Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) - Klinik Pratama Gerai Sehat Tangerang 1

45 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Mulai dari
Rp 800.000

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Beli Promo

Promo Berlaku di
Klinik Pratama Gerai Sehat Tangerang 1Jalan Raden Patah No.5, RT.004/RW.006, Parung Serab, Kec. Ciledug, Kota Tangerang, Banten 15153

Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) di Klinik Pratama Gerai Sehat Tangerang 1

Klinik Pratama Gerai Sehat Tangerang 1 menyediakan layanan swab PCR test COVID-19 dengan hasil 1 hari, seharga Rp 800.000,

Informasi pemeriksaan

  • Paket yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan (non-refundable)
  • Setelah menyelesaikan pembayaran, Anda akan mendapatkan voucher untuk ditukarkan di hadapan petugas Faskes saat akan melakukan pemeriksaan
  • Voucher berlaku 2 (dua) minggu setelah pembelian
  • Silahkan melakukan booking terlebih dahulu untuk mendapat slot pemeriksaan di faskes terkait
  • Pemeriksaan dapat dilakukan pada hari Senin s/d Jumat, Pukul 09:00 - 20:00 WIB dan Sabtu - Minggu , Pukul 13:00 - 20:00 WIB (Hari Libur Nasional Tutup)
  • Hasil pemeriksaan akan keluar 1 hari setelah pengambilan sampel (maksimal pukul 12:00 WIB)
  • Harga sudah termasuk biaya registrasi, administrasi, konsul dokter

Mengapa Anda membutuhkan PCR Swab Test COVID-19?

Real Time - Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) atau Swab test merupakan tes untuk menentukan adanya infeksi terhadap virus corona. Pemeriksaan swab dilakukan dengan sampel yamg di ambil melalui saluran pernapasan melalui  orofaring (tenggorokan) dan nasofaring (hidung). Kemudian, setelah sampel di ambil untuk dilakukan pemeriksaan untuk menemukan materi genetik virus pada sampel swab yang sudah di ambil. Hasil pemeriksaan membutuhkan waktu yang lumayan lama untuk hasil keluar, tergantung dari klinik kesehatan yang melakukan pemeriksaan.Pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction) tidak menimbulakan efek samping yang serius, Anda hanya akan merasakan rasa tidak nyaman pada saat pengambilan sampel. Namun efek tersebut akan hilang dengan sendirinya.

Apa informasi penting PCR Swab Test COVID-19?

Jika hasil pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction) positif itu menunjukan bahwa pasien tersebut terinfeksi terhadap virus  COVID-19, pasien tersebut perlu melakukan isolasi di tempat khusus dan perlu mendapatkan perawatan dari tenaga medis di rumah sakit.Berikut merupakan kelompok yang direkomendasikan untuk menjalani pemeriksaan PCR swab test :
  • ODP (Orang dalam pemantauan)
  • PDP (Pasien dalam pengawasan)
  • Orang yang mengalami gejala sejenis flu, dan demam 38 derajat Celcius ke atas dan batuk.
  • Pasien dengan hasil rapid test yang positif 
  • Orang yang memiliki kontak erat dengan pasien COVID-19 seperti, tenaga medis
Kelompok tersebut akan dirujuk ke rumah sakit rujukan corona untuk menjalani pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction).Berikut merupakan upaya untuk pencegahan terhadap virus COVID-19 :
  • Lakukan social distancing.
  • Rajin mencuci tangan.
  • Gunakan masker bila berpergian, dan hindari menyentuh bagian luar masker.
  • Hindari menyentuh area wajah.
  • Makan, minum, dan tidur secara teratur.
  • Olahraga secara rutin dan berjemur sekitar 15 menit untuk sumber vitamin D dari sinar matahari.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan PCR Swab Test COVID-19?

Pengambilan sampel PCR Swab test tidak mempengaruhi jika pengambilan sampelnya diambil dalam keadaan sedang batuk atau pilek, demamkurang tidur, makan atau minum obat, suplemen tertentu. Anda hanya perlu menggunakan masker serta perlengkapan keamanan lainnya agar terhindar dari penularan serta tidak menyebarkan virus ke orang lain.Berikut merupakan gejala-gejala seseorang terinfeksi dari virus COVID-19 meliputi :

Bagaimana Swab PCR Test COVID-19 dilakukan?

PCR (polymerase chain reaction) swab test COVID-19 dengan menggunakan sampel nasofaring lebih di anjurkan. Sementara itu sampel orofaring sebagai sampel alternatif. Pada pemeriksaan PCR Swab test corona sampel yang digunakan yaitu sampel lendir, menggunakan teknik usap tenggorok di belakang hidung (nasofaring) atau belakang mulut (orofaring). 

1. Prosedur swab test corona lewat hidung (nasofaring)

  • Pasien diminta untuk meniup napas melalui hidung untuk memastikan tidak ada sumbatan.
  • Pasien diminta sedikit mendongak
  • Alat swab berbentuk cotton bud dengan tangkai panjang akan dimasukkan ke dalam lubang hidung pasien sampai mencapai bagian belakang hidung.
  • Tenaga medis akan mengambil sampel dengan cara menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama kurang lebih beberapa detik guna mendapatkan sampel yang maksimal.

2. Prosedur swab test corona lewat tenggorokan (orofaring)

  • Pasien diminta membuka mulut lebar-lebar.
  • Tenaga medis akan memasukkan alat swab ke mulut pasien hingga mencapai bagian belakang tenggorokan. Swab tidak boleh menyentuh lidah.
  • Tenaga medis akan mengambil sampel dengan menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama beberapa detik untuk mendapatkan sampel yang maksimal.
Setelah sampel selesai di ambil, alat swab akan dimasukkan ke dalam tabung khusus dan dikirim ke laboratorium untuk dilakukan PCR.