Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) - Klinik Lina Lica Surabaya

1232 melihat
Masa berlaku hingga 09 November 2021

Rp 1.100.000
Rp 500.000Hemat 55%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
Klinik Lina Lica SurabayaJalan Taman Gapura E2 No. 8, Lontar, Kec. Sambikerep, Kota Surabaya, Jawa Timur 60216

Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) di Klinik Lina Lica

Klinik Lina Lica menyediakan Paket PCR Swab Test dengan hasil 1 hari kerja dengan harga Rp 500.000,-

Informasi pemeriksaan

  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Sabtu Pukul 06:00 - 19:00 WIB
  • Hasil akan keluar 1 hari kerja setelah pengambilan sampel
  • Hasil pemeriksaan akan dikirimkan melalui email
  • Pembayaran pribadi (tunai, debit, dan kartu kredit)
  • Pasien dihubungi oleh bagian administrasi Klinik Lina Lica 
  • Biaya tambahan apabila hasil dalam bahasa inggris
Jika Anda berminat dengan promo ini, silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol "Beli Sekarang" di bawah ini atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 2789 9827 dan WhatsApp +62 812-8858-8167

Mengapa Anda membutuhkan PCR Swab Test COVID-19?

Virus corona  adalah keluarga besar virus yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi saluran pernapasan atas ringan sampai sedang, seperti penyakit flu. Banyak yang sudah terinfeksi virus ini, setidaknya satu kali dalam hidupnya.Pemeriksaan mengguunakan PCR (polymerase chain reaction) tidak memiliki efek samping yang serius, pasien hanya akan merasakan rasa yang tidak nyaman pada saat sampel di ambil. Akan tetapi efek tersebut dapat hilang dengan sendirinya.Untuk mengetahui infeksi virus corona, dokter akan wawancara medis yaitu menanyakan gejala atau keluhan yang seang dialami. Selain itu, dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan darah untuk membantukepastian hasil.Dokter kemudian akan melakukan tes dahak, mengambil sampel dari tenggorokan, atau spesimen pernapasan lainnya. Selain itu, untuk kasus yang diduga infeksi novel coronavirus, dokter akan melakukan swab tenggorokan, DPL, fungsi hepar, fungsi ginjal, dan PCT/CRP.

Apa informasi penting PCR Swab Test COVID-19?

Screening COVID-19 perlukan bagi pasien :
  • Pasien dengan hasil rapid test yang positif
  • pasien dalam pemantauan (ODP)
  • Orang yang memiliki kontak erat dengan pasien COVID-19
  • Pasien dalam pengawasan (PDP)
Hasil pemeriksaan PCR swab test dengan hasil positif memperlihatkan bahwa pasien terinfeksi terhadap virus  COVID-19, pasien harus melakukan isolasi di tempat khusus dan mendapatkan perawatan khusus dari tenaga medis di rumah sakitBerikut ini upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah virus COVID-19 :
  • Selalu menggunakan masker
  • Selalu menjaga jarak minimal 1 meter 
  • Selalu mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer
  • Menghindari area berkerumun
  • Batasi aktivitas untuk di luar rumah
  • Melakukan olahraga secara rutin 
  • Mengkonsumsi Vitamin dan suplemen 

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan PCR Swab Test COVID-19?

Pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction) tidak memilki efek samping yang serius, pasien akan merasakan rasa yang tidak nyaman pada saat tenaga medis mengambil sampel. Akan tetapi efek tersebut tidak akan lama.
Berikut ini merupakan Gejala umum yang dapat ditemui pada seseorang yang terinfeksi virus covid-19 :
  • Batuk kering
  • Demam tinggi
  • Kelelahan
Gejala yang sedikit tidak umum:
  • Rasa tidak nyaman dan nyeri
  • Diare
  • Konjungtivitis (mata merah)
  • Nyeri pada tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Ruam pada kulit, atau perubahan warna pada jari tangan atau jari kaki
  • Hilangnya indera perasa atau penciuman
Beberapa perbedaan PCR swab test dengan rapid swab test antigen :Rapid test antigen dan swab antigen merupakan jenis tes yang sama. Dikatakan rapid test antigen, karena tes digunakan untuk mendeteksi virus corona dengan hasil diagnosis yang cepat, yaitu sekitar waktu 15 menit.Sementara yang disebut sevagai swab antigen, karena tes tersebut dilakukan menggunakan metode swab atau usap untuk mengambil sampel dari sekresi hidung dan tenggorokan.Tetapi, baik rapid test antigen ataupun swab antigen merupakan jenis tes antigen yang sama yang dibuat untuk mendeteksi protein tertentu dari virus yang memunculkan respons kekebalan tubuh.  

