Rapid Test COVID-19 - RS Bunda Mulia

405 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Rp 75.000
Rp 60.000Hemat 20%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
RS Bunda MuliaJalan Raya Imam Bonjol No. 80A, Sukadanau, Kec. Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat 17530

Rapid Test COVID-19 di RS Bunda Mulia

RS Bunda Mulia menyediakan layanan promo screening pemeriksaan COVID-19 yaitu Rapid Test Antibodi, dengan harga Rp 60.000,-

Informasi Pemeriksaan

  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Sabtu Pukul 09:00 - 16:00 WIB (Hari Libur Nasional Tutup)
  • Hasil pemeriksaan akan keluar 1 jam setelah pengambilan sampel
  • Hasil pemeriksaann akan dikirim melalui email atau bisa di ambil di lokasi terkait
  • Tindakan pemeriksaan dilakukan oleh analisis laboratorium
  • Hanya untuk pembayaran pribadi (Tunai, Debit dan Kartu Kredit)
Jika Anda berminat dengan promo ini, silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol "Beli Sekarang" di bawah ini atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 3199 0388 dan WhatsApp +62 812-8858-8167

Mengapa Anda membutuhkan rapid test COVID-19?

Pemeriksaan rapid test merupakan test cepat untuk skrinning awal terhadap virus COVID-19 dan untuk mendeteksi keberadaan antibodi pada darah. Jika seseorang terinfeksi virus COVID-19 tubuh akan menghasilkan antibodi dalam beberapa hari atau minggu setelah terinfeksi oleh virus corona.Pemeriksaan rapid test bertujuan untuk membantu pemerintah dan SATGAS COVID-19  bisa mengetahui siapa saja orang yang berpotensi besar menyebarkan virus corona dan melakukan tindakan dan upaya untuk pencegahan agar jumlah kasus COVID-19 tidak semakin bertambah.Pemeriksaan rapid test memiliki tingkat akurasi yang paling rendah, hanya 18% saja. Jika di bandingkan dengan pemeriksaan PCR Swab yang memiliki tingkat akurasi sekitar 80–90%, sementara itu pemeriksaan rapid test antigen memiliki tingkat akurasi sedikit di bawah tes PCR.Respon antibodi pada sebagian besar orang yang sudah terinfeksi virus corona akan muncul pada pekan kedua setelah terinfeksi. Kekuatan respons ini setiap orang berbeda. Faktor yang mempengaruhi yaitu umur, nutrisi, tingkat keparahan penyakit, dan adanya penyakit bawaan.

Apa informasi penting mengenai rapid test COVID-19?

Pemeriksaan rapid test dilakukan sebagai skrinning awal untuk mengetahui adanya virus COVID-19, pemeriksaan ini di tujukan untuk :
  • Orang tanpa gejala (OTG), terutama yang pernah melakukan kontak minimal 7 hari dengan pasien yang terinfeksi positif COVID-19 atau memiliki risiko tertular dari penderita. Seperti, petugas kesehatan.
  • PDP (Pasien dalam pengawasan)
  • ODP (Orang dalam pemantauan) 
  • Orang yang berprofesi yang mengharuskan kontak dengan orang banyak, seperti polisi, tentara, sopir kendaraan umum, petugas bandara, kurir, pejabat publik, pengemudi ojek online, dan sebagainya.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan rapid test COVID-19?

Sebelum melakukan pemeriksaan rapid test sebaiknya pasien perhatikan hal-hal sebagai berikut :
  • Menggunakan masker pada saat pemeriksaan serta perlengkapan keamanan lainnya supaya terhindar dari penularan serta tidak menyebarkan virus pada orang lain.
  • Mematuhi protokol kesehatan pada saat pemeriksaan
Berikut merupakan upaya untuk mencegah terhadap virus COVID-19 :
  • Gunakan masker bila berpergian, dan hindari menyentuh bagian luar masker.
  • Rajin mencuci tangan.
  • Lakukan social distancing.
  • Olahraga secara rutin dan berjemur sekitar 15 menit untuk sumber vitamin D dari sinar matahari.
  • Hindari menyentuh area wajah.
  • Makan, minum, dan tidur secara teratur.

Bagaimana rapid test COVID-19 dilakukan?

Pemeriksaan rapid test antibodi sampel yang di gunakan yaitu menggunakan sampel darah pasien, dua jenis imunoglobulin di bawah ini yang akan diperiksa:
  • Immunoglobulin G (IgG)

IgG yaitu jenis antibodi yang paling umum ditemukan pada darah ataupun cairan tubuh lainnya. Antibodi ini akan menyimpan memori terhadap virus ataupun bakteri yang pernah masuk ke dalam tubuh, sehingga bisa memberi perlindungan terhadap infeksi selanjutnya.
  • Imunoglobulin M (IgM)

Tubuh menghasilkan IgM setelah terjadinya paparan oleh virus maupun bakteri untuk pertama kalinya. Maka dari itu, antibodi ini merupakan perlindungan awal terhadap suatu infeksi. Ketika tubuh terinfeksi pertama kali, kadar IgM akan meningkat. Kadar ini lalu menurun dengan seiring meningkatnya kadar IgG untuk memberi perlindungan jangka panjang terhadap infeksi virus corona.

Profil Faskes

Rumah Sakit Bunda Mulia yang berlokasi di Jl. Imam Bonjol no 80 Cikarang. Letaknya yang strategis dan menempati lahan yang luasnya 2424 m2 membuat rumah sakit ini memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan. Kapasitas tempat tidur sebanyak 50 bisa dikembangkan menjadi sekitar 100 tempat tidur. Saat ini rumah sakit telah bergabung dengan Metro Hospitals Group.