Rapid Test COVID-19 - RS Tarumajaya

144 melihat
Masa berlaku hingga 25 Juni 2021

Mulai dari
Rp 89.000

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
RS TarumajayaJalan Raya Tarumajaya No. 1B

Rapid Test COVID-19 - RS Tarumajaya

RS Tarumajaya menyediakan promo rapid antibodi test, dengan harga Rp 89.000,-

Informasi Pemeriksaan

  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Jumat pukul 07:30 - 15:30 WIB, Sabtu pukul 07:30 - 12:00 WIB (Hari Libur Nasional Tutup)
  • Tindakan pemeriksaan dilakukan oleh analis medis kesehatan yang profesional
  • Hasil pemeriksaan akan keluar 30 menit setelah pengambilan sampel
  • Hanya untuk pembayaran pribadi (Tunai, Debit, dan Kartu Kredit)
  • Hasil pemeriksaan akan di informasikan melalui email atau hard copy yang bisa di ambil di tempat pemeriksaan
Jika Anda berminat dengan promo ini, silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol Booking Sekarang atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 3199 0388 dan WhatsApp +62 812-8858-

Mengapa Anda membutuhkan rapid test COVID-19?

Pemeriksaan rapid antibodi atau  test cepat merupakan pemeriksaan untuk pemeriksaan awal pada pemeriksaan COVID-19. Pemeriksaan hasil rapid test cuma membutuhkan waktu beberpa menit atau paling lama 1 jam hasil akan keluar.Tingkat pemeriksaan rapid test paling rendah, hanya sekitar 18% saja. Jika di bandingkan dengan pemeriksaan PCR Swab yang mempunyai tingkat akurasi sekitar 80–90%, sementara itu pemeriksaan rapid test antigen memiliki tingkat akurasi sedikit di bawah tes PCR.Dirangkum dari laman situs WHO, antibodi diproduksi beberapa hari sampai beberapa minggu setelah seseorang terinfeksi terhadap virus corona. Kuat atau lemahnya respon antibodi terhadap virus corona tergantung dari beberapa faktor, status gizi, tingkat keparahan penyakit, termasuk usia, dan pengobatan atau infeksi tertentu seperti HIV yang bisa menekan sistem kekebalan tubuh seseorang. 

Apa informasi penting mengenai rapid test COVID-19?

Pemeriksaan test cepat atau rapid test antibodi dilakukan sebagai skrinning awal untuk mengetahui adanya virus corona, pemeriksaan ini di anjurkan untuk :
  • ODP (Orang dalam pemantauan) 
  • PDP (Pasien dalam pengawasan)
  • Orang yang berprofesi yang mengharuskan kontak dengan orang banyak, seperti polisi, tentara, sopir kendaraan umum, petugas bandara, kurir, pejabat publik, pengemudi ojek online, dan sebagainya.
  • OTG atau Orang tanpa gejala, terutama yang pernah melakukan kontak minimal 7 hari dengan pasien yang terinfeksi positif COVID-19 atau memiliki risiko tertular dari penderita. Misalnya, petugas kesehatan.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan rapid test COVID-19?

Tidak ada persiapan khusus sebelum melakukan pemeriksaan rapid test, namun Anda harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
  • Mematuhi protokol kesehatan
  • Menggunakan masker pada saat pemeriksaan serta perlengkapan keamanan lainnya agar terhindar dari penularan serta tidak menyebarkan virus pada orang lain.

Bagaimana rapid test COVID-19 dilakukan?

Pada pemeriksaan rapid test COVID-19 darah pasien yang digunakan sebagi sampel, dua jenis imunoglobulin di bawah ini akan diperiksa:
  • Immunoglobulin G (IgG)

IgG yaitu jenis antibodi yang paling umum ditemukan pada darah maupun cairan tubuh lainnya. Antibodi ini akan menyimpan memori terhadap bakteri ataupun virus yang pernah masuk ke dalam tubuh, sehingga bisa memberi perlindungan terhadap infeksi selanjutnya.
  • Imunoglobulin M (IgM)

Tubuh menghasilkan IgM setelah terjadinya paparan oleh virus maupun bakteri untuk pertama kalinya. Oleh karena itu, antibodi ini merupakan perlindungan awal terhadap suatu infeksi. Ketika tubuh terinfeksi pertama kali, kadar IgM akan meningkat. Kadar ini lalu menurun dengan seiring meningkatnya kadar IgG untuk memberi perlindungan jangka panjang terhadap infeksi virus corona.