Rapid Test COVID-19 - Laboratorium Klinik Kimia Farma (Area Jawa Timur, Bali & Nusa Tenggara)

170 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Rp 770.000
Rp 150.000Hemat 81%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Beli Promo

Promo Berlaku diLihat semua lokasi
Laboratorium Klinik Kimia Farma BangkalanJalan Jokotole No. 5A, RW.04, Kraton, Kec. Bangkalan, Kab. Bangkalan, Jawa Timur 69119
Laboratorium Klinik Kimia Farma MalangJalan Kawi No. 22 A, Kauman, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
Laboratorium Klinik Kimia Farma MadiunJalan Mayjen Sungkono No. 101, Nambangan Lor, Kec. Manguharjo, Kota Madiun, Jawa Timur 63129

Rapid Test COVID-19 di Laboratorium Klinik Kimia Farma (Area Jawa Timur, Bali & Nusa Tenggara)

Laboratorium klinik Kimia Farma menyediakan layanan rapid test antibodi dengan harga Rp. 150.000 berlaku untuk di semua cabang di daerah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara.

Informasi Pemeriksaan

  • Paket yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan (non-refundable)
  • Setelah menyelesaikan pembayaran, Anda akan mendapatkan voucher untuk ditukarkan di hadapan petugas Faskes saat akan melakukan pemeriksaan
  • Voucher berlaku 2 (dua) minggu setelah pembelian
  • Silahkan melakukan booking terlebih dahulu untuk mendapat slot pemeriksaan di faskes terkait
  • Waktu pemeriksaan menyesuaikan dengan ketentuan masing-masing cabang/outlet Lab Klinik Kimia Farma
  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Sabtu pukul 08:00 - 16:00 WIB
  • Hasil pemeriksaan akan dikirimkan melalui email atau dapat diambil di cabang terkait
  • Hasil pemeriksaan akan keluar dalam 1 hari kerja setelah pengambilan sampel
  • Tidak ada batasan usia tertentu

Mengapa Perlu Melakukan Rapid Test COVID-19?

Rapid test yaitu suatu metode pemeriksaan cepat untuk melihat suatu infeksi di tubuh terhadap virus COVID-19. Rapid test corona digunakan sebagai skrining awal atau penyaringan untuk mendeteksi awal terhadap virus corona di dalam tubuh.

Informasi Penting

Pemeriksaan rapid test atau test cepat tidak bisa dijadikan sebagai bahan diagnosa COVID-19.Dalam kasus rapid test dengan hasil non reaktif (negatif), dianjurkan untuk melakukan rapid test ulang 7-10 hari kemudian, karena ada kemungkinan antibodi belum terbentuk pada saat tes pertama. Hasil rapid test harus dikonsultasikan kembali ke dokter ahli guna pemeriksaan dan rekomendasi lebih lanjut.Jika ditemukan hasil reaktif (positif) dari rapid test, disarankan untuk dapat melakukan PCR Swab Test untuk diagnosa pasti COVID-19 yang bisa di koordinasikan kembali oleh tim SehatQ.

Yang Harus Diperhatikan

Pastikan Anda dalam keadaan sehat pada saat pemeriksaan dan tetap patuhi protokol kesehatan.

Bagaimana Prosedur Dilakukan?

Rapid test akan dilakukan dengan menggunakan sampel darah melalui pembuluh vena oleh tenaga medis, dilanjutkan pemeriksaan oleh analis, dan persetujuan terakhir dari dokter penanggung jawab.Cara kerja rapid test adalah untuk mencari IgG dan IgM di dalam tubuh. IgG adalah singkatan dari Immunoglobulin G dan IgM adalah kependekan dari Immunoglobulin M. Keduanya merupakan bentuk dari antibodi atau bagian dari sistem kekebalan tubuh yang terbentuk di tubuh saat kita mengalami infeksi virus. Hasil rapid test memperlihatkan adanya IgG atau IgM yang terbentuk di tubuh. Jadi, jika di tubuh terjadi infeksi virus, maka jumlah IgG dan IgM di tubuh akan bertambah.