Rapid Swab Antigen Test COVID-19 - RS Cendana

757 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Mulai dari
Rp 150.000

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
RS CendanaJalan Kedoya Raya No. 2, RT.7/RW.3, Kedoya Selatan, Kec. Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, Jawa Barat 11520

Rapid Swab Antigen Test COVID-19 di RS Cendana

RS Cendana menyediakan promo Rapid Swab Test Antigen dengan harga Rp 150.000,-

Informasi pemeriksaan

  • Waktu pemeriksaan pada Hari Senin - Jumat, Pukul 08:00-15:00 WIB
  • Hasil akan keluar 30-60 menit setelah pengambilan sampel.
  • Hanya berlaku untuk pembayaran pribadi (Tunai, Debit, Kredit)
  • Harga sudah termasuk biaya administrasi dan surat hasil pemeriksaan
  • Hasil pemeriksaan akan di kirim melalui email atau bisa di ambil di lokasi terkait
Jika Anda berminat dengan promo ini, silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol "Beli Sekarang" di bawah ini atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 3199 0388 dan WhatsApp +62 812-8858-8167

Mengapa Anda membutuhkan Rapid Swab Test Antigen COVID-19?

Pemeriksaan rapid swab test antigen adalah salah satu pemeriksaan tes corona untuk deteksi keberadaan virus COVID-19. Antigen akan terdeteksi jika ada infeksi yang sedang berlangsung di tubuh seseorang. Maka dari itu, rapid swab bisa mendeteksi keberadaan antigen virus corona pada orang yang sedang mengalami gejalanya.Antigen merupakan suatu zat atau benda asing, seperti racun, kuman, atau virus, yang bisa masuk ke dalam tubuh. Sebagian antigen bisa dianggap berbahaya oleh tubuh, sehingga memicu sistem imunitas untuk membentuk zat kekebalan tubuh (antibodi). Reaksi ini merupakan bentuk pertahanan alami tubuh untuk mencegah terjadinya penyakit.Sesuai namanya, rapid swab memberikan hasil yang cepat, yaitu sekitar 30 - 60 menit. Durasi ini serupa dengan pemeriksaan rapid test corona biasa (dari sampel darah). Meski begitu, tes antigen hanyalah pemeriksaan skrining awal. Pasien tetap membutuhkan swab test (PCR) sebagai langkah diagnosis corona agar infeksinya bisa dipastikan. Rapid swab test corona lebih efektif jika dilakukan pada 5-10 hari setelah pasien terpapar virus corona. Jeda waktu 5-10 hari tersebut diperlukan supaya pemeriksaan lebih efektif dalam mendeteksi antigen virus yang ada dalam tubuh. Akan tetapi jika pasien mengalami keluhan yang dicurigai sebagai gejala Covid-19, jangan menunda tes dan segera periksakan diri ke fasilitas medis terdekat.

Apa informasi penting mengenai Swab Test Antigen COVID-19?

Serupa dengan pemeriksaan rapid test corona pada umumnya, rapid swab antigen dilakukan sebagai langkah awal untuk mendeteksi terhadap infeksi virus corona. Tes ini sarankan untuk orang yang berisiko tinggi terhadap penularan virus corona. Berikut merupakan langkah untuk pencegahan terhadap penularan virus corona :
  • Gunakan masker pada saat diluar
  • Menjaga jarak
  • Sering mencuci tangan
  • Tidak menyentuh area mulut, hidung dan mata
  • Menghindari kontak dekat dengan pasien yanng terinfeksi
  • Meningkatkan imun tubuh
Orang yang di srankan untuk pemeriksaan test ini untuk semua orang yang pernah terpapar COVID-19 seperti:
  • Pasien yang sedang menjalani rawat inap di rumah sakit, terutama lansia dan pasien dengan penyakit penyerta.
  • Orang yang mengalami gejala sejenis  flu, khususnya demam 38 derajat Celcius ke atas dan batuk.
  • Orang tanpa gejala (OTG), terutama yang pernah melakukan kontak minimal 7 hari dengan pasien yang terinfeksi positif COVID-19 atau memiliki risiko tertular dari penderita. Misalnya, petugas kesehatan.
  • Orang yang berprofesi yang mengharuskan kontak dengan banyak orang, seperti polisi, tentara,kurir, pejabat publik,sopir kendaraan umum, petugas bandara, pengemudi ojek online, dan sebagainya.
  • Orang dengan penyakit penyerta (komorbid), terutama bagi yang tinggal di zona merah COVID-19. Beberapa jenis komorbid meliputi gangguan paru-paru, penyakit jantung, masalah ginjal, gangguan hati, diabetes, kelainan darah, dan lain-lain. Kalangan orang ini lebih berisiko untuk mengalami komplikasi bila terkena COVID-19

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan Rapid Swab Test Antigen COVID-19?

Sebelum menjalani pemeriksaan rapid antigen Anda hanya perlu menggunakan masker serta perlengkapan keamanan lainnya supaya terlindungi dari berbagai macam penularan virus serta tidak menyebarkan virus pada orang lain. Berikut merupakan gejala-gejala seseorang terinfeksi oleh virus COVID-19 meliputi :
Perbedaan antara PCR swab test dan rapid swab test antigen yaitu:
  • Waktu Pemeriksaan: Swab test antigen hanya membutuhkan waktu antara 30-60 menit. Namun, prosedur tes PCR membutuhkan waktu paling cepat sekitar 1 hari.
  • Sampel yang di periksa: PCR dan rapid swab test antigen sama-sama menggunakan sampel lendir dari hidung maupun tenggorokan sebagai sampel. Proses pengambilan lendir ini melalui teknik swab atau usap.
  • Tingkat akurasi hasil pemeriksaan: Tingkat akurasi PCR swab test bisa mencapai 80-90 persen. Sementara itu, rapid swab test antigen memiliki tingkat akurasi di bawah PCR. 

Bagaimana Rapid Swab Test Antigen COVID-19 dilakukan?

Pada pemeriksaan tes antigen menggunakan teknik swab, dengan menggunakan sampel lendir yang diambil dengan mengusap di bagian dalam hidung atau tenggorokan dengan menggunakan alat khusus seperti cotton bud. Berikut adalah tahapan pengambilan sampel rapid swab test antigen :
  • Pasien diminta untuk meniup napas melalui hidung untuk memastikan tidak ada sumbatan.
  • Pasien diminta sedikit mendongak
  • Alat swab berbentuk cotton bud dengan tangkai panjang akan dimasukkan ke dalam lubang hidung pasien sampai mencapai bagian belakang hidung.
  • Tenaga kesehatan akan mengambil sampel dengan cara menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama kurang lebih beberapa detik guna mendapatkan sampel yang maksimal.
Setelah sampel di ambil, kemudian sampel akan dibawa oleh tenaga medis untuk dianalisis di laboratorium. Proses ini cukup singkat hanya memakan waktu sekitar 30-60 hasil akan keluar.Hasil rapid swab test antigen berupa :
  • Hasil reaktif (positif)

Jika hasil antigen positif menunjukan bahwa pasien tersebut sedang terinfeksi virus corona. Namun, jangan langsung panik jika hasil tes positif. Karena, rapid swab corona bisa memberikan hasil positif jika pasien tersebut sedang mengalami infeksi virus lain, seperti virus influlenza. Oleh sebab itu, dokter akan merujuk pasien untuk langsung melakukan tes PCR guna benar- benar memastikan terinfeksi COVID-19 atau tidak.
  • Hasil  non reaktif (negatif)

Jika hasil pemeriksaan antigen yaitu negatif  berarti menunjukkan bahwa pasien tidak sedang mengalami infeksi virus corona. Tenaga medis akan menyarankan Anda untuk melakukan tes PCR agar diagnosisnya lebih akurat.

Perlukah rapid test setelah vaksin Covid-19?

Walaupun Anda telah melakukan vaksin Covid-19, Anda masih berpotensi untuk tertular dan menularkan virus Covid-19. Oleh karena itu melakukan tes corona seperti rapid test, swab antigen, dan PCR test masih perlu dilakukan. Tak cukup hanya itu, Anda juga perlu melakukan pola hidup sehat untuk memastikan tubuh tetap fit dan tidak mudah terserang penyakit

Profil Faskes

Visi RS Cendana : Menjadi Rumah Sakit dengan teknologi terkini dan kualitas pelayanan terbaik dengan unggulan utama Brain dan Spain Center dan menjadi rumah sakit yang menyehatkan masyarakat dan memasyarakatkan kesehatan.
Misi RS Cendana :
  • Memberikan pelayanan kesehatan bermutu tinggi
  • Memberikan pelayanan yang berorientasi pada keselamatan pasien
  • Memberikan kenyaman dan pelayanan prima kepada pasien dan keluarga
  • Berperan aktif dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di kawasan wilayah kerja