Rapid Test COVID-19 - Klinik Insani Medika Babelan

191 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Rp 150.000
Rp 100.000Hemat 33%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
Klinik Insani Medika BabelanJalan Raya Babelan RT 07/01 Desa Babelan kota, Kec. Babelan, Bekasi Jawa Barat 17610

Rapid Test COVID-19 di Klinik Insani Medika Babelan

Klinik Insani Medika Babelan menyediakan promo rapid antibodi test, dengan harga Rp 100.000,-

Informasi Pemeriksaan

  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Minggu pukul 08:00 - 20.00 WIB
  • Tindakan pemeriksaan dilakukan oleh analis medis kesehatan yang profesional
  • Hasil pemeriksaan akan keluar 30 menit setelah pengambilan sampel
  • Hasil pemeriksaan akan di informasikan melalui whatsapp atau hard copy yang bisa di ambil di tempat pemeriksaan
Jika Anda berminat dengan promo ini, silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol Booking Sekarang atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 3199 0388 dan WhatsApp +62 812-8858-

Mengapa Anda membutuhkan rapid test COVID-19?

Pemeriksaan test cepat atau rapid antibodi adalah pemeriksaan untuk skrining awal pada pemeriksaan COVID-19. Pemeriksaan hasil rapid test hanya membutuhkan beberpa menit atau paling lama 1 jam hasil akan keluar.Pemeriksaan rapid test mempunyai tingkat akurasi paling rendah, hanya sekitar 18% saja. Jika di bandingkan dengan pemeriksaan PCR Swab yang mempunyai tingkat akurasi sekitar 80–90%, sementara itu pemeriksaan rapid test antigen memiliki tingkat akurasi sedikit di bawah tes PCR.Dirangkum dari laman situs WHO, antibodi diproduksi beberapa hari sampai beberapa minggu setelah seseorang terinfeksi terhadap virus corona. Kuat atau lemahnya respon antibodi terhadap virus corona tergantung dari beberapa faktor, status gizi, tingkat keparahan penyakit, termasuk usia, dan pengobatan atau infeksi tertentu seperti HIV yang bisa menekan sistem kekebalan tubuh seseorang. 

Apa informasi penting mengenai rapid test COVID-19?

Pemeriksaan test cepat atau rapid test antibodi dilakukan sebagai skrinning awal untuk mengetahui adanya virus corona, pemeriksaan ini di anjurkan untuk :
  • ODP (Orang dalam pemantauan) 
  • PDP (Pasien dalam pengawasan)
  • OTG atau Orang tanpa gejala, terutama yang pernah melakukan kontak minimal 7 hari dengan pasien yang terinfeksi positif COVID-19 atau memiliki risiko tertular dari penderita. Misalnya, petugas kesehatan.
  • Orang yang berprofesi yang mengharuskan kontak dengan orang banyak, seperti polisi, tentara, sopir kendaraan umum, petugas bandara, kurir, pejabat publik, pengemudi ojek online, dan sebagainya.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan rapid test COVID-19?

Tidak ada persiapan khusus sebelum melakukan pemeriksaan rapid test, namun Anda harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
  • Menggunakan masker pada saat pemeriksaan serta perlengkapan keamanan lainnya agar terhindar dari penularan serta tidak menyebarkan virus pada orang lain.
  • Mematuhi protokol kesehatan

Bagaimana rapid test COVID-19 dilakukan?

Pada pemeriksaan rapid test COVID-19 darah pasien yang digunakan sebagi sampel, dua jenis imunoglobulin di bawah ini akan diperiksa:
  • Imunoglobulin M (IgM)

Tubuh menghasilkan IgM setelah terjadinya paparan oleh virus maupun bakteri untuk pertama kalinya. Oleh karena itu, antibodi ini merupakan perlindungan awal terhadap suatu infeksi. Ketika tubuh terinfeksi pertama kali, kadar IgM akan meningkat. Kadar ini lalu menurun dengan seiring meningkatnya kadar IgG untuk memberi perlindungan jangka panjang terhadap infeksi virus corona.
  • Immunoglobulin G (IgG)

IgG yaitu jenis antibodi yang paling umum ditemukan pada darah maupun cairan tubuh lainnya. Antibodi ini akan menyimpan memori terhadap bakteri ataupun virus yang pernah masuk ke dalam tubuh, sehingga bisa memberi perlindungan terhadap infeksi selanjutnya.