Rapid Test COVID-19 - Laboratorium Klinik Kimia Farma (Area Jawa Tengah & DI Yogyakarta)

857 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Rp 770.000
Rp 150.000Hemat 81%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Beli Promo

Promo Berlaku di
Laboratorium Klinik Kimia Farma Semarang SutomoJalan Dr. Sutomo No. 03, Barusari, Kec. Semarang Sel., Kota Semarang, Jawa Tengah 50245
Laboratorium Klinik Kimia Farma Semarang PemudaJalan Pemuda No.135, Sekayu, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 50132

Rapid Test COVID-19 di Laboratorium Klinik Kimia Farma (Area Jawa Tengah & DI Yogyakarta)

Laboratorium klinik Kimia Farma menyediakan layanan rapid test antibodi dengan harga Rp. 150.000 berlaku untuk di semua cabang di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Informasi Pemeriksaan

  • Paket yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan (non-refundable)
  • Setelah menyelesaikan pembayaran, Anda akan mendapatkan voucher untuk ditukarkan di hadapan petugas Faskes saat akan melakukan pemeriksaan
  • Voucher berlaku 2 (dua) minggu setelah pembelian
  • Silahkan melakukan booking terlebih dahulu untuk mendapat slot pemeriksaan di faskes terkait
  • Waktu pemeriksaan menyesuaikan dengan ketentuan masing-masing cabang/outlet Lab Klinik Kimia Farma
  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Sabtu pukul 08:00 - 16:00 WIB
  • Hasil pemeriksaan akan keluar dalam 1 hari kerja setelah pengambilan sampel
  • Hasil pemeriksaan akan dikirimkan melalui email atau dapat diambil di cabang terkait
  • Tidak ada batasan usia tertentu

Mengapa Perlu Melakukan Rapid Test COVID-19?

Rapid test ialah suatu metode pemeriksaan cepat untuk melihat suatu infeksi di tubuh. Rapid test corona digunakan sebagai skrining atau penyaringan untuk mendeteksi awal adanya virus COVID-19 di dalam tubuh.

Informasi Penting

Pemeriksaan ini tidak bisa dijadikan sebagai bahan diagnosa COVID-19. Dalam kasus rapid test dengan hasil non reaktif (negatif), disarankan untuk melakukan rapid test ulang 7-10 hari kemudian, karena ada kemungkinan antibodi belum terbentuk pada saat tes pertama. Hasil rapid test perlu dikonsultasikan kembali ke dokter ahli guna pemeriksaan dan rekomendasi lebih lanjut.Apabila ditemukan hasil reaktif (positif) dari rapid test, disarankan untuk dapat melakukan PCR Swab Test untuk diagnosa pasti COVID-19 yang bisa di koordinasikan kembali oleh tim SehatQ.

Yang Harus Diperhatikan

Pastikan Anda dalam keadaan sehat pada saat pemeriksaan dan tetap patuhi protokol kesehatan.

Bagaimana Rapid Test COVID-19 Dilakukan?

Rapid test akan dilakukan dengan menggunakan sampel darah melalui pembuluh vena oleh perawat, dilanjutkan pemeriksaan oleh analis, dan persetujuan terakhir dari dokter penanggung jawab. Cara kerja rapid test adalah untuk mencari IgG dan IgM di dalam tubuh. IgG yaitu singkatan dari Immunoglobulin G dan IgM yaitu kependekan dari Immunoglobulin M. Keduanya merupakan bentuk dari antibodi atau bagian dari sistem kekebalan tubuh yang terbentuk di tubuh saat kita mengalami infeksi virus. Hasil rapid test memperlihatkan adanya IgG atau IgM yang terbentuk di tubuh. Jadi, jika di tubuh terjadi infeksi virus, maka jumlah IgG dan IgM di tubuh akan bertambah.Hasil rapid test positif (reaktif) menunjukan bahwa orang yang diperiksa pernah terinfeksi virus corona. Meski begitu, orang yang sudah terinfeksi virus corona dan memiliki virus ini di dalam tubuhnya bisa saja mendapatkan hasil rapid test negatif (non-reaktif), karena tubuhnya belum membentuk antibodi terhadap virus corona. Maka dari itu, jika hasilnya negatif, pemeriksaan rapid test perlu diulang sekali lagi 7–10 hari setelahnya. Pasien juga tetap disarankan untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari walaupun tidak mengalami gejala sama sekali dan merasa sehat. Jika hasil rapid test Anda positif, jangan panik dulu. Antibodi yang terdeteksi pada rapid test bisa saja merupakan antibodi terhadap virus lain atau coronavirus jenis lain, bukan yang menyebabkan COVID-19 atau SARS-CoV-2.