Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) - Laboratorium Klinik Cito

4481 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Rp 800.000
Rp 495.000Hemat 38%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Beli Promo

Promo Berlaku diLihat semua lokasi
Laboratorium Klinik Cito JakartaJalan Cendrawasih Raya No.4, RT.1/RW.8, Kebayoran Lama Sel., Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12240
Laboratorium Klinik Cito PekalonganJalan KH. Mansyur No.64, Bendan, Kec. Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Jawa Tengah 51119
Laboratorium Klinik Cito TegalJalan Gajah Mada No.79, Mintaragen, Kec. Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah 52125

Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) di Laboratorium Klinik Cito

Laboratorium Klinik Cito menyediakan layanan PCR test COVID-19 dengan hasil 1 hari dengan seharga Rp 495.000,

Informasi pemeriksaan

  • Paket yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan (non-refundable)
  • Setelah menyelesaikan pembayaran, Anda akan mendapatkan voucher untuk ditukarkan di hadapan petugas Faskes saat akan melakukan pemeriksaan
  • Voucher berlaku 2 (dua) minggu setelah pembelian
  • Silahkan melakukan booking terlebih dahulu untuk mendapat slot pemeriksaan di faskes terkait
  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Jumat Pukul 07:00 - 15:00 WIB, Sabtu Pukul 07:00 - 12:00 WIB Untuk Cabang Indraprasta, Setiabudi, Surabaya, Jakarta Senin - Jumat 07:00 – 20:00, Sabtu 07:00 – 17:00 Minggu dan Hari Libur Nasional 07:00 – 12:00 WIB (kecuali cabang Surabaya)
  • Hasil pemeriksaan akan keluar dalam H+1 hari kerja, untuk diluar cabang Semarang, Jakarta dan Bogor mohon untuk melakukan booking H-1 terlebih dahulu kepada customer care SehatQ, dan hasil pemeriksaan berpotensi hingga 2-3 hari kerja tergantung dari banyaknya pemeriksaan sample di Laboratorium.
  • Hasil pemeriksaan akan dikirim melalui email, whatsapp atau bisa di ambil di lokasi terkait

Mengapa Anda membutuhkan PCR Swab Test COVID-19?

Saat ini seluruh dunia sedang mengalami pandemi wabah virus COVID-19, termasuk juga di Indonesia yang masih mengalami wabah virus COVID-19. Banyak pencegahan yang dilakukan untuk mencegah agar virus corona tidak semakin meningkat, mulai dari skrining, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, vaksin dan protokol kesehatan lainnya.Pemeriksaan PCR  merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk memeriksa material genetik dari virus corona. Prosedur pemeriksaan ini dengan mengambil sampel dahak atau lendir pada hidung ataupun tenggorokan. Setelah pengambilan sampel kemudian dilakukan pemeriksaan untuk menemukan materi genetik virus pada sampel swab yang sudah di ambil. Selain PCR pemeriksaan rapid juga bisa digunakan sebagai skrinning.Hasil pemeriksaan pcr swab test membutuhkan waktu yang lumayan lama untuk hasil keluar. Pemeriksaan PCR tes tidak menimbulakan efek samping yang serius, pasien hanya akan merasakan rasa tidak nyaman pada saat sampel di ambil. Namun, efek tersebut akan hilang dengan sendirinya.Berdasarkan Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19) yang di umumkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), penanganan COVID-19 di Indonesia menggunakan dua metode salah satunya adalah metode PCR (Polymerase Chain Reaction) denggan menggunakan teknik swab.

Apa informasi penting PCR Swab Test COVID-19?

