Rapid Swab Antigen Test COVID-19 - RS Lancang Kuning

1228 melihat
Masa berlaku hingga 31 Agustus 2021

Rp 250.000
Rp 125.000Hemat 50%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Beli Promo

Promo Berlaku di
RS Lancang KuningJalan Ronggowarsito Ujung No. 5A Gobah, Suka Maju, Kec. Sail, Kota Pekanbaru, Riau 28127

Rapid Swab Antigen Test COVID-19 di RS Lancang Kuning

RS Lancang Kuning menyediakan layanan promo skrinning pemeriksaan COVID-19 yaitu Rapid Swab Antigen, dengan harga Rp 125.000,-

Informasi Pemeriksaan

  • Paket yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan (non-refundable)
  • Setelah menyelesaikan pembayaran, Anda akan mendapatkan voucher untuk ditukarkan di hadapan petugas Faskes saat akan melakukan pemeriksaan
  • Voucher berlaku 2 (dua) minggu setelah pembelian
  • Silahkan melakukan booking terlebih dahulu untuk mendapat slot pemeriksaan di faskes terkait
  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Sabtu Pukul 08:00 - 17:00 WIB (Hari Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup)
  • Pemeriksaan pada pasien yang tidak dalam keadaan sakit (demam > 37,5 derajat Celcius, batuk dan sesak napas)
  • Hasil pemeriksaan akan keluar 30 menit setelah pengambilan sampel
  • Hasil pemeriksaann akan dikirimkan melalui email atau bisa di ambil di lokasi terkait
  • Tindakan pemeriksaan dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional

Mengapa Anda membutuhkan Rapid Swab Test Antigen COVID-19?

Berdasarkan Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19) yang di umumkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), penanganan COVID-19 di Indonesia menggunakan dua jenis rapid test berbeda, yakni rapid test antibodi dan rapid test antigen.Rapid swab test antigen merupakan pemeriksaan tes cepat untuk mendeteksi adanya keberadaan terhadap virus COVID-19. Pemeriksaan rapid antigen sering di sebut pemeriksaan cepat, hanya butuh waktu 30 menit hingga 60 menit untuk bisa hasil keluar, durasi ini hampir sama dengan pemeriksaan  rapid test corona dengan menggunakan sampel darah.Antigen akan terdeteksi jika adanya infeksi yang sedang berlangsung di tubuh pasien. Maka dari itu, rapid swab bisa mendeteksi keberadaan antigen virus corona pada orang yang sedang mengalaminya.

Apa informasi penting mengenai Swab Test Antigen COVID-19?

Pemeriksaan rapid swab antigen dilakukan untuk langkah awal mendeteksi adanya infeksi virus COVID-19, sama halnya dengan pemeriksaan rapid test corona pada umumnya. Tes ini srankan untuk orang yang berisiko tinggi terhadap penularan virus corona.
Orang yang di anjurkan untuk pemeriksaan virus corona yaitu untuk semua orang yang pernah terpapar COVID-19 seperti:
  • Pasien yang sedang menjalani rawat inap di rumah sakit, terutama lansia dan pasien dengan penyakit penyerta.
  • Orang yang mengalami gejala sejenis  flu, khususnya demam 38 derajat Celcius ke atas dan batuk.
  • Orang tanpa gejala (OTG), terutama yang pernah melakukan kontak minimal 7 hari dengan pasien yang terinfeksi positif COVID-19 atau memiliki risiko tertular dari penderita. Misalnya, petugas kesehatan.
  • Orang dengan penyakit penyerta (komorbid), terutama bagi yang tinggal di zona merah COVID-19. Beberapa jenis komorbid meliputi gangguan paru-paru, penyakit jantung, masalah ginjal, gangguan hati, diabetes, kelainan darah, dan lain-lain. Kalangan orang ini lebih berisiko untuk mengalami komplikasi bila terkena COVID-19
  • Orang yang berprofesi yang mengharuskan kontak dengan banyak orang, seperti polisi, tentara,kurir, pejabat publik,sopir kendaraan umum, petugas bandara, pengemudi ojek online, dan sebagainya.
Berikut merupakan langkah untuk mencegah terhadap penularan virus corona :
Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan rapid antigen dan rapid antibodi:Kelebihan dan kekurangan rapid swab antigen :
  • Hasil pemeriksaan lebih cepat keluar jika dibandingkan dengan PCR test
  • Lebih akurat untuk mendeteksi antigen virus corona jika di bandingkan dengan rapid antibodi
  • Biaya pemeriksaan cukup mahal jika dibandingkan dengan pemeriksaan antibodi
Kelebihan dan kekurangan rapid antibodi :
  • Biaya pemeriksaan lebih murah dibandingkan dengan rapid antigen
  • Hasil pemeriksaan lebih cepat hanya butuh waktu 15 menit
  • Kurang akurat untuk mendeteksi virus aktif, karena hanya mendeteksi respon imun antibodi.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan Rapid Swab Test Antigen COVID-19?

Sebelum menjalani pemeriksaan rapid antigen pasien hanya perlu menggunakan masker serta perlengkapan keamanan lainnya supaya terlindungi dari berbagai macam penularan virus serta tidak menyebarkan virus pada orang lain.Berikut adalah gejala-gejala seseorang terinfeksi oleh virus COVID-19 meliputi :

Bagaimana Rapid Swab Test Antigen COVID-19 dilakukan?

Teknik yang diginakan dalam pemeriksaan tes antigen yaitu menggunakan teknik swab, dengan menggunakan sampel lendir yang diambil dengan mengusap di bagian dalam hidung dengan menggunakan alat khusus seperti cotton bud. Berikut adalah tahapan pengambilan sampel rapid swab test antigen :
  • Pasien akan diminta untuk meniup napas melalui hidung guna memastikan tidak ada sumbatan.
  • Pasien akan diminta sedikit mendongak
  • Alat swab berbentuk cotton bud dengan tangkai panjang akan dimasukkan ke dalam lubang hidung pasien hingga mencapai bagian belakang hidung
  • Tenaga medis akan mengambil sampel dengan cara menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama beberapa detik
Setelah sampel di ambil, lalu akan dibawa oleh tenaga kesehatan untuk dianalisis di laboratorium. Proses ini cukup singkat hanya memakan waktu sekitar 30-60 hasil akan keluar.Hasil rapid swab test antigen berupa :
  • Hasil positif (reaktif)

Jika hasil antigen positif menunjukan bahwa pasien tersebut sedang terinfeksi virus corona. Namun, jangan langsung panik jika hasil tes positif. Karena, rapid swab corona bisa memberikan hasil positif jika pasien tersebut sedang mengalami infeksi virus lain, seperti virus influlenza. Oleh sebab itu, dokter akan merujuk pasien untuk langsung melakukan tes PCR guna benar- benar memastikan terinfeksi COVID-19 atau tidak.
  • Hasil  negatif (nonreaktif)

Jika hasil pemeriksaan antigen yaitu negatif  berarti menunjukkan bahwa pasien tidak sedang mengalami infeksi virus corona. Tenaga medis akan menyarankan Anda untuk melakukan tes PCR agar diagnosisnya lebih akurat.

Profil Faskes

Visi : Melayani Kesehatan Masyarakat Riau yang Berkualitas Dalam Lingkungan Nyaman.Misi :
  • Mewujudkan Masyarakat Riau Sehat
  • Mengutamakan Keselamatan Pasien
  • Mengutamakan Mutu Pelayanan Kesehatan