memilik efek samping yang serius, hanya saja pasien akan merasakan rasa tidak nyaman pada saat sampel di ambil. Akan tetapi efek yang ditimbulkan tersebut akan hilang dengan sendirinya.
Berikut merupakan Gejala yang paling umum yang diaalami seseorang terinfeksi virus covid-19 :
  • Demam tinggi
  • Batuk kering
  • Kelelahan
Gejala yang sedikit tidak umum:
  • Rasa tidak nyaman dan nyeri
  • Diare
  • Nyeri tenggorokan
  • Konjungtivitis (mata merah)
  • Hilangnya indera perasa atau penciuman
  • Sakit kepala
  • Ruam pada kulit, atau perubahan warna pada jari tangan atau jari kaki

Bagaimana PCR Swab Test COVID-19 dilakukan?

Pada pemeriksaan COVID-19 menggunakan PCR, sampel yang biasanya digunakan yaitu apus tenggorokan di belakang hidung (nasofaring) atau belakang mulut (orofaring). Swab test corona dengan sampel nasofaring lebih direkomendasikan. Sementara sampel orofaring digunakan sebagai alternatif.

1. Prosedur swab test corona melalui hidung

  • Pasien akan diminta untuk duduk di kursi dan menghembuskan napas melalui hidung untuk memastikan bahwa tidak ada sumbatan.
  • kemudian, pasien diminta untuk mendongakkan kepala dan tenaga medis akan memasukkan alat swab (flocked swab) ke dalam lubang hidung hingga sampai ke bagian belakang hidung atau nasofaring. Alat yang digunakan ini berukuran sekitar 15 cm dengan ujung kapas, menyerupai cotton bud.
  • Kemudian, tenaga kesehatan akan memutar alat swab dengan pelan dan beberapa kali selama sekitar 15 detik di bagian dalam belakang hidung. Gunanya agar cairan terserap sempurna. Selama proses ini, pasien merasa sedikit tidak nyaman.
  • Sampel lalu ditempatkan di sebuah tabung kecil khusus (cryotube).
  • Cryotube kemudian dililit dengan parafilm dan dimasukkan ke dalam plastik klip. Jika ada lebih dari satu pasien, plastik klip dipisahkan untuk menghindari kontaminasi silang.

2. Prosedur swab test corona lewat tenggorokan

  • Pasien akan diminta untuk membuka mulut dengan lebar.
  • Lalu, tenaga medis akan memasukkan alat swab ke pada mulut hingga sampai dibagian belakang tenggorokan. Alat swab tidak boleh menyentuh lidah.
  • Setelahnya, petugas kesehatan memutar alat swab dengan pelan dan beberapa kali selama sekitar 15 detik.
  • Kemudian, petugas kesehatan akan memasukkan alat swab ke cryotube lalu ditutup dengan rapat.
Pada saat proses pengambilan sampel itu, petugas wajib menjalankan semua protokol kesehatan. Mulai dari memakai alat pelindung diri (APD) lengkap dan menjaga jarak minimal 1 meter. Hasil akhir dari pemeriksaan tersebut akan menunjukkan keberadaan virus corona dalam tubuh seseorang. Pemeriksaan ini membutuhkan waktu hingga 1 hari sampai hasilnya muncul. Tapi, tergantung dengan kapasitas laboratorium yang digunakan untuk memeriksa sampel. Hasil swab test corona akan keluar sekitar 1 hari kerja. Hasilnya bisa berupa:
  • Positif

Bila Anda memiliki hasil ini dari laboratorium positif, konfirmasi ulang untuk dilakukan oleh Laboratorium Pusat Penyakit Infeksi Prof. Dr. Oemijati – Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan.
  • Negatif

Dan apabila anda memiliki hasil ini dari laboratorium negatif, menandakan bahwa tidak ada infeksi virus corona dalam tubuh. Namun hasil tes pemeriksaan negatif pada sampel tunggal, terutama yang berasal dari hidung dan tenggorokan, belum tentu mengindikasikan ketiadaan infeksiKarena itu, swab test corona tidak hanya cukup dijalani satu kali. Pengulangan tes ini tetap perlu dilakukan sesuai dengan anjuran dari dokter maupun tenaga medis.

Profil Faskes

visi : Metro Hospitals Cikupa memiliki visi untuk dapat menjadi penyedia layanan kesehatan terpadu, terkemuka dan terpercaya.Misi : Metro Hospitals Cikupa juga memiliki misi berikut untuk dapat mencapai visi yang ingin dituju:
  1. Menjadi penyedia layanan kesehatan yang berfokus kepada pelanggan.
  2. Mengembangkan layanan kesehatan ke daerah-daerah potensial.
  3. Mengembangkan layanan kesehatan dengan inovasi dan teknologi.
  4. Mengembangkan sumber daya manusia untuk layanan kesehatan yang kompeten.
  5. Menjadi perusahaan yang terus bertumbuh dan memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan.