Rapid Swab Antigen Test COVID-19 - Klinik Tiara Medika

1531 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Mulai dari
Rp 200.000

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
Klinik Tiara MedikaJalan Pahlawan Revolusi No.6, RW.4, Klender, Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13470

Rapid Swab Antigen Test COVID-19 di Klinik Tiara Medika

Klinik Tiara Medika menyediakan layanan Rapid Swab Antigen Premium Test COVID-19 dengan harga Rp. 350,000,-. 

Informasi pemeriksaan

  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Minggu, pukul 08:00 - 19:00 WIB
  • Hanya untuk pembayaran pribadi (Tunai dan Debit)
  • Hasil akan keluar 30 menit setelah pengambilan sampel dan dikirimkan melalui email atau pasien dapat menunggu hasilnya diklinik
Jika Anda berminat dengan promo ini, silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol "Booking Sekarang" di bawah ini atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 2789 9827 dan WhatsApp +62 812-8858-8167

Mengapa Anda membutuhkan Rapid Swab Antigen Test COVID-19?

Tes antigen adalah tes imun yang berfungsi untuk mendeteksi keberadaan antigen virus tertentu yang menunjukkan adanya infeksi virus saat ini. Rapid test antigen atau swab antigen merupakan jenis tes yang sama. Rapid test antigen lebih baik dari rapid test antibodi. Rapid swab antigen memiliki kelebihan yaitu pemeriksaannya cepat dan mampu memberikan hasil dalam waktu singkat.Harga pemeriksaan test antigen juga masih terjangkau. Namun, pemeriksaan jenis ini kurang akurat dibandingkan Polymerase chain reaction (PCR) atau disebut juga tes PCR. Tes ini juga sangat dianjurkan untuk orang yang berisiko tinggi mengalami penularan corona

Apa informasi penting Rapid Swab Antigen Test COVID-19?

Orang yang di anjurkan untuk melakukan pemeriksaan virus corona yaitu seperti :
  • Rapid test ditujukan kepada orang yang memiliki kontak erat dengan orang yang telah dinyatakan positif Covid-19 atau jika Anda mengalami gejala Covid-19 bisa untuk melakukan rapid test.
  • Orang yang mengalami gejala sejenis flu, khususnya demam 38 derajat Celcius ke atas dan batuk.
  • Orang tanpa gejala (OTG), terutama yang pernah melakukan kontak minimal 7 hari dengan
  • Orang dengan penyakit penyerta (komorbid), terutama bagi yang tinggal di zona merah COVID-19. Beberapa jenis komorbid meliputi gangguan paru-paru, penyakit jantung, masalah ginjal, gangguan hati, diabetes, kelainan darah, dan lain-lain. Kalangan orang ini lebih berisiko untuk mengalami komplikasi bila terkena COVID-19
  • pasien yang terinfeksi positif COVID-19 atau memiliki risiko tertular dari penderita. Misalnya, petugas kesehatan.
  • Pasien yang sedang menjalani rawat inap di rumah sakit, terutama lansia dan pasien dengan penyakit penyerta.
  • Orang yang berprofesi yang mengharuskan kontak dengan banyak orang, seperti polisi, tentara, kurir, pejabat publik,sopir kendaraan umum, petugas bandara, pengemudi ojek online, dan sebagainya.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan Rapid Swab Antigen Test COVID-19?

  • Beri tahu kepada tenaga medis apabila anda baru saja pulang dari bepergian atau berinteraksi dengan banyak orang
  • Perhatikan kondisi kesehatan, apakah mengalami gejala batuk, flu, panas atau gejala - geja yang mengarah pada influenza maupun gangguan pernafasan
  • Pasien yang dirapid test diharapkan tidak memiliki penyakit penyerta seperti kolestrol, triglieserida tinggi, atau bilirubin tinggi. Kadar lemak, untuk pasien yang memiliki penyakit kuning seperti bilirubin tinggi akan mempengaruhi hasil rapid swab antigen
  • Selanjutnya, pasien hanya perlu menggunakan masker dan APD saat akan melakukan pemeriksaan untuk melakukan pencegahan terinfeksi virus corona dan tidak menyebarkan virus tersebut

Bagaimana Rapid Swab Antigen Test COVID-19 dilakukan?

Rapid swab antigen ini tidak terlalu sulit, adapun langkah yang dapat dilakukan ketikan akan melakukan rapid swab antigen adalah sebagai berikut :
  • Tenaga medis akan menyiapkan alat - alat yang akan digunakan
  • Tenaga medis akan meminta pasien untuk meniup napas melalui hidung guna memastikan tidak ada sumbatan
  • Pasien akan diminta sedikit mendongak, dengan posisi kepala sedikit menghadap keatas
  • Tenega medis akan mengambil sampel lendir dari hidung atau tenggorokan melalui metode yang dikenal dengan istilah swab dengan alat seperti cotton bud yang memiliki tangkai cukup panjang
  • Dokter atau tenaga kesehatan medis lainnya akan mengambil sampel dengan cara menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama beberapa detik
  • Hasil akan keluar 45 - 60 menit
  • Jika hasil pemeriksaan antigen yaitu negatif  berarti menunjukkan bahwa pasien tidak sedang mengalami infeksi virus corona.  Hasil antigen positif menunjukan bahwa pasien tersebut sedang terinfeksi virus corona. Dokter akan merujuk pasien untuk langsung melakukan tes PCR guna benar- benar memastikan terinfeksi COVID-19 atau tidak.

Profil Faskes

Visi Klinik Tiara Medika yaitu : Menjadi Perusahaan Provider Pelayanan Kesehatan (PPK ) terkemuka di Jakarta
Misi Klinik Tiara Medika :
  • Memberikan pelayanan kesehatan paripurna dan bermutu serta terjangkau oleh semua lapisan masyarakat
  • Menjadi tempat pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan
  • Tempat penelitian dan pengembangan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui manajemen yang mandiri.