Rapid Test COVID-19 - Klinik Primera

60 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Mulai dari
Rp 70.000

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
Klinik PrimeraJalan Raya Kalimalang No.6, RT.2/RW.10, Pd. Kelapa, Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13450Komp. Billy Moon, Jalan Bintang Sakti, Pondok Kelapa

Rapid Test COVID-19 di Klinik Primera

Klinik Primera menyediakan promo pemeriksaan COVID-19 yaitu Rapid Test COVID-19 dengan harga Rp. 70.000,- 

Informasi Pemeriksaan

  • Waktu pemeriksaan pada hari Senin - Jumat Pukul 08:00 - 17:00 WIB 
  • Hanya berlaku untuk pembayaran pribadi (Tunai, Debit, Kredit)
  • Tindakan dilakukan oleh tenaga medis profesional
  • Hasil pemeriksaan akan keluar selama 15-30 menit setelah pengambilan sampel
  • Hasil pemeriksaan bisa di ambil di lokasi pemeriksaan
Silahkan melakukan pendaftaran dengan klik tombol"Booking Sekarang" diatas atau dapat Menghubungi Kami melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 2789 9827 atau WhatsApp +62 812-8858-8167

Mengapa Anda membutuhkan Rapid Test Antibodi COVID-19?

Antibody adalah zat kimia yang beredar di aliran darah dan termasuk sebagai bagian dari sistem imunitas atau kekebalan tubuh. Antibodi memiliki fungsi penting untuk tubuh, yaitu sebagai benteng pertahanan terhadap antigen seperti virus, bakteri, dan zat beracun yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit.Perhatikan informasi dibawah ini sebelum melakukan rapid antibody test :
  • Rapid test antibodi bertujuan mencari antibodi terhadap virus corona
  • Rapid test antibodi, hanya membutuhkan waktu 10-15 menit hingga hasil keluar
  • Rapid test antibodi tidak cukup akurat untuk menentukan apakah seseorang terinfeksi virus corona atau tidak. Namun, tes ini dapat memberikan informasi awal tentang tingkat potensi infeksi di suatu komunitas. 
  • Rapid test antibodi bertujuan untuk mendeteksi antibodi yang dihasilkan tubuh untuk melawan infeksi, bukan mikroorganisme penyebab infeksi itu sendiri. Oleh sebab itu, rapid test antibodi biasanya hanya dilakukan sebagai pemeriksaan awal (skrining).
  • Apabila hasil tes antibodi reaktif maka perlu dilanjutkan dengan tes swab PCR untuk memastikan seseorang terinfeksi virus corona atau tidak.
  • Apabila hasil pemeriksaan dengan hasil positif menunjukan bahwa pasien adanya infeksi terhadap virus  COVID-19, pasien harus melakukan isolasi di tempat khusus dan perlu mendapatkan perawatan dari tenaga medis di rumah sakit.

Apa informasi penting mengenai Rapid Test Antibodi COVID-19?

Fungsi rapid test dilakukan untuk penelitian atau pemeriksaan epidemiologi. Rapid test digunakan untuk skrining memberi informasi apakah seseorang teinfeksi virus di tubuhnya. Rapid test antibodi adalah tes diagnostik cepat Covid-19 yang dijalankan untuk mendeteksi keberadaan antibodi dalam darah. Ketika terinfeksi corona, tubuh akan menghasilkan antibodi dalam beberapa hari atau pekan kemudian. Dalam penelitian, respons antibodi pada sebagian besar pasien Covid-19 baru muncul pada pekan kedua setelah infeksi.Kekuatan respons ini berbeda pada setiap orang. Faktor yang berpengaruh antara lain umur, nutrisi, tingkat keparahan penyakit, dan adanya penyakit penyerta. Jenis rapis antibody ini test untuk COVID-19 ini merupakan jenis rapid test yang paling awal muncul.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan Rapid Test Antibodi COVID-19?

Adapun persiapan khusus sebelum melakukan pemeriksaan Rapid Test COVID-19 di Klinik Primera Anda harus perhatikan hal-hal berikut :
  • Menjaga jarak minimal 1 meter
  • Mencuci tangan dengan sabun dan handsanitizer
  • Menghindari kerumunan
  • Memakai masker

Bagaimana prosedur Rapid Test Antibodi COVID-19 dilakukan?

Pemeriksaan rapid test antibodi di Klinik Primera sampel yang di gunakan yaitu darah pasien, dua jenis imunoglobulin di bawah ini yang akan diperiksa:
  • Immunoglobulin G (IgG)

IgG yaitu jenis antibodi yang paling umum ditemukan pada darah ataupun cairan tubuh lainnya. Antibodi ini akan menyimpan memori terhadap virus ataupun bakteri yang pernah masuk ke dalam tubuh, sehingga bisa memberi perlindungan terhadap infeksi selanjutnya.
  • Imunoglobulin M (IgM)

Tubuh menghasilkan IgM setelah terjadinya paparan oleh virus maupun bakteri untuk pertama kalinya. Maka dari itu, antibodi ini merupakan perlindungan awal terhadap suatu infeksi. Ketika tubuh terinfeksi pertama kali, kadar IgM akan meningkat. Kadar ini lalu menurun dengan seiring meningkatnya kadar IgG untuk memberi perlindungan jangka panjang terhadap infeksi virus corona.