Rapid Swab Antigen Test COVID-19 - NK Health Clinic

750 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Rp 225.000
Rp 200.000Hemat 11%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
NK Health ClinicJalan Arjuna Utara No.89, Tata Logam Tower Lt. 3, RT.9/RW.1, Duri Kepa, Kec. Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11510

Rapid Swab Antigen Test COVID-19 di NK Health Clinic

NK Health Clinic menyediakan layanan promo screening pemeriksaan COVID-19 yaitu Rapid Swab Antigen, dengan harga Rp 200.000,-

Informasi Pemeriksaan

  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Sabtu Pukul 08:00 - 16:00 WIB (Hari Libur Nasional Tutup)
  • Hasil pemeriksaan akan keluar 30 menit setelah pengambilan sampel
  • Hasil pemeriksaann akan dikirim melalui email atau bisa di ambil di lokasi terkait
  • Tindakan pemeriksaan dilakukan oleh analisis laboratorium
  • Hanya untuk pembayaran pribadi (Tunai, Debit dan Kartu Kredit)
Jika Anda berminat dengan promo ini, silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol "Beli Sekarang" di bawah ini atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 3199 0388 dan WhatsApp +62 812-8858-8167

Mengapa Anda membutuhkan Rapid Swab Test Antigen COVID-19?

Beberapa penelitian mensarankan bahwa pemeriksaan test cepat atau rapid test antigen virus COVID-19 memiliki tingkat akurasi yang lebih baik jika dibandingkan dengan pemeriksaan rapid test antibodi yang mempunyai tingkat akurasi paling rendah.Rapid swab test COVID-19 atau tes swab antigen merupakan salah satu tes cepat corona. Tes ini menggunakan sampel lendir dari dalam hidung ataupun belakang tenggorokan. Tapi sampel dari hidung paling banyak digunakan di Indonesia.Prosedur deteksi corona ini akan mendeteksi antigen dalam dalam tubuh pasien. Antigen merupakan protein yang dikeluarkan oleh virus, termasuk COVID-19. Antigen bisa terdeteksi ketika ada infeksi yang sedang berlangsung di tubuh seseorang. Oleh karena itu, rapid swab bisa mendeteksi keberadaan antigen virus corona pada orang yang sedang mengalaminya.Namun, pemeriksaan rapid test antigen tidak seakurat pemeriksaan tes PCR untuk diagnosa terhadap virus COVID-19. Dengan layanan home care pasien tidak perlu repot untuk datang ke klinik atau fasilitas kesehatan cukup dari rumah pasien bisa melakukan pemeriksaan COVID-19.

Apa informasi penting mengenai Swab Test Antigen COVID-19?

Pemeriksaan rapid antigen tujuannya sebagai langkah awal untuk mendeteksi terhadap infeksi virus COVID-19, sama halnya dengan pemeriksaan rapid test corona pada umumnya. Tes ini di anjurkan untuk orang yang berisiko tinggi terhadap penularan virus corona.
Orang yang di anjurkan untuk melakukan pemeriksaan virus corona yaitu untuk semua orang yang pernah terpapar COVID-19 seperti:
  • Orang yang berprofesi yang mengharuskan kontak dengan banyak orang, seperti polisi, tentara,kurir, pejabat publik,sopir kendaraan umum, petugas bandara, pengemudi ojek online, dan sebagainya.
  • Orang yang mengalami gejala sejenis  flu, khususnya demam 38 derajat Celcius ke atas dan batuk.
  • Orang tanpa gejala (OTG), terutama yang pernah melakukan kontak minimal 7 hari dengan pasien yang terinfeksi positif COVID-19 atau memiliki risiko tertular dari penderita. Misalnya, petugas kesehatan.
  • Pasien yang sedang menjalani rawat inap di rumah sakit, terutama lansia dan pasien dengan penyakit penyerta.
  • Orang dengan penyakit penyerta (komorbid), terutama bagi yang tinggal di zona merah COVID-19. Beberapa jenis komorbid meliputi gangguan paru-paru, penyakit jantung, masalah ginjal, gangguan hati, diabetes, kelainan darah, dan lain-lain. Kalangan orang ini lebih berisiko untuk mengalami komplikasi bila terkena COVID-19
Berikut adalah perbedaan antara PCR swab test dan rapid swab test antigen:
  • Waktu Pemeriksaan: Swab test antigen hanya membutuhkan waktu antara 30-60 menit. Namun, prosedur tes PCR membutuhkan waktu paling cepat sekitar 1 hari.
  • Sampel yang di periksa: PCR dan rapid swab test antigen sama-sama menggunakan sampel lendir dari hidung maupun tenggorokan sebagai sampel. Proses pengambilan lendir ini melalui teknik swab atau usap. 
  • Tingkat akurasi hasil pemeriksaan: Tingkat akurasi PCR swab test bisa mencapai 80-90 persen. Sementara itu, rapid swab test antigen memiliki tingkat akurasi di bawah PCR. 
Berikut adalah langkah-langkah untuk pencegahan terhadap penularan virus corona :

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan Rapid Swab Test Antigen COVID-19?

Sebelum melakukan pemeriksaan rapid antigen Anda hanya perlu menggunakan masker serta perlengkapan keamanan lainnya supaya terlindungi dari berbagai macam penularan virus serta tidak menyebarkan virus terhadap orang lain.Berikut merupakan gejala-gejala seseorang terinfeksi oleh virus COVID-19 meliputi :

Bagaimana Rapid Swab Test Antigen COVID-19 dilakukan?

Teknik pemeriksaan tes antigen menggunakan teknik swab, sampel yang di gunakan yaitu sampel lendir yang diambil dengan mengusap di bagian dalam hidung ataupun tenggorokan dengan menggunakan alat khusus seperti cotton bud. Berikut merupakan tahapan pengambilan sampel rapid swab test antigen :
  • Pasien diminta untuk meniup napas melalui hidung untuk memastikan tidak ada sumbatan.
  • Pasien diminta sedikit mendongak
  • Alat swab berbentuk cotton bud dengan tangkai panjang akan dimasukkan ke dalam lubang hidung pasien sampai mencapai bagian belakang hidung.
  • Tenaga medis akan mengambil sampel dengan cara menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama kurang lebih beberapa detik guna mendapatkan sampel yang maksimal.
Setelah sampel di ambil, kemudian akan dibawa oleh tenaga kesehatan untuk dianalisis di laboratorium. Proses ini cukup singkat hanya memakan waktu sekitar 30-60 hasil akan keluar.Hasil rapid swab test antigen berupa :
  • Hasil reaktif (positif)

Jika hasil antigen positif menunjukan bahwa pasien tersebut sedang terinfeksi virus corona. Namun, jangan langsung panik jika hasil tes positif. Karena, rapid swab corona bisa memberikan hasil positif jika pasien tersebut sedang mengalami infeksi virus lain, seperti virus influlenza. Oleh sebab itu, dokter akan merujuk pasien untuk langsung melakukan tes PCR guna benar- benar memastikan terinfeksi COVID-19 atau tidak.
  • Hasil  non reaktif (negatif)

Jika hasil pemeriksaan antigen yaitu negatif  berarti menunjukkan bahwa pasien tidak sedang mengalami infeksi virus corona. Tenaga medis akan menyarankan Anda untuk melakukan tes PCR agar diagnosisnya lebih akurat.