Rapid Test COVID-19 - NK Health Clinic

358 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Mulai dari
Rp 150.000

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
NK Health ClinicJalan Arjuna Utara No.89, Tata Logam Tower Lt. 3, RT.9/RW.1, Duri Kepa, Kec. Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11510

Rapid Test COVID-19 di NK Health Clinic

NK Health Clinic menyediakan layanan promo screening pemeriksaan COVID-19 yaitu Rapid Test Antibodi, dengan harga Rp 150.000,-

Informasi Pemeriksaan

  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Sabtu Pukul 08:00 - 16:00 WIB (Hari Libur Nasional Tutup)
  • Hasil pemeriksaan akan keluar 30 menit setelah pengambilan sampel
  • Hasil pemeriksaann akan dikirim melalui email atau bisa di ambil di lokasi terkait
  • Tindakan pemeriksaan dilakukan oleh analisis laboratorium
  • Hanya untuk pembayaran pribadi (Tunai, Debit dan Kartu Kredit)
Jika Anda berminat dengan promo ini, silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol "Beli Sekarang" di bawah ini atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 3199 0388 dan WhatsApp +62 812-8858-8167

Mengapa Anda membutuhkan rapid test COVID-19?

Rapid test merupakan pemeriksaan test cepat untuk screening awal terhadap virus COVID-19 dan untuk mendeteksi keberadaan antibodi pada darah. Jika seseorang terinfeksi virus corona tubuh akan menghasilkan antibodi dalam beberapa hari atau minggu setelah terinfeksi oleh virus corona.Tujuan pemeriksaan ini untuk membantu pemerintah dan petugas kesehatan bisa mengetahui siapa saja orang yang berpotensi besar menyebarkan virus corona dan melakukan tindakan dan upaya untuk pencegahan agar jumlah kasus COVID-19 tidak semakin bertambah.Respon antibodi pada sebagian besar orang yang sudah terinfeksi virus corona akan muncul pada pekan kedua setelah terinfeksi. Kekuatan respons ini setiap orang berbeda. Faktor yang mempengaruhi yaitu umur, nutrisi, tingkat keparahan penyakit, dan adanya penyakit bawaan.Pemeriksaan rapid test memiliki tingkat akurasi paling rendah, hanya sekitar 18% saja. Jika di bandingkan dengan pemeriksaan PCR Swab yang memiliki tingkat akurasi sekitar 80–90%, sementara itu pemeriksaan rapid test antigen memiliki tingkat akurasi sedikit di bawah tes PCR.

Apa informasi penting mengenai rapid test COVID-19?

Pemeriksaan rapid test dilakukan sebagai skrinning awal untuk mengetahui adanya virus COVID-19, pemeriksaan ini di tujukan untuk :
  • PDP (Pasien dalam pengawasan)
  • ODP (Orang dalam pemantauan) 
  • Orang tanpa gejala (OTG), terutama yang pernah melakukan kontak minimal 7 hari dengan pasien yang terinfeksi positif COVID-19 atau memiliki risiko tertular dari penderita. Seperti, petugas kesehatan.
  • Orang yang berprofesi yang mengharuskan kontak dengan orang banyak, seperti polisi, tentara, sopir kendaraan umum, petugas bandara, kurir, pejabat publik, pengemudi ojek online, dan sebagainya.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan rapid test COVID-19?

Sebelum melakukan pemeriksaan rapid test sebaiknya Anda perhatikan hal-hal sebagai berikut :
  • Mematuhi protokol kesehatan pada saat pemeriksaan
  • Menggunakan masker pada saat pemeriksaan serta perlengkapan keamanan lainnya supaya terhindar dari penularan serta tidak menyebarkan virus pada orang lain.
Berikut merupakan upaya untuk mencegah terhadap virus COVID-19 :
  • Gunakan masker bila berpergian, dan hindari menyentuh bagian luar masker.
  • Lakukan social distancing.
  • Rajin mencuci tangan.
  • Olahraga secara rutin dan berjemur sekitar 15 menit untuk sumber vitamin D dari sinar matahari.
  • Hindari menyentuh area wajah.
  • Makan, minum, dan tidur secara teratur.

Bagaimana rapid test COVID-19 dilakukan?

Pemeriksaan rapid test antibodi sampel yang di gunakan yaitu darah pasien, dua jenis imunoglobulin di bawah ini yang akan diperiksa:
  • Imunoglobulin M (IgM)

Tubuh menghasilkan IgM setelah terjadinya paparan oleh virus maupun bakteri untuk pertama kalinya. Maka dari itu, antibodi ini merupakan perlindungan awal terhadap suatu infeksi. Ketika tubuh terinfeksi pertama kali, kadar IgM akan meningkat. Kadar ini lalu menurun dengan seiring meningkatnya kadar IgG untuk memberi perlindungan jangka panjang terhadap infeksi virus corona.
  • Immunoglobulin G (IgG)

IgG yaitu jenis antibodi yang paling umum ditemukan pada darah ataupun cairan tubuh lainnya. Antibodi ini akan menyimpan memori terhadap virus ataupun bakteri yang pernah masuk ke dalam tubuh, sehingga bisa memberi perlindungan terhadap infeksi selanjutnya.