Di Indonesia tes PCR sebagai diagnosa seseorang terinfeksi virus corona, pemeriksaan ini digunakan untuk menemukan diagnosis COVID-19 yaitu dengan menggunakan PCR. Tujuan pemeriksaan PCR  yaitu untuk memeriksa material genetik dari virus corona. Hasil pemeriksaan PCR test menunjukan hasil positif menandakan bahwa pasien tersebut sedang terinfeksi virus  COVID-19, pasien tersebut harus melakukan isolasi di tempat khusus dan perlu mendapatkan perawatan dari tenaga medis di rumah sakit.Berikut adalah kelompok yang direkomendasikan untuk menjalani pemeriksaan PCR swab test :
  • ODP (Orang dalam pemantauan)
  • PDP (Pasien dalam pengawasan)
  • Pasien dengan hasil rapid test yang positif 
  • Orang yang mengalami gejala sejenis flu, dan demam 38 derajat Celcius ke atas dan batuk.
  • Orang yang memiliki kontak erat dengan pasien COVID-19 seperti, tenaga medis
Kelompok tersebut akan dirujuk ke rumah sakit rujukan corona untuk melakukan pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction).Berikut adalah upaya pencegahan terhadap virus COVID-19 :

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan PCR Swab Test COVID-19?

Pengambilan sampel PCR Swab test tidak mempengaruhi jika pengambilan sampelnya diambil dalam keadaan sedang demamkurang tidur, batuk atau pilek, makan atau minum obat, suplemen tertentu. pasien hanya perlu menggunakan masker serta perlengkapan keamanan lainnya agar terhindar dari penularan serta tidak menyebarkan virus ke orang lain.Berikut merupakan gejala-gejala seseorang terinfeksi dari virus COVID-19 meliputi :
Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan PCR swab test yaitu: Kelebihan
  • Pengambilam spesimen lendir menggunakan swab dan pemeriksan PCR merupakan metode yang paling akurat untuk mendeteksi virus corona jenis baru.
Kekurangan
  • Membutuhkan waktu yang lama dan rumit.
  • Harga relatif lebih mahal dari pemeriksaan tes COVID-19 yang lainnya.
  • Hanya bisa dilakukan di laboratorium  dengan kelangkapan khusus 

Bagaimana Swab PCR Test COVID-19 dilakukan?

Polymerase Chain Reaction atau PCR swab test COVID-19 dengan sampel nasofaring lebih di sarankan. Sementara itu sampel orofaring sebagai sampel alternatif. Pada pemeriksaan PCR Swab test COVID-19 sampel yang digunakan yaitu menggunakan sampel lendir, dengan teknik usap tenggorok di belakang hidung (nasofaring) atau belakang mulut (orofaring). 

1. Prosedur swab test corona lewat tenggorokan (orofaring)

  • Anda diminta membuka mulut lebar-lebar.
  • Tenaga kesehatan akan memasukkan alat swab ke mulut pasien hingga mencapai bagian belakang tenggorokan. Swab tidak boleh menyentuh lidah.
  • Tenaga kesehatan akan mengambil sampel dengan menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama beberapa detik untuk mendapatkan sampel yang maksimal.

2. Prosedur swab test corona lewat hidung (nasofaring)

  • Anda diminta untuk meniup napas melalui hidung guna memastikan tidak ada sumbatan.
  • Pasien diminta sedikit mendongak
  • Alat swab berbentuk cotton bud dengan tangkai panjang akan dimasukkan ke dalam lubang hidung pasien sampai mencapai bagian belakang hidung.
  • Tenaga kesehatan akan mengambil sampel dengan cara menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama kurang lebih beberapa detik guna mendapatkan sampel yang maksimal.
Setelah sampel selesai di ambil, alat swab akan dimasukkan ke dalam tabung khusus dan dikirim ke laboratorium untuk dilakukan PCR.

Profil Faskes

Visi :  Menjadi Laboratorium Klinik Terbaik di IndonesiaMisi :
  • Memberikan kualitas dan pelayanan laboratorium klinik terbaik, dengan sumber daya manusia yang kompeten dan inovatif, perkembangan teknologi, sistem informasi yang efektif, hubungan kerjasama yang baik serta peduli terhadap lingkungan.