Rapid Swab Antigen Test COVID-19 - RS Bunda Mulia

993 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Rp 120.000
Rp 100.000Hemat 16%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
RS Bunda MuliaJalan Raya Imam Bonjol No. 80A, Sukadanau, Kec. Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat 17530

Rapid Test COVID-19 di RS Bunda Mulia

RS Bunda Mulia menyediakan layanan promo screening pemeriksaan COVID-19 yaitu Rapid Swab Test Antigen, dengan harga Rp 100.000,-

Informasi Pemeriksaan

  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Sabtu Pukul 09:00 - 16:00 WIB (Hari Libur Nasional Tutup)
  • Hasil pemeriksaan akan keluar 1 jam setelah pengambilan sampel
  • Hasil pemeriksaann akan dikirim melalui email atau bisa di ambil di lokasi terkait
  • Tindakan pemeriksaan dilakukan oleh analisis laboratorium
  • Hanya untuk pembayaran pribadi (Tunai, Debit dan Kartu Kredit)
Jika Anda berminat dengan promo ini, silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol "Beli Sekarang" di bawah ini atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 3199 0388 dan WhatsApp +62 812-8858-8167

Mengapa Anda membutuhkan Rapid Swab Test Antigen COVID-19?

Rapid swab test antigen merupakan salah satu pemeriksaan tes cepat untuk deteksi keberadaan virus corona. Antigen akan terdeteksi ketika ada infeksi yang sedang berlangsung di tubuh seseorang. Maka dari itu, rapid swab bisa mendeteksi keberadaan antigen virus corona pada orang yang sedang mengalaminya.Antigen merupakan suatu zat atau benda asing, misalnya racun, kuman, atau virus, yang bisa masuk ke dalam tubuh. Sebagian antigen bisa dianggap berbahaya oleh tubuh, sehingga memicu sistem imunitas untuk membentuk zat kekebalan tubuh (antibodi). Reaksi ini merupakan bentuk pertahanan alami tubuh untuk mencegah terjadinya penyakit.Hasil pemeriksaan rapid swab test antigen memiliki durasi yang cepat hanya membutuhkan waktu 30-60 menit saja. Durasi ini sama seperti  rapid test corona (sampel darah). Tes antigen hanyalah pemeriksaan skrining awal, dan test PCR sebagai pemeriksaan akhir.Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan rapid test antigen virus COVID-19 memiliki tingkat akurasi yang lebih baik jika dibandingkan dengan rapid test antibodi. Namun, pemeriksaan rapid test antigen dinilai belum seakurat tes PCR untuk mendiagnosis COVID-19.

Apa informasi penting mengenai Swab Test Antigen COVID-19?

Sama dengan pemeriksaan rapid test corona pada umumnya, rapid swab antigen dilakukan untuk langkah awal untuk mendeteksi infeksi virus corona. Tes ini sarankan untuk orang yang berisiko tinggi terhadap penularan virus corona. Orang yang di srankan untuk pemeriksaan ini untuk semua orang yang pernah terpapar COVID-19 seperti:
  • Pasien yang sedang menjalani rawat inap di rumah sakit, terutama lansia dan pasien dengan penyakit penyerta.
  • Orang yang mengalami gejala sejenis  flu, khususnya demam 38 derajat Celcius ke atas dan batuk.
  • Orang tanpa gejala (OTG), terutama yang pernah melakukan kontak minimal 7 hari dengan pasien yang terinfeksi positif COVID-19 atau memiliki risiko tertular dari penderita. Misalnya, petugas kesehatan.
  • Orang dengan penyakit penyerta (komorbid), terutama bagi yang tinggal di zona merah COVID-19. Beberapa jenis komorbid meliputi gangguan paru-paru, penyakit jantung, masalah ginjal, gangguan hati, diabetes, kelainan darah, dan lain-lain. Kalangan orang ini lebih berisiko untuk mengalami komplikasi bila terkena COVID-19
  • Orang yang berprofesi yang mengharuskan kontak dengan banyak orang, seperti polisi, tentara,kurir, pejabat publik,sopir kendaraan umum, petugas bandara, pengemudi ojek online, dan sebagainya.
Berikut merupakan langkah untuk pencegahan terhadap penularan virus corona :
  • Menjaga jarak
  • Sering mencuci tangan
  • Tidak menyentuh area mulut, hidung dan mata
  • Menghindari kontak dekat dengan pasien yanng terinfeksi
  • Gunakan masker pada saat diluar
  • Meningkatkan imun tubuh

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan Rapid Swab Test Antigen COVID-19?

Sebelum menjalani pemeriksaan rapid antigen Anda hanya perlu menggunakan masker serta perlengkapan keamanan lainnya supaya terlindungi dari berbagai macam penularan virus serta tidak menyebarkan virus pada orang lain.
Perbedaan antara PCR swab test dan rapid swab test antigen yaitu:
  • Waktu Pemeriksaan: Swab test antigen hanya membutuhkan waktu antara 30-60 menit. Namun, prosedur tes PCR membutuhkan waktu paling cepat sekitar 1 hari.
  • Tingkat akurasi hasil pemeriksaan: Tingkat akurasi PCR swab test bisa mencapai 80-90 persen. Sementara itu, rapid swab test antigen memiliki tingkat akurasi di bawah PCR. 
  • Sampel yang di periksa: PCR dan rapid swab test antigen sama-sama menggunakan sampel lendir dari hidung maupun tenggorokan sebagai sampel. Proses pengambilan lendir ini melalui teknik swab atau usap. 
Berikut merupakan gejala-gejala seseorang terinfeksi oleh virus COVID-19 meliputi :

Bagaimana Rapid Swab Test Antigen COVID-19 dilakukan?

Pada pemeriksaan tes antigen menggunakan teknik swab, dengan menggunakan sampel lendir yang diambil dengan mengusap di bagian dalam hidung atau tenggorokan dengan menggunakan alat khusus seperti cotton bud. Berikut adalah tahapan pengambilan sampel rapid swab test antigen :
  • Pasien diminta untuk meniup napas melalui hidung untuk memastikan tidak ada sumbatan.
  • Pasien diminta sedikit mendongak
  • Alat swab berbentuk cotton bud dengan tangkai panjang akan dimasukkan ke dalam lubang hidung pasien sampai mencapai bagian belakang hidung.
  • Tenaga kesehatan akan mengambil sampel dengan cara menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama kurang lebih beberapa detik guna mendapatkan sampel yang maksimal.
Setelah sampel di ambil, kemudian sampel akan dibawa oleh tenaga medis untuk dianalisis di laboratorium. Proses ini cukup singkat hanya memakan waktu sekitar 30-60 hasil akan keluar.Hasil rapid swab test antigen berupa :
  • Hasil reaktif (positif)

Jika hasil antigen positif menunjukan bahwa pasien tersebut sedang terinfeksi virus corona. Namun, jangan langsung panik jika hasil tes positif. Karena, rapid swab corona bisa memberikan hasil positif jika pasien tersebut sedang mengalami infeksi virus lain, seperti virus influlenza. Oleh sebab itu, dokter akan merujuk pasien untuk langsung melakukan tes PCR guna benar- benar memastikan terinfeksi COVID-19 atau tidak.
  • Hasil  non reaktif (negatif)

Jika hasil pemeriksaan antigen yaitu negatif  berarti menunjukkan bahwa pasien tidak sedang mengalami infeksi virus corona. Tenaga medis akan menyarankan Anda untuk melakukan tes PCR agar diagnosisnya lebih akurat.

Profil Faskes

Rumah Sakit Bunda Mulia yang berlokasi di Jl. Imam Bonjol no 80 Cikarang. Letaknya yang strategis dan menempati lahan yang luasnya 2424 m2 membuat rumah sakit ini memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan. Kapasitas tempat tidur sebanyak 50 bisa dikembangkan menjadi sekitar 100 tempat tidur. Saat ini rumah sakit telah bergabung dengan Metro Hospitals Group.