Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) - Klinik Yuliarpan Medika

507 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Rp 700.000
Rp 495.000Hemat 29%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
Klinik Yuliarpan MedikaJalan Raya Setu No.149, Cibuntu, Kec. Cibitung, Bekasi, Jawa Barat 17520

Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) di Klinik Yuliarpan Medika

Lakukan pemeriksaan Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) di Klinik Yuliarpan Medika dengan harga Rp. 495.000,- 

Informasi Pemeriksaan

  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Minggu pukul 06:00 - 21:00 WIB 
  • Hanya berlaku untuk pembayaran pribadi (Debit dan Tunai)
  • Tindakan dilakukan oleh tenaga medis profesional
  • Hasil pemeriksaan akan dikirim melalui whatsapp
  • Hasil pemeriksaan akan keluar 1x24 jam setelah pengambilan sampel
Silahkan melakukan pendaftaran dengan klik tombol "Booking Sekarang" diatas atau dapat Menghubungi Kami melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 2789 9827 atau WhatsApp +62 812-8858-8167

Mengapa Anda membutuhkan Swab PCR Test COVID-19?

Salah satu cara pemeriksaan seseorang apakah terinfeksi terhadap virus corona yang akurat yaitu dengan pemeriksaan swab PCR dimana swab ini mengambil lendir di pangkal hidung dan tenggorokan untuk diperiksan melalui laboratorium. Pemeriksaan PCR dilakukan untuk memeriksa material genetik terhadap virus corona. Prosedur pemeriksaan ini dilakukan dengan menggunakan sampel dahak atau lendir pada hidung. Hasil pemeriksaan pcr swab test membutuhkan waktu yang lumayan lama untuk hasil keluar. Pemeriksaan PCR tes tidak menimbulakan efek samping yang serius, pasien hanya akan merasakan rasa tidak nyaman pada saat sampel di ambil. Namun, efek tersebut akan hilang dengan sendirinya. Selain PCR pemeriksaan rapid juga bisa digunakan sebagai skrinning terhadap virus corona. 

Apa informasi penting mengenai Swab PCR Test COVID-19?

Tujuan dari pemeriksaan PCR  adalah untuk memeriksa material genetik dari virus corona. Hasil pemeriksaan PCR test menunjukan hasil positif menandakan bahwa pasien tersebut sedang terinfeksi virus  COVID-19, pasien tersebut harus melakukan isolasi di tempat khusus dan perlu mendapatkan perawatan dari tenaga medis di rumah sakit.Berikut adalah kelompok yang direkomendasikan untuk menjalani pemeriksaan PCR swab test :
  • ODP (Orang dalam pemantauan)
  • PDP (Pasien dalam pengawasan)
  • Pasien dengan hasil rapid test yang positif 
  • Orang yang memiliki kontak erat dengan pasien COVID-19 seperti, tenaga kesehatan
  • Orang yang mengalami gejala sejenis flu, dan demam 38 derajat Celcius ke atas dan batuk.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan Swab Test PCR COVID-19?

PCR swab test direkomendasikan untuk seseorang yang diduga terinfeksi virus corona, memiliki gejala dan memiliki kontak dengan pasien yang terinfeksi COVID-19. Pemeriksaan menggunakan PCR Swab test merupakan metode yang paling akurat dalam mendeteksi COVID-19Berikut beberapa hal yang harus di perhatikan sebelum melakukan rapid swab antigen :
  • Beritahukan kepada petugas kesehatan jika Anda baru saja pulang dari bepergian atau berinteraksi dengan banyak orang
  • Perhatikan kondisi kesehatan, apakah mengalami gejala seperti batuk, flu, panas atau gejala - geja yang mengarah pada influenza atau gangguan pernafasan

Bagaimana Swab PCR Test COVID-19 dilakukan?

PCR (Polymerase Chain Reactionswab test COVID-19 dengan sampel nasofaring lebih di sarankan. Sementara itu sampel orofaring sebagai sampel alternatif. Pada pemeriksaan PCR Swab test COVID-19 sampel yang digunakan yaitu menggunakan sampel lendir, dengan teknik usap tenggorok di belakang hidung (nasofaring) atau belakang mulut (orofaring). 

1. Prosedur swab test corona lewat tenggorokan (orofaring)

  • Pasien diminta membuka mulut lebar-lebar.
  • Tenaga kesehatan akan memasukkan alat swab ke mulut pasien hingga mencapai bagian belakang tenggorokan. Swab tidak boleh menyentuh lidah.
  • Tenaga medis akan mengambil sampel dengan menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama beberapa detik untuk mendapatkan sampel yang maksimal.

2. Prosedur swab test corona lewat hidung (nasofaring)

  • Pasien diminta untuk meniup napas melalui hidung guna memastikan tidak ada sumbatan.
  • Pasien diminta sedikit mendongak
  • Alat swab berbentuk cotton bud dengan tangkai panjang akan dimasukkan ke dalam lubang hidung pasien sampai mencapai bagian belakang hidung.
  • Tenaga medis akan mengambil sampel dengan cara menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama kurang lebih beberapa detik guna mendapatkan sampel yang maksimal.
Setelah sampel selesai di ambil, alat swab akan dimasukkan ke dalam tabung khusus dan dikirim ke laboratorium untuk dilakukan PCR.Hasil swab test corona akan keluar sekitar 1-2 hari kerja . Hasilnya bisa berupa:
  • Negatif

Dan apabila anda memiliki hasil ini dari laboratorium negatif, menandakan bahwa tidak adanya infeksi virus corona. Namun hasil tes pemeriksaan negatif pada sampel tunggal, terutama yang berasal dari hidung dan tenggorokan, belum tentu mengindikasikan ketiadaan infeksi
  • Positif

Bila Anda memiliki hasil ini dari laboratorium positif, konfirmasi ulang akan dilakukan oleh Laboratorium Pusat Penyakit Infeksi Prof. Dr. Oemijati – Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan.Karena itu, swab test corona tidak hanya cukup dijalani satu kali. Pengulangan tes ini tetap perlu dilakukan sesuai dengan anjuran dari dokter maupun tenaga medis.

Profil Faskes

Visi : Menjadi fasilitas pelayanan primer yang professional dan berkualitas.Misi :
  1. Memberikan pelayanan medis dasar yang berkualitas dan terjangkau.
  2. Menjadi mitra pemerintah maupun swasta dalam memberikan pelayanan prefentif, kuratif dan rehabilitative yang komprehensif dan berkesinambungan.
  3. Memberikan penanganan yang tepat dan rasional kepada pasien termasuk pekerja yang membutuhkan tindakan medis termasuk kecelakaan kerja.
  4. Memberikan pelayanan medical check up yang cepat, tepat dan akurat.
  5. Melayani setiap pasien dengan penuh empati dan rasa kekeluargaan.