Rapid Swab Antigen Test COVID-19 Paket 1 - RSU Queen Latifa Kulon Progo

639 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Mulai dari
Rp 160.000

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
RSU Queen Latifa Kulon ProgoJalan Yogyakarta - Wates No.KM 21, Wora Wari, Sukoreno, Kec. Sentolo, Kab. Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55664

Rapid Swab Antigen Test COVID-19 Paket 1 di RS Queen Latifa Kulon Progo

RSU Quuen Latifa Kulon Progo menyediakan layanan promo pemeriksaan COVID-19 yaitu Rapid Swab Antigen, dengan harga Rp. 160.000,-

Informasi Pemeriksaan

  • Waktu pemeriksaan pada hari Senin - Sabtu Pukul 10:00 -12:00 WIB & 14:00 -17:00 WIB, Minggu 10:00 -12:00 WIB
  • Hasil pemeriksaan akan keluar 30 menit setelah pengambilan sampel
  • Hasil pemeriksaann akan dikirim melalui email atau bisa di ambil di lokasi terkait
  • Tindakan pemeriksaan dilakukan oleh analisis laboratorium
  • Hanya untuk pembayaran pribadi (Tunai, Debit dan Kartu Kredit)
  • Harga promo sudah termasuk biaya pendaftaran dan surat hasil keterangan
Jika Anda berminat dengan promo ini, silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol "Beli Sekarang" di bawah ini atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 3199 0388 dan WhatsApp +62 812-8858-8167

Mengapa Anda membutuhkan Rapid Swab Test Antigen COVID-19?

Rapid test antigen juga dianjurkan untuk investigasi wabah di kelompok yang tertutup atau semi-tertutup, misalnya di sekolah, panti wreda, kapal pesiar, asrama, lembaga pemasyarakatan, atau tempat kerja. Bila wabah COVID-19 di kelompok itu sudah dikonfirmasi oleh NAAT, rapid test antigen dapat digunakan untuk skrining orang yang berisiko dan untuk isolasi kasus positif secara cepat. NAAT lalu diprioritaskan untuk orang yang hasil rapid test antigennya negatif.Selain itu, rapid test antigen juga dianjurkan untuk memantau tren insidensi penyakit di masyarakat (terutama pada pekerja esensial dan tenaga kesehatan selama wabah) atau di daerah dengan transmisi komunitas meluas.Rapid test antigen juga disarankan untuk deteksi dan isolasi dini kasus positif di fasilitas pelayanan kesehatan dan tempat tes COVID-19. Tes ini juga dapat digunakan untuk tracing kontak dari pasien yang telah terkonfirmasi positif. Bila hasil rapid test antigen negatif, tes ulang atau NAAT disarankan, terutama bila pasien simtomatik.Namun, pemeriksaan rapid test antigen tidak seakurat pemeriksaan tes PCR untuk diagnosa terhadap virus COVID-19. Dengan layanan home care pasien tidak perlu repot untuk datang ke klinik atau fasilitas kesehatan cukup dari rumah pasien bisa melakukan pemeriksaan COVID-19.

Apa informasi penting mengenai Swab Test Antigen COVID-19?

Orang yang di anjurkan untuk melakukan pemeriksaan virus corona yaitu untuk semua orang yang pernah terpapar COVID-19 seperti:
  • Orang tanpa gejala (OTG), terutama yang pernah melakukan kontak minimal 7 hari dengan pasien yang terinfeksi positif COVID-19 atau memiliki risiko tertular dari penderita. Misalnya, petugas kesehatan.
  • Pasien yang sedang menjalani rawat inap di rumah sakit, terutama lansia dan pasien dengan penyakit penyerta.
  • Orang dengan penyakit penyerta (komorbid), terutama bagi yang tinggal di zona merah COVID-19. Beberapa jenis komorbid meliputi gangguan paru-paru, penyakit jantung, masalah ginjal, gangguan hati, diabetes, kelainan darah, dan lain-lain. Kalangan orang ini lebih berisiko untuk mengalami komplikasi bila terkena COVID-19
  • Orang yang mengalami gejala sejenis  flu, khususnya demam 38 derajat Celcius ke atas dan batuk.
Berikut adalah perbedaan antara PCR swab test dan rapid swab test antigen:
  • Waktu Pemeriksaan: Swab test antigen hanya membutuhkan waktu antara 30-60 menit. Namun, prosedur tes PCR membutuhkan waktu paling cepat sekitar 1 hari.
  • Sampel yang di periksa: PCR dan rapid swab test antigen sama-sama menggunakan sampel lendir dari hidung maupun tenggorokan sebagai sampel. Proses pengambilan lendir ini melalui teknik swab atau usap. 
  • Tingkat akurasi hasil pemeriksaan: Tingkat akurasi PCR swab test bisa mencapai 80-90 persen. Sementara itu, rapid swab test antigen memiliki tingkat akurasi di bawah PCR. 
Berikut adalah langkah-langkah untuk pencegahan terhadap penularan virus corona :
  • Selalu mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer
  • Memakai masker
  • Menjaga Jarak
  • Hindari Kerumunan
  • Batasi aktivitas diluar rumah

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan Rapid Swab Test Antigen COVID-19?

Sebelum melakukan pemeriksaan rapid antigen Anda hanya perlu menggunakan masker serta perlengkapan keamanan lainnya supaya terlindungi dari berbagai macam penularan virus serta tidak menyebarkan virus terhadap orang lain.Berikut merupakan gejala-gejala seseorang terinfeksi oleh virus COVID-19 meliputi :Secara umum, ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:
Ada beberapa gejala lain yang juga bisa muncul pada infeksi virus Corona meskipun lebih jarang, yaitu:

Bagaimana Rapid Swab Test Antigen COVID-19 dilakukan?

Teknik pemeriksaan tes antigen menggunakan teknik swab, sampel yang di gunakan yaitu sampel lendir yang diambil dengan mengusap di bagian dalam hidung ataupun tenggorokan dengan menggunakan alat khusus seperti cotton bud. Berikut merupakan tahapan pengambilan sampel rapid swab test antigen :
  • Pasien diminta sedikit mendongak
  • Alat swab berbentuk cotton bud dengan tangkai panjang akan dimasukkan ke dalam lubang hidung pasien sampai mencapai bagian belakang hidung.
  • Tenaga medis akan mengambil sampel dengan cara menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama kurang lebih beberapa detik guna mendapatkan sampel yang maksimal.
Setelah sampel di ambil, kemudian akan dibawa oleh tenaga kesehatan untuk dianalisis di laboratorium. Proses ini cukup singkat hanya memakan waktu sekitar 30-60 hasil akan keluar.Hasil rapid swab test antigen berupa :
  • Hasil reaktif (positif)

Hasil dinyatakan positif bila terlihat satu garis hitam pada garis tes (T) dan satu garis merah pada garis kontrol (C). Hasil dilaporkan sebagai “antigen SARS-CoV-2 positif” dan direkomendasikan untuk dikonfirmasi dengan RT-PCR. Pasien diisolasi sesuai kriteria dan diingatkan untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, memakai masker, dan menerapkan physical distancing.
  • Hasil  non reaktif (negatif)

Hasil dilaporkan sebagai “antigen SARS-CoV-2 negatif” bila hanya terlihat satu garis merah pada garis kontrol (C). Namun, hasil negatif tidak menyingkirkan kemungkinan infeksi SARS-CoV-2 karena hal ini mungkin disebabkan oleh kuantitas antigen dalam spesimen yang masih berada di bawah level deteksi alat.

Profil Faskes

Visi : Menjadi Rumah Sakit pilihan utama di Kabupaten Kulon Progo yang memberikan pelayanan paripurna.Misi :
  • Menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang profesional, bermutu dengan mengutamakan keselamatan pasien.
  • Mengembangkan potensi, kompetensi dan budaya mutu di lingkungan Rumah Sakit.
  • Menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pasien.