Bagaimana PCR Swab Test COVID-19 dilakukan?

PCR Swab test covid-19 dilakukan dengann sampel yang biasa digunakan yaitu apus tenggorokan di belakang hidung (nasofaring) atau belakang mulut (orofaring). Swab test corona menggunakan sampel nasofaring lebih direkomendasikan. sedangkan sampel orofaring diambil sebagai alternatif.

1. Prosedur swab test corona lewat hidung

  • Pasien akan diminta untuk duduk di kursi dan menghembuskan napas melalui hidung guna memastikan tidak ada sumbatan pada hidung.
  • kemudian, pasien diminta untuk mendongakkan kepala dan tenaga medis akan memasukkan alat swab (flocked swab) ke lubang hidung hingga sampai di bagian belakang hidung atau nasofaring. Alat ini berukuran 15cm dengan ujung kapas, yaitu seperti cotton bud.
  • Kemudian, tenaga medis memutar alat swab dengan perlahan hingga beberapa kali selama sekitar 15 detik di bagian dalam belakang hidung. Hal ini dilakukan agar cairan terserap sempurna. Selama tahap ini akan merasa sedikit tidak nyaman.
  • Sampel kemudian ditempatkan pada sebuah tabung kecil yaitu (cryotube).
  • Cryotube kemudian dililit dengan parafilm kemudian dimasukkan ke dalam plastik klip. Jika ada lebih dari satu pasien, plastik klip dipisahkan agar tidak terkontaminasi silang.

2. Prosedur swab test corona lewat tenggorokan

  • Pasien diminta untuk membuka mulut dengan lebar.
  • selanjutnya, petugas kesehatan akan memasukkan alat swab pada mulut hingga sampai di bagian belakang tenggorokan. Alat swab tidak diperbolehkan menyentuh lidah.
  • Kemudian, petugas kesehatan akan memutar alat swab dengan pelan untuk beberapa kali selama sekitar 15 detik.
  • Setelah itu, petugas kesehatan memasukkan alat swab ke cryotube kemudian ditutup dengan rapat.
Selama proses pengambilan sampel lendir, petugas diwajibkan selalu menggunakan semua protokol kesehatan. Mulai memakai alat pelindung diri (APD) lengkap dan menjaga jarak minimal 1 meter. Hasil dari pemeriksaan tersebut akan menunjukkan ada tidaknya virus corona dalam tubuh seseorang. Pemeriksaan ini diperlukan waktu beberapa jam hingga 1 hari sampai hasilnya keluar. Tetapi, tergantung dari kapasitas laboratorium yang digunakan untuk memeriksa sampel. Hasil swab test corona akan keluar sekitar 1-2 hari kerja . Hasilnya bisa berupa:
  • Positif

Bila seseorang pasien memiliki hasil ini dari laboratorium positif, konfirmasi ulang akan dilakukan oleh Laboratorium Pusat Penyakit Infeksi Prof. Dr. Oemijati – Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan.
  • Negatif

Dan apabila seorang pasien memiliki hasil ini dari laboratorium negatif, menandakan bahwa pasien tersebut tidak terinfeksi virus corona. Namun hasil tes pemeriksaan negatif pada sampel tunggal, terutama yang berasal dari hidung dan tenggorokan, belum tentu mengindikasikan ketiadaan infeksiKarena itu, swab test corona tidak hanya cukup dijalani satu kali. Pengulangan tes perlu dilakukan sesuai dengan anjuran dari dokter maupun tenaga medis.

Profil Faskes

Visi : merupakan cita cita yang menggambarkan akan dibawa kemana Klinik Lina Lica dimasa mendatang dan visi selalu berpijak pada kondisi, potensi, peluang tantangan dan hambatan yang ada.Misi : sesuatu yang harus dilaksanakan oleh suatu organisasi agar tujuan organisasi dapat terlaksana dan berhasil dengan baik. Dalam rangka mewujudkan Visi Klinik Lina Lica tersebut diatas, maka ditetapkan Misi Klinik Lina Lica adalah sebagai berikut : "Memberi pelayanan kesehatan yang bermutu, efektif, efisien dan responsife kepada pelanggan".