Rapid Swab Antigen Test COVID-19 - Metro Hospitals Cikupa

1474 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Mulai dari
Rp 150.000

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
Metro Hospitals CikupaJalan Raya Serang KM 16.8, Sukamulya, Kec. Cikupa, Tangerang, Banten 15710

Rapid Swab Antigen Test COVID-19 di Metro Hospital Cikupa

Metro Hospitals Cikupa  menyediakan Paket Rapid Swab Antigen dengan seharga Rp 150.000,-

Informasi pemeriksaan

  • Waktu pemeriksaan pada Hari Senin - Jumat Pukul 09:00 - 15:00 WIB, Sabtu Pukul 09:00 - 11:00 WIB  (Hari Libur Nasional Tutup)
  • Hasil akan keluar 1 jam setelah pengambilan sampel
  • Hanya berlaku untuk pembayaran pribadi (Tunai, Debit, Kredit)
  • Hasil pemeriksaan akan di informasikan melalui email atau bisa di ambil di lokasi terkait
Jika Anda berminat dengan promo ini, silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol "Beli Sekarang" di bawah ini atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 3199 0388 dan WhatsApp +62 812-8858-8167

Mengapa Anda membutuhkan Rapid Swab Test Antigen COVID-19?

Rapid swab test COVID-19 menjadi salah satu tes untuk pemeriksaan terhadap virus corona. Tes ini menggunakan sampel lendir dari dalam hidung ataupun belakang tenggorokan. Tapi sampel dari hidung paling banyak digunakan di Indonesia.Prosedur pemeriksaan ini akan mendeteksi antigen dalam tubuh pasien. Antigen merupakan protein yang dikeluarkan oleh virus, termasuk COVID-19. Antigen bisa terdeteksi ketika ada infeksi yang sedang berlangsung di tubuh seseorang. Oleh karena itu, rapid swab bisa mendeteksi keberadaan antigen virus corona pada orang yang sedang mengalaminya.Pemeriksaan rapid test antigen tidak seakurat pemeriksaan tes PCR untuk diagnosa terhadap virus COVID-19. Dengan layanan home care pasien tidak perlu repot untuk datang ke klinik atau fasilitas kesehatan cukup dari rumah pasien bisa melakukan pemeriksaan COVID-19.

Apa informasi penting mengenai Swab Test Antigen COVID-19?

Orang yang di anjurkan untuk melakukan pemeriksaan virus corona yaitu untuk semua orang yang pernah terpapar COVID-19 seperti:
  • Orang yang mengalami gejala sejenis  flu, khususnya demam 38 derajat Celcius ke atas dan batuk
  • pasien yang terinfeksi positif COVID-19 atau memiliki risiko tertular dari penderita. Misalnya, petugas kesehatan.
  • Pasien yang sedang menjalani rawat inap di rumah sakit, terutama lansia dan pasien dengan penyakit penyerta.
  • Orang yang berprofesi yang mengharuskan kontak dengan banyak orang, seperti polisi, tentara,kurir, pejabat publik,sopir kendaraan umum, petugas bandara, pengemudi ojek online, dan sebagainya.
Perbedaan antara PCR swab test dan rapid swab test antigen yaitu:
  • Waktu Pemeriksaan: Swab test antigen hanya membutuhkan waktu antara 30-60 menit. Namun, prosedur tes PCR membutuhkan waktu paling cepat sekitar 1 hari.
  • Tingkat akurasi hasil pemeriksaan: Tingkat akurasi PCR swab test bisa mencapai 80-90 persen. Sementara itu, rapid swab test antigen memiliki tingkat akurasi di bawah PCR. 
  • Sampel yang di periksa: PCR dan rapid swab test antigen sama-sama menggunakan sampel lendir dari hidung maupun tenggorokan sebagai sampel. Proses pengambilan lendir ini melalui teknik swab atau usap. 
Berikut upaya untuk pencegahan terhadap penularan virus corona :
  • Memakai masker setiap berpergian keluar rumah
  • Menjaga jarak minimal 1 meter
  • Selalu mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer
  • Batasi aktivitas diluar rumah
  • Hindari Kerumunan

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan Rapid Swab Test Antigen COVID-19?

Sebelum melakukan pemeriksaan rapid antigen pasien hanya perlu menggunakan masker serta perlengkapan keamanan lainnya supaya terlindungi dari berbagai macam penularan virus serta tidak menyebarkan virus terhadap orang lain.Berikut merupakan gejala-gejala seseorang terinfeksi oleh virus COVID-19 meliputi :
  • Hilangnya kemampuan mengecap rasa atau mencium aroma (anosmia)
  • Hidung tersumbat
  • Mata merah
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot atau sendi
  • Ruam kulit
  • Gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, atau diare diare
  • Menggigil
  • Kurang nafsu makan

Bagaimana Rapid Swab Test Antigen COVID-19 dilakukan?

Teknik pemeriksaan tes antigen menggunakan teknik swab, sampel yang di gunakan yaitu sampel lendir yang diambil dengan mengusap di bagian dalam hidung ataupun tenggorokan dengan menggunakan alat khusus seperti cotton bud. Berikut merupakan tahapan pengambilan sampel rapid swab test antigen :
  • Pasien diminta untuk meniup napas melalui hidung untuk memastikan tidak ada sumbatan.
  • Pasien diminta sedikit mendongak
  • Alat swab berbentuk cotton bud dengan tangkai panjang akan dimasukkan ke dalam lubang hidung pasien hingga mencapai bagian belakang hidung.
  • Tenaga kesehatan akan mengambil sampel dengan cara menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama kurang lebih beberapa detik guna mendapatkan sampel yang maksimal.
Setelah sampel di ambil, kemudian akan dibawa oleh petugas laboratorium untuk dianalisis di laboratorium. Proses ini cukup singkat hanya memakan waktu sekitar 30-60 hasil akan keluar.Hasil rapid swab test antigen berupa :
  • Hasil  non reaktif (negatif)

Jika hasil pemeriksaan antigen yaitu negatif  berarti menunjukkan bahwa pasien tidak sedang mengalami infeksi virus corona. Tenaga medis akan menyarankan Anda untuk melakukan tes PCR agar diagnosisnya lebih akurat.
  • Hasil reaktif (positif)

Jika hasil antigen positif menunjukan bahwa pasien tersebut sedang terinfeksi virus corona. Namun, jangan langsung panik jika hasil tes positif. Karena, rapid swab corona bisa memberikan hasil positif jika pasien tersebut sedang mengalami infeksi virus lain, seperti virus influlenza. Oleh sebab itu, dokter akan merujuk pasien untuk langsung melakukan tes PCR guna benar- benar memastikan terinfeksi COVID-19 atau tidak.

Profil Faskes

Metro Hospitals Cikupa memiliki misi untuk dapat menjadi penyedia layanan kesehatan terpadu, terkemuka dan terpercaya.Metro Hospitals Cikupa juga memiliki misi berikut untuk dapat mencapai visi yang ingin dituju:
  1. Menjadi penyedia layanan kesehatan yang berfokus kepada pelanggan.
  2. Mengembangkan layanan kesehatan ke daerah-daerah potensial.
  3. Mengembangkan layanan kesehatan dengan inovasi dan teknologi.
  4. Mengembangkan sumber daya manusia untuk layanan kesehatan yang kompeten.
  5. Menjadi perusahaan yang terus bertumbuh dan memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